Point Penting Bagi Para Pria Saat Pedekate Dengan Wanita

Sebuah Tip pedekate buat cowok?

Wah itu sudah lama banget, udah 6 tahun yang lalu pengalaman tentang PDKT seperti ini. Rasanya aku sudah tidak ingat lagi bagaimana proses PDKT yang aku lakukan dulu, seingatku sih “Just Do it aja”.

Tapi, karena ada sebuah permintaan dari Mbak Grant di postingan yang ini, Dia komentar seperti ini

Adakah tips pedekate yg benar buat cowok? Pengen tak share. Soale males banget kalo ada yg pedekate tapi ngomongin dirinya sendiri melulu. *eh kok jadi curcol”.

Hal Ini jadi tantangan sendiri buat aku, rasanya ingin sekali membuat konten seperti itu, meskipun aku sendiri bingung mau nulisnya seperti apa?

Akhirnya aku cari referensi dari teman-teman disekitarku, aku tanya-tanya bagaimana proses mereka dalam PDKT ke cewek yang disukainya. Aku tanyanya ngak langsung tanya ding, aku pancing dengan cerita-serita dulu, baru saat ada kesempatan, aku kuras informasi dari mereka.

Lucu juga mendengar pengalaman orang lain itu, ada yang kebingungan tentang bagaimana mengawali pembicaraan saat kencan pertama, ada juga yang pernah kesasar saat kencan ke luar kota, padahal kagak tau jalan. Dan lain sebagainya.

Kenapa ngak cerita tentang pengalaman diri aja?

Emang apa yang mau aku ceritain, aku gak punya pengalaman soal itu Hiks… hahahaha

Yah, kapan-kapan lah, aku ceritain bagaimana pengalamanku saat PDKT sama mantan *eh, lupa lagi.. aku ngak punya mantan wkwkwkw xP

Oke, setelah aku mendengar dari beberapa teman tentang pengalamannya saat pedekate, sedikit aku rumuskan dan aku simpulkan point penting dari pengalaman mereka. Berikut hal yang harus diperhatikan pria saat mau pedekate sama cewek.

Pria Itu Imam Bagi Wanita

Pria itu seorang imam bagi wanita
Source image by Stocksnap.io

“Kaum pria adalah pemimpin bagi kaum wanita disebabkan Allah telah melebihkan sebagian mereka (kaum pria) di atas sebagian yang lain (kaum wanita) dan disebabkan kaum pria telah membelanjakan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)…”. (An-Nisa: 34)

Kita (pria) adalah calon seorang pemimpin bagi istri kita nantinya, Jadi sebagai calon pemimpin, hendaknya kita jauh lebih punya wawasan luas, juga mempunyai keberanian untuk melangkah didepan. Karena kita adalah tameng untuk melindungi dan menjaga istri kita.

Terus apa hubungannya dengan pedekate?

Nggak ada hubungannya sih, hahahaha :P. Ada kok, aku jelaskan dengan sedikit cerita aja, biar artikelnya jadi lebih panjang lebih jelas.

Dalam sebuah kencan untuk kelancaran pedekate, Si cowok dan cewek berhenti di pinggir jalan.

Cow: Rin, (sebut saja Rini sebagai nama si cewek) enaknya kita kemana?
Cew: Kemana aja boleh?
Cow: bagaimana kalau ke A, disana enak ada pemandiannya?
Cew: Aku males mau renang, gak bawa pakaian juga! (sambil kipas-kipas kegerahan)
Cow: Kalau ke B gimana?
Cew: Terserah!
Cow: Kok terserah, Kalau ke C gimana?
Cew: Tau ah.Arrrghh #[email protected]#&^!

Intinya, saat pedekate atau mau kencan pertama. Usahakan putuskanlah tujuan kalian kencan itu kemana!.
Jangan baru direncanakan di tengah jalan, ya jelas di tabrak mobil yang lewat lah. Lagian kasihan ceweknya kalau di ajak musyawarah di pinggir jalan, udah berdandan cantik-cantik dari rumah, eh malah di panaskan di jalanan penuh debu dan terik matahari.

Kalau pria mah gak masalah kena sinar UV, kulitnya setebal buaya soalnya. Sedangkan si cewek ini, kulitnya setipis dan selembut sutra, masak kalian tega melihat wanita pujaan kulitnya item gegara musyawarah di tengah jalan.

Jadi sebelum kencan, mending musyawarahkan terlebih duhulu, mau pergi kemana?. Atau dengan PD nya ajak saja si dia tanpa tahu tujuannya kemana, bilang aja “ini surprise, pasti kamu suka”. Jangan malah tanya mau kemana? Ini point fatal yang sering dilakukan oleh pria saat mengajak wanita pergi kencan.

Kita adalah seorang pemimpin bukan? Jadi sepantasnya kita yang memutuskan. Yeah 😛

Tunjukkan Jika Kamu Itu Seorang Gentleman

Pria itu harus Gentleman
Source image by Stocksnap.io

Yang namanya pria itu harus Gentleman, kalau wanita!, berarti Gentlegirls wkwkwkw 😛

Wanita itu paling suka melihat pria yang terlihat gagah, mungkin udah bawa’an lahir kalau wanita ingin memiliki sosok pelindung yang gagah dan pemberani, walaupun tidak gagah sekalipun, yang penting bisa diandelin untuk angkat barang yang sedikit berat kesana kemari. Hahaha.

Pria yang gagah dan berotot sangat di gemari oleh kebanyakan wanita, lihat aja sekitar kita, banyak atlet olaraga (terutama basket) yang sangat di idolakan para wanita. Selain pria itu terkenal, juga pria berotot terlihat lebih macho yang bisa di pamerin kemana-mana. Wkwkwkw

Tapi, yang aku maksud gantleman disini bukan masalah otot. Bisa saja badan kekar, tapi nyali ciut. Liat kecowa melintas, langsung loncat ke atas meja. Hadew.. 😛

Pria yang Gentleman adalah pria yang berani mengajak seorang wanita jalan dengan meminta izin kepada orang tuanya terlebih dahulu.

Nah loh, siapa disini yang suka backstreet.!

Pria yang ngajak Wanita Backstreet itu nggak gentle banget. Seganteng apapun kamu, segagah apapun kamu, kalau kamu sendiri, cuma bisanya ngajak keluar tanpa sepengetahuan orang tuanya. Itu sama saja kamu seorang Playboy yang sukanya mainin hati wanita.

Itu kelihatan banget kalau kamu tidak serius dengan hubungan yang kamu jalin, terlebih lagi kalau hubungan itu sudah lama berlangsung. Mau itu baru kenal maupun sudah lama kenal, restu orang tua itu penting. Seandainya terjadi apa-apa di jalan, bagaimana kamu bisa mempertanggung jawabkannya? Itu sama halnya, kamu nyulik anak gadis dari orang tuanya.

Mending, lakukan dengan cara pria gentleman. Ajak dia keluar, minta izin orang tuanya baru berangkat. Selain demi keselamatan, juga dengan melakukan hal itu, kamu akan mendapat nilai lebih dari si wanita, dan juga dari keluarganya.

Toh, jikalau hubungan itu terus berlanjut, tahap terakhir yang harus kamu lakukan sebelum menikah adalah mengakrabkan diri dengan keluarganya, karena menikah itu bukan hanya menikahi si wanita, tapi juga menikahi keluarganya juga (menjadikan keluarganya si wanita menjadi keluargamu juga). Kan lebih baik jika dilakukan sejak awal 🙂

Baca juga : Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menikah

Jujurlah Dengan Keadaan Keuanganmu

Pedekate itu butuh modal
Source image by Google

Pedekate itu butuh modal..!

Modal keberanian, modal waktu luang, modal harga diri, dan juga modal keuangan. kita skip modal yang lainnya, kita fokus ke “modal berupa keuangan”.

Yang namanya pedekate, pasti tak lepas dari pengeluaran. Entah biaya bensin untuk antar jemput si dia, iseng-iseng membelikan sesuatu untuk dia, mentraktir dia makan atau membelikan tiket nonton, tiket wisata, tiket menginap di hotel.

Pengeluaran itu wajar, yang namanya cinta itu butuh pengorbanan, bukankah begitu. Yang nggak wajar itu, jika kita mengeluarkan budget untuk pedekate melebihi pemasukan yang kita peroleh.

Karena saking cintanya, kamu membelikan apapun yang dia minta, liburan kemana saja dia mau, kamu turutin. Tapi untuk semua itu, kamu rela berkorban untuk tidak membayar uang semester  kuliah, rela untuk tidak membayar cicilan sepeda motor sebulan atau rela untuk berhutang kepada teman. Disaat putus, justru kamu mempertanyakan pengorbanan dengan begitu banyak uang yang kamu keluarkan?

Helloooow…!, Yang salah itu siapa coba, bahkan menyalahkan si cewek ini dengan sebutan matre!, kan salah sendiri mau berkorban segitu banyaknya melebihi kapasitas yang kamu punyai. Harusnya tuh, berkorbanlah sesuai yang kamu mampu dan yang kamu bisa ikhlaskan saat kehilangan.

Mentraktir dia makan sih boleh-boleh saja, tapi sebatas apa yang bisa kamu mampu belikan untuknya. Seandainya dia menolak untuk di ajak makan ketempat itu, ya udah, berarti dia jauh lebih baik bersama dengan yang lain. Tinggal kamu cari yang lain yang jauh lebih pantas dan menenangkan hatimu dan kantongmu.

Saran saja sih, mending jujur dengan keuanganmu sejak awal. Ketika dia sudah benar-benar menyukainmu, pastinya dia juga akan sadar dan memahami seberapa dangkal isi dompetmu.

Baca juga : Ada apa dengan cewek matre?

Jangan Terlalu Agresif

Kebiasaan buruk para pria saat pedekate adalah terlalu agresif. Baru kenalan, dapat nomer HP atau pin BBM si cewek, udah buru-buru dihubungi dengan tidak mengenal waktu. Belum dibales chatnya, malah dichat lagi “Kok ngak di bales”. Emangnya dia sms gateway apa?, yang selalu bales setiap sms yang kau kirim padanya.

Woles aja bro.

“Semakin kamu gencar untuk mendekati dia, semakin dia berlari untuk menjauhimu”.. Begitu kata temanku yang sangat berpengalaman masalah pedekate. Entah berpa korban dia, aku gak tau, doaku untuknya, semoga dia cepat insaf.. wkwkwkw 😀

Ada benarnya juga kata temanku tersebut, cewek tuh paling gak suka kalau kita push (tekan) dengan mendekati dia secara frontal. Maksudnya tiap hari di jemput, tiap pagi di sms “met pagi” dan kata-kata romantis lainnya, tiap malam tak pernah luput mengucapkan “met bu”k, met malam” dan sebagainya.

Hal itu risih banget, jangankan cewek, aku aja pengen muntah kalau di sms seperti itu tiap hari. hahaha

Mending lakukan itu sekali-kali saja, biarkan dia merasa di perhatikan hari ini, besoknya kita cuek-cuek aja. Sesekali kita telponin dia, bilang aja lagi pengen ndegerin suaranya dia, sesekali bilang iseng aja nelpon.

Intinya, biarkan dia merasa penasaran dengan sikap kita padanya, hindari menghubungi dia disaat dia sibuk dengan aktivitasnya, dan jangan chat kembali saat chat kita belum dibales olehnya.

Satu lagi yang paling penting, kata-kata ini terucap dari mulut temanku, sedikit aneh, tapi cukup masuk akal.

“Jangan memberikan sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh cewek, itu mubazir. Mending belikan sesuatu yang dia minta, tapi jangan kasihkan semuanya, kasihkan dikit-dikit, hingga dia penasaran dan ketagihan”

Nggak jelas banget bukan? Aku juga berpikiran begitu sebelumnya, tapi setelah itu dijelaskan kembali oleh temanku dengan berberapa contoh, baru aku paham maksudnya.

Penjelasannya gini, jangan memberikan sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh cewek seperti membelikan bunga atau cokelat disaat tidak ada event apa-apa. Bandingkan dengan membelikan sebotol sprite saat dia kehausan, kita berikan satu gelas mini agar dia minum.

Disaat dia masih kehausan, kita kasihkan satu gelas mini lagi, hingga dia tidak tahan dengan kehausannya, kita justru menghindar. Apa yang akan terjadi, pasti dia akan mengejar untuk sebotol sprite yang menyegarkan itu kan?

Kita umpamakan sprite itu adalah sebuah perhatian kita, disaat dia sedih, kita ada untuknya, menemaninya dan menghiburnya. Disaat dia bangkit, kita tetap ada untuknya dengan menjaga jarak untuk tetap mengawasinya dan menyemangatinya.

Disaat dia butuh pertolongan, kita hadir lagi dihadapannya. Hingga akhirnya, dia yang akan mencari perhatian kita bukan karena butuh, tapi karena udah terbiasa akan kehadiran kita.

Baca juga : Semangat Pantang Menyerah mengejar Cinta

Jaga Penampilanmu

Yang namanya pedekate, kalau bisa, kita menunjukkan yang terbaik dari diri kita agar si dia tertarik dengan kita. Disini aku tidak membahas sikap dan karakter, akan lebih baik saat pedekate kita tetap mengunakan karakter asli kita. tak perlu kita memasang topeng malaikat agar dia tertarik pada kita.

Disini, aku lebih membahas tentang penampilan kita. tak mungkin kan, saat kita pedekate, keadaan kita keringetan dan bau badan yang sedikit berbau naga hitam.

Cewek itu suka yang indah-indah loh!, melihat bunga bermekaran mereka sangat menyukainya, cewek juga suka yang berbau wangi, bunga pun sama berbau wangi.

Sama halnya dengan lelaki, rasanya tak ada wanita yang baru dikenalnya, yang akan menyukai pria saat penuh keringat dan baunya bukan main. Istriku aja selalu protes saat aku memeluknya disaat belum mandi seharian. Apalagi wanita yang baru dikenal.

Saran saja, saat mau mengajak wanita untuk kencan, atau kita mau pedekate di rumahnya si wanita, usahakan berpenampilan yang rapi, cukur kumis kalau perlu dan pakai wangi-wangian agar si dia betah berdekatan denganmu.

Baca juga : Fitrah Wanita ingin dimengerti Vs Pria Dengan logikanya

Story Telling

Story Telling
Source image by Stocksnap.io

Menurut Wikipedia Storytelling adalah cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada para penyimak, baik dalam bentuk kata-kata, gambar, foto, maupun suara.

Kembali menyimak tentang komentarnya mbak GrantSoale males banget kalo ada yg pedekate tapi ngomongin dirinya sendiri melulu.”. Ini pelajaran banget kawan, kita bisa mengambil hikmah dari apa yang dikatakan oleh seorang cewek tentang apa yang disukai atau yang tidak disukainya.

Menurut mbak Grant, males banget kalau melihat cowok saat pedekate ngobrolnya cuma ngebahas diri sendiri, apalagi membicarakan soal kelebihan diri sendiri, entah itu soal mobil di bagasi rumah ada 5 buah (mungkin dia membuka usaha penitipan mobil kali yak), tentang penghasilan tiap bulan yang bisa mencapai ratusan juta (dari korupsi sana sini), atau soal membahas kekurangan diri sendiri. Itu tidak perlu kawan, membahas kekurangan diri sendiri, itu sama halnya bunuh diri saat pedekate.

Terus, ngobrolin apa dong saat kencan pertama atau saat pedekate?

Perlu kita ketahui, bahwa wanita itu sangat doyan sekali bicara/ngobrol, Biarpun yang kita hadapin itu cewek super pendiam. Cewek pendiam pun tetap akan banyak bicara kalau sudah ngobrol dengan sahabat dekatnya. Jadi yang perlu kita lakukan adalah, membuat dia mood untuk ngobrol sama kita.

Bagaimana caranya?

Creative dikit dong guys, buang jauh-jauh gemetaran dalam dadamu. Anggap dia sama saja dengan cewek lainnya, jangan anggap dia wanita yang sempurna hingga kau gugup saat berhadapan dengannya.

Yang paling penting adalah saat mengawali pembicaraan. Banyak orang yang mengawali pembicaraan saat pedekate membahas soal diri sendiri melulu, atau tanya-tanya tentang “rumahmu dimana?, kamu bekerja nggak?, dimana? Di keluargamu ada berapa orang? Kamu anak keberapa? Weton kamu apa?”.  Ini tanya, apa kepo banget? hahaha

Berikut trick tentang topik yang bisa kita pakai saat sedang pedekate dengan wanita:

Membicarakan Keadaan Sekitar

Yang paling menyenangkan adalah membahas tempat sekitar, udah jangan mikir yang aneh-aneh untuk membuka topik untuk memulai percakapan. Tengok aja sekitarmu! Ada ratusan bahan yang bisa kita ambil untuk bisa jadi topik dalam pembicaraan.

Seperti pengalaman temanku. Kencan tidak perlu mahal, beli dua kaleng sprite dan camilan secukupnya di mini market, terus ajak aja kesebuah taman atau alun-alun untuk bisa menikmati sebotol sprite yang nyatanya menyegarkan, juga makan camilan sambil mengorek-ngorek info si wanita ini.

Topik yang dibicarakan temanku ini juga aneh banget, dia membahas kodok dan kecebong yang dia lihat dekat sungai kecil dibelakang mereka duduk dikursi taman. Intinya bagaimana kita menguasai emosi (perasaan) si wanita agar nyaman saat berbicara kepada kita. kalau kita sudah kenal si wanita udah lama sih, justru lebih mudah seharusnya.

Membicarakan Orang Lain

Kebanyakan cewek kan suka banget yang namanya nge-gosip. Manfaatin kesukaannya itu untuk menambah topik yang akan kamu bicarakan dengannya.

Terdengar aneh sih, tapi cara seperti ini cukup berhasil saat di terapkan oleh temanku. Membicarakannya juga terserah, entah itu keburukan orang lain atau kebaikannya, tapi aku saranin sih yang baik-baik aja yah yang diceritakan, biar tidak timbul fitnah.

Buat Dia Bercerita

Wanita  itu paling ingin di mengerti dan ingin di dengarkan. Jika kamu tidak pandai dalam mengolah kata saat berhadapan dengan wanita, usahakan kamu sedikit berbicara, dan buat dia yang bercerita sedangkan kamu, gunakan waktu tersebut untuk menjadi pendengar yang baik. Buatlah dirimu seolah-olah sangat antusias saat dia sedang bercerita.

Saat mendengarkan dia bercerita, usahakan mata kamu fokus dengan mata dia. Itu point pentingnya, jangan sampai saat dia bercerita, kamu justru sibuk mainin gadgetmu, atau justru lirik kanan kiri.

*******

Wuich, tak kusangka udah 2.200 lebih kata yang terangkai untuk menulis konten seperti ini. Butuh dua hari juga untuk bisa menyelesaikan tantangan seperti ini. Ya semoga bisa memuaskan Mbk Grant tentang artikel yang aku buat ini.

Artikel ini aku buat berdasarkan kesimpulan yang aku ambil dari cerita pengalaman teman-temanku, tentang pengalaman mereka saat pedekate ke wanita, juga tentang tips keren dari mereka.

Yah semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan saja. Dan apapun yang aku tulis diatas, semua itu hanya dari sebuah kesimpulan yang aku buat, jadi Jadilah creative untuk menjemput jodohmu..

Share This :

0 Replies to “Point Penting Bagi Para Pria Saat Pedekate Dengan Wanita”

  1. *ijin nyimak Mas Nur .. 😀

    1. 😄😄

  2. Pria perut buncit lebih dicari Pak

    1. hhahaha, karena banyak duit yak… 😛

  3. Semoga cowo2 yg butuh ilmu bisa mempraktekkannya dan langsung berhasil melamar gadis impiannya.

    1. Hahahaha..
      ilmu dari orang yang belum pernah mempraktekkannya hihihihi

  4. Pria kurus dong

  5. sedikit senyam-senyum waktu baca artikel ini. Iya deh Cinta setuju banget kalo ada cowok kyk gini mah. ^__^. Ada tambahan dikit, wajah good looking ya mas 😛

    1. iya, tergantung kriteria masing2.. 🙂

    2. hihi iya. Cinta suka cowok good looking 😍

  6. Aaa, ini keren banget!! Makasih ya mas udah dibikin artikelnya. Suka banget sama artikel ini. 😊😊😊

    1. ^^ Sama-sama

  7. absolutely right mas… apalagi yang poin pertama. sebaiknya jangan memberikan pilihan, langsung berikan kepastian (eaaaa). jadi terlihat banget jiwa kepemimpinannya. kalau masalah tempat aja masih bingung, gimana dengan urusan yang lebih kompleks.

    1. Aseeekk..
      Wanita kalau suruh milih, jawabannya akan menunggu lama #pengalaman saat nunggu beli baju dengan istri.. hahaha

  8. yg pertama tuch bener banget,,, pake diajak mikir kemana tuch ngga banget, kecuali diawal awal sebelum janjian emang sengaja dibahas… *apalah kalimat ini berantakan banget 🙁

  9. Bener banget tuh, saya sebagai perempuan gak suka sama yang terlalu agresif. Malah kadang saya jadi pembohong. Karna males dicecar chat terus, jadi bohong, “maaf tadi gak liat hp”, “maaf ketiduran”, “maaf hp rusak, jadi susah bales chat”, dan lainnya.

    1. hahaha, jadi kesimpulannya, jika ada cewek yang bales chat seperti ini, berarti cowok yang nge-chat itu terlalu agresif *catet 🙂

    2. Iya mbak, artikel diatas lucu en tp ada benernya c
      Yg jelas cwe punya ‘alam’ sendiri buat decide mo respon or ga. Sy pun klo nolak akan berusaha baik2 bahasanya. Cwe kan juga pgn imejnya baik, kita kan juga punya kecengan
      Tapi klo ‘alam’nya diganggu sblm final, chat berkali2, or kirim selfpic mulu u/ nunjukin dirinya ‘OK’ (apalagi ala ala coverboy) or copas nyampah yg ga penting di WA…udah deh kelar! Ngeriii…ga kbayang klo jd pacar, di drama korea mungkin lucu & seru tp aslinya..jgn ya guys
      Tambah lagi jaman begini, jgn bkin cwe ngerasa ga aman/nyaman

  10. sedaaaap…. yiiiihhhaaaaa!!!
    Mari dijalankan bagi yang berniat pedekate…

  11. Kalo semuanya udah diperbuat tapi cinta tak kunjung mendekat.. gimana tu mas.. 😁

    1. Ya kita balik pada konsep. Cinta memang tak bisa di paksakan…
      Cari target baru aja mas… Mungkin memang bukan yang tepat bagi kita

    2. Okesipp mas.. 😁

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.