Beberapa Alasan Kenapa Memanjangkan Jenggot Itu Perlu

Pria berjenggot lebih keren dan ganteng
Source Image by pulsk.com

Ngapain sih dipanjangin tu jenggot? Kelihatan tua tau?

Ah, tua itu pasti. Semua orang juga akan menua. Tanpa jenggotpun, lama-lama juga tetep tua.

Tapi kelihatan lebih muda loh, dan kelihatan gantengan dikit?

Ah, Cuma dikit, naggung banget,Hahahaha,

Di usia seperti ini dan posisi aku sudah menikah. Kegantengan udah tidak begitu penting lagi. Biarlah orang lain melihat wajahku mulai menua dan sudah tidak tampan lagi, *dulu kayaknya, aku juga gak tampan-tanpan amet, makanya tidak pernah punya pacar, wkwkwkw 😛

Asalkan istri masih tetap terpesona dengan ke-gantenganku dirumah, itu udah cukup. Siapa lagi coba yang mau muji aku, kalau tidak istriku sendiri. Kalau orang lain yang muji, pasti ujung-ujungnya pengen ditraktir KFC. Wkwkwkw 😛

Karena alasan itu pula, aku memanjangkan jenggotku. biar cewek lain tidak melirik-lirik aku,*GR banget sih loh?, Biarin :P.

Juga biar sadar diri, bahwa aku sudah menikah dan sudah mendewasa yang berarti sudah tua. Tak pantas rasanya dengan jenggot ini, kalau tingkahnya seperti anak muda yang hobby godain gadis-gadis dan janda-janda muda.

Tidak panjang-panjang amet sih aku manjanginnya, kadang juga masih aku pangkas dan aku rapikan. Tapi jarang sekali aku mencukur semua jenggot yang aku miliki. Intinya masih tetep ada rambut di janggut, biar tipis tapi terlihat agak berewok.

Justru yang rutin aku cukur itu kumis, aku tidak begitu suka ketika ada kumis di bawah hidungku. Karena bentuk kumisku yang tak begitu keren dan tak beraturan. Aku lebih suka kumis yang tipis-tipis, biar ada sensari geli saat.. hmmm, gak jadi deh.

Kembali ke jenggot, Dalam islam, memanjangkan jenggot itu sunnah, sedangkan memangkas kumis itu juga sunnah. Jadi yang aku lakukan itu sudah benar, aku berada dijalan yang benar, hahahaha.

Pria berjenggot itu lebih cowok banget, lihat aja di drama korea. Aku melihat pemeran cowok di kebanyakan drama korea apalagi yang genre romance gitu. Pasti kebanyakan pemeran cowoknya cantik-cantik.

       Baca juga: Menjadi Pria Idaman Yang Disukai Banyak Orang

descendant-of-the-sun-1
Biarpun memakai baju tentara, tapi tetep terlihat Cowok manies. harusnya kan Tentara identik dengan gagah dan tegas

Aku juga tidak habis pikir, banyak cewek yang gagal move on gegara melihat tokoh utama di drama korea Descendant of the sun, Song joong-Ki yang memerankan tokoh Yoon Shi-jin.

Kalau menurutku, di bilang ganteng kayaknya kurang tepat, mungkin lebih cocok dibilang cowok keren yang cantik. wkwkwkw

Yah, typikal orang juga sendiri-sendiri, lagian, aku juga gak bisa mengerti perasaan cewek, kan aku juga bukan cewek. Aku melihat berdasarkan logika sebagai cowok.

Tapi jujur, aku tidak berminat untuk meniru gaya mereka agar terlihat kekinian atau apalah. Karena kebanyakan mode baju seperti di drama korea, lebih mirip pakaian cewek.

Ah, ceritanya kok malah nyeritain drama korea sih, kembali ke jenggot lagi.

Pria Berjenggot itu Terlihat Lebih Islami

Ketika kita melakukan perjalanan jauh, dan berkenalan dengan seorang cowok yang berjenggot lumayan panjang, kita bisa menebak agamanya mungkin 90% islam. Karena, seperti yang aku amati, umat kristiani tak pernah kelihatan memanjangkan jenggot.

Jadi, memanjangkan jenggot bukan hanya sunnah rosul, tapi  juga merupakan ciri khas orang Islam.

Pria Berjenggot Terlihat Lebih Maskulin, Lebih Macho, dan Jantan

jenggot-gagah
Source image by banghen.com

Dokter Daniel G. Freeman , dari University of Chicago , melakukan penelitian tentang nilai reproduksi dari lelaki yang berjenggot. Pada penelitiannya , mahasiswa pascasarjana ditugaskan  mewawancarai tujuh wanita tentang perasaan mereka terhadap orang-orang berjenggot .

Dan hasilnya,.

 “Para siswa perempuan menilai bahwa wajah laki-laki berjanggut terlihat lebih maskulin, mandiri, berpengalaman,  dan matang dibandingkan dengan laki-laki yang wajahnya dicukur bersih. Mereka menyimpulkan dari studi mereka bahwa jenggot meningkatkandaya tarik seksual”  yang membuat pria lebih menarik bagi wanita . Kehadiran jenggot membuat pria tampak lebih jantan dihadapan  wanita , dan wanita  merasa lebih feminin terhadapnya.

Tuh kan, ayok panjangin jenggot, atau minimal biarkan jenggot tumbuh walau cuma dikit. Biar terlihat kekinian yang berwibawa.

Jenggot Bermanfaat Bagi Kesehatan.

Banyak manfaat jenggot yang baru aku sadari setelah searching di internet, selepas itu benar atau tidak. Aku lebih mempercayai bahwa sunnah yang dianjurkan oleh Rosul, tak mungkin hanya sebatas hal yang sering dilakukan Beliau saja, pasti ada manfaat dari anjuran rosul tersebut.

Jenggot menjaga wajah lebih hangat dan melindungi dagu dari teriknya matahari, alasan ini lebih masuk akal ketimbang Jenggot  berfungsi melindungi wajah dari bahan kimia berbahaya, dan polusi udara yang akan menyebabkan kerusakan sel, dan meningkatkan kerutan pada kulit.

Terkadang hal yang berlebihan terdengar seperti mengada-ada, walau ada fakta ilmiah yang membuktikan teorinya. Tapi kenyataan terkadang tak bersahabat dengan teori akal.

Baca juga : Fakta bahwa Air Yang diberi Doa itu bisa untuk mengobati

Jenggot Berfungsi Untuk Jadi Mainan Anak Bayi

Karena aku seorang ayah dari 2 anak balita, jadi paling suka kalau tangan si bayi aku tempelkan ke jenggotku. Waktu kecilnya Naila dulu, sering sekali aku gelitiki tangannya pakai jenggotku, dia tertawa lucu kegelian.

Kadang, tanpa harus aku gelitiki, tangannya Naila juga sering megang-megang jenggotku, katanya mau nyabutin rambutnya. Hahaha. Sampai sekarangpun, Naila selalu tertawa kalau aku gelitiki pakai jenggotku.

Jadi, ada untungnya juga punya jenggot ketika sudah punya anak gini. Bisa buat bergurau dengan anak, serta mainan gratis buat anak. wkwkwkw

Baca juga : Bakpao Kesayangan Ayah

Jenggot Juga Untuk Mainin Si istri.

Mainin Istri? wkwkwkwk, pada bertanya-tanya kagak loe?

Selain buat mainan anak, Ibunya juga tidak mau kalah dari anaknya. Minta di mainin juga. hihihihi xD

Sering kalau aku meluk dari belakang, aku gesekkan janggutku yang ada rambutnya ke bagian punggung istri. Selain dia gegelian, juga bisa buat mancing harat istri. Wkwkwkwk 😛

***

Udah ah, semakin lama semakin rancu aja nih postingan, yang jelas, pria berjenggot itu lebih kelihatan seperti pria. (titik)

Postingan ini bukan untuk mengintimidasi bagi pria yang tak tumbuh bulu jenggotnya, atau pria yang tidak suka dengan memanjangkan jenggotnya. Itu terserah anda, mau suka atau tidak dengan tumbuhnya jenggot.

Dan yang pasti, Aku menyukai jenggot yang aku miliki, terlepas dari omongan tentang menjadi tua, atau tidak terlihat ganteng. No problemo

Yang penting anak dan istriku menyukaiku apa adanya diriku, wkwkwkw

Sekian.

 

Sumber Referensi : https://www.facebook.com/notes/ahmad-al-khandery/hari-gini-gak-punya-jenggot-nih-fakta-ilmiah-tentang-keuntungan-berjenggot-/10152082736934763/

Share This :

0 Replies to “Beberapa Alasan Kenapa Memanjangkan Jenggot Itu Perlu”

  1. hahahaha bener banget, kalau ada jenggot itu terlihat lebih dewasa… dan lebih keren 😆

    1. hahaha
      dewasa = tua..

  2. Jenggot lebih islami? Kamu guyon mas? Lihat tuh Leonidas dkk. Pemain-pemain bola tuh gile… Saya tiap tiga hari sudah harus cukur, udah panjang banget, mulanya ku biarin aja, tapi jenggotku berwarni warni jadi gimana gitu.

    1. ya, kalo yang berjenggot itu orang islam, ya islami.. hahaha
      walau bukan berarti yang berjenggot selalu islam, tapi se-enggaknya memanjangkan jenggot itu tuntunan nabi muhammad.

    2. NO lah mas… Muhammad berjenggot itu budayanya orang Arab. Abu jahal, abu lahab juga berjenggot dan pakai sorban. Jenggot Islami, no.

    3. iya deh, terserah mas andi aja.. itu hak mas andi

      bagiku, islam itu yang mengakui Allah sebagai Tuhannya dan Muhammad sebagai Rosulnya..gitu kan..
      juga Menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya
      Terlepas dari suku mana kita berada, terlepas dari mana negara kita berasal..
      islam tak pernah mengajarkan untuk berbicara selayak orang arab, aku jadi ana, kamu jadi anta

      tak perlulah menyerap budaya arab, cukup ajarannya saja.

      memanjangkan jenggot tetaplah hukumnya sunnah bagi islam.

      bukannya Rosululloh adalah teladan kita. apa tidak pantas disebut islami, ketika kita menconntoh apa yang di tuntunkan oleh Rosululloh.

    4. Teladan nabi, boleh. Karena nabi memang memelihara jenggot. Islami tidak tentu. Clear berarti ya. 👌

    5. ok dah,… 🙂

    6. Tergantung niatnya…

  3. Sayang di instansi saya sekolah sekarang tidak boleh berjenggot

    1. kenpa bag, kok bisa

    2. Peraturan bang, peraturan dari sekolah seperti itu

    3. hmmm… emang ada apa dengan jenggot?
      baru kali ini loh, aku denger peraturan seperti itu?

    4. Pasti ada hubungannya dengan kedisiplinan dan nilai2 kerapian secara umum. Saya juga ingin punya janggut bang, tetapi karena ada peraturan yang melarang, mentaati peraturan hukum itu wajib selama hukum itu tidak bermaksiat

      Untuk peraturannya ada banyak instansi di Indonesia yang melarang bang (khususnya instansi pemerintahan). Itu alasan Bang Nur jarang melihat polisi dan tentara berjenggot, taruna, bahkan anak sekolahan yang sebenarnya sudah bisa tumbuh jenggotnya namun tidak kelihatan lagi karena sudah dicukur. Tentu Bang Nur tau kalau mentaati peraturan itu wajib. Sekarang permasalahannya adalah bagaimana para pemimpin2 di Indonesia ini bisa merubah peraturan2 tersebut agar lebih sesuai dengan kewajiban dan sunnah2 Islam

    5. oh iya ya, aku baru sadar kalau polisi tak pernah punya jenggot.. wkwkwkw
      semoga, amin

  4. Dari pandangan seorang Vallendri, berjenggot memang lebih cool dan maskulin, asalkan badannya juga tegap dan ehem. Kalau yang berjenggot itu cungkring dan wajahnya nggak mendukung? Hmm,,🙅

    #denganmengabaikanunsuragama

    1. Iya ya….
      Hahaha…
      Sebenarnya, inti dari tulisan itu di point akhir2 itu…
      Yang buat anak dan istri…
      Kedua point itu, merupakan pengalaman pribadi keseharian

    2. He he he he sip sip sip 😆

      Good point👿

  5. membiarkan jengot tumbuh itu menegakan sunah Rasul bang. siip.

    “Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) jenggot.” (HR. Muslim no. 624)

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.