Buanglah Sampah Pada Temannya

Aku kaget melihat tempat sampah di ruangan admin di perusahaan. Antara kaget dan ketawa hampir aku lakukan bersamaan. Bukan karena model tempat sampahnya yang unik, bentuknya tetep sama seperti tempat sampah yang ada di bawah mejaku. Isinya juga sama, kebanyakan sobekan kertas maupun bungkus plastik dari snack yang kita makan.

Bedanya, terdapat tulisan anti mainstream untuk sebuah tulisan anjuran. Biasanya, terdapat tulisan “Buanglah sampah pada tempatnya atau Kebersihan sebagian dari pada iman.

Nah, tulisan yang satu ini, beda banget. Entah yang punya tempat sampah ini, pernah makan bangku sekolah dasar atau memang kuliahnya terlalu tinggi sampai lupa bagaimana kata anjuran yang baik dan biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terlalu banyak berhadapan dengan orang jepang kali yak…

“Buanglah Sampah Pada Temannya”

buang-sampah-pada-temannya
Foto tempat sampah gokil

Gokil nggak, itu kata, Sekilas memang terlihat tabu, tapi kalau di pikir lagi, mungkin kata tersebut mempunyai banyak arti.

Pertama, mungkin kata “teman” disini bermaksud kepada teman si sampah. Kalau kumpulan sampah sudah ada di tempatnya, jadi ketika kita mau buang sampah, kita membuangnya kepada teman-temannya yang sedang kumpul di tempat sampah itu. Seperti halnya kita mengelompokkan sampah pada kumpulannya. Dan itu perbuatan yang benar.

Kedua, juga bisa berarti kita membuang sampah di tempat sampah milik teman kita, tujuannya biar tempat sampah kita terlihat bersih dan tanpa ada sampah didalamnya, disamping terlihat bersih dan indah, juga tidak menjadi sarang penyakit gegara sampah yang menumpuk dan lama tak di buang.

Biarlah sampah menumpuk di tempat sampahnya teman, anggap saja itu TPB (Tempat Pembuangan Bersama), biarlah sumber penyakit berada di satu tempat. Toh, entar clining servicenya juga tidak susah payah harus mengecek tempat sampah tiap meja. Cukup cek satu tujuan, dan langsung ketemu sampah yang menggunung, wkwkwk xP.

Dan terakhir, mungkin yang dimaksud yang punya tempat sampah, merupakan orang yang suka bersih-bersih. jadi dia menggalakkan program membuang sampah teman pada tempat sampahnya.

Entah itu sampah organik maupun sampah masa lalu dari puing-puing hati yang berserakan, Eaaak… Baper dah.
Ya udah deh, gitu saja, dari pada makin baper kemana-mana, mending diakhiri curhatan kali ini,

Wassalamaualaikum warohmatulloh.

Share This :

13 Replies to “Buanglah Sampah Pada Temannya”

  1. Mungkin yg nulis nyoba seni baru. Dan gagal ha ha ha…..

    1. Bisa jadi gitu…

  2. Sampahnya disatuin sama temannya biar ngebentuk komunitas 😁

    1. Hahaha.. biar bisa ngerumpi gitu

  3. Tempat sampah nya mungkin untuk bareng2 jadi bisa terus saling komunikasi satu sama lain pas mau buang sampah hahahaha

    1. hahaha, bisa jadi tu.. soalnya memang mejanya sedikit berdekatan

  4. hehe.. jadi inget celetukan Kang Emil : buanglah sampah pada tempatnya. buanglah mantan pada temannya. 😀 heyyaaa

    1. Bukan temannya.. buanglah mantan pada teman kita…
      Wkwkwkw
      Biar temen kita merasakan derita yang sama seperti kita. Wkwkwkw

    2. Haha.. kejamnya dikau.

    3. Hahaha… Untung aja aku hak punya mantan, jadi gak pernah aku tawarkan ke teman… 😀

  5. mengagumkan sekali

  6. Permisi. Kebetulan saya masuk ke blog ini, ternyata postingan-postingannya cukup informatif dan banyak
    konten yang sangat banyak manfaatnya untuk saya. Izin memfollow dan sharing beberapa
    artikel ke sosmed saya ya sekalian biar blog ini semakin banyak visitornya.
    Semoga di update terus ya blognya.Salam Hangat

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.