Jodoh Itu Dicari Atau Dinanti?

Jodoh Itu Dicari Atau Dinanti?

Bingung kan, bagaimana cara menjawabnya? Mau mencari atau cukup dengan menanti?

Secara garis besar, Jodoh itu memang harus dicari. Sangat berharap juga kan? seandainya jodoh tiba-tiba datang dengan sendirinya.

Yah pastinya, semua orang akan berpikiran sama seperti mendapatkan jodoh tanpa harus terluka terlebih dahulu, ataupun tanpa harus bersusah payah untuk mendapatkannya terlebih dahulu. Tapi kenyataannya, tidak semua orang seberuntung itu. Jadi nggak usah ngarep deh!! Karena tidak semua orang punya keberuntungan yang sama.

Baca juga : Menjemput jodoh agar tetap berjodoh

Kadang pula, orang banyak yang keliru mengartikan “Mencari jodoh” yang sebenarnya. Kebanyakan orang mengartikan mencari jodoh itu selayak mencari teman lawan jenisnya, untuk di jadikan Pacar misalnya. Alih-alih ingin mengenal lebih dekat terlebih dahulu, eh ternyata malah tersakiti oleh perasaaan sendiri. Tujuan yang sudah baik di awal, ternyata ditengah-tengah terjerembab jaring-jaring cinta yang memabukan, hingga berujung maksiat.

Yah semoga saja maksiatnya tidak berlebihan hingga menghasilkan wasiat. Wasiat anak dikandung sebelum  akad.

Ada yang beranggapan juga “Kalau memang jodoh pasti kembali”. Iyah memang kembali, nggak tau juga kembali kemana?, entah kembali ke Maha kuasa atau kembali ke orang lain yang mencintainya. Hahahah. Banyak orang juga mengartikan bahwa jodoh itu harus di nanti. Lebih tepatnya menanti yang dinanti tak kunjung kembali. Wkwkwkwk

Jodoh itu Tetap Harus Dicari Dan Juga Dengan Menanti

Kalau bisa, carilah jodoh dengan cara yang baik!

Bagaimana cara yang baik itu?

Tentu saja dengan memperbanyak silaturohmi dan di nanti dengan sabar dan berdoa kepada-Nya. Silaturohmi juga bukan hanya dengan lawan jenis saja, kan kita tidak pernah tau, bahwa hikmah dengan menyambung silaturohmi dengan teman lama, berujung dekat dengan adik teman lama tersebut.

Jika kedua tahap itu dilaksanakan dengan baik, InsyaAllah jodohpun akan dipertemukan diwaktu yang tepat bersamaan dengan kesempurnaan dan keindahan.

Baca juga : Jika kau jodohku, Kenapa tak kunjung datang?

Secara logika, memang tidak masuk akal, apalagi generasi kita sudah di doktrin dengan adat pacaran yang harus ada sebelum masuk kejenjang pernikahan. Berbeda kalau kita sudah yakin bahwa Skenario Allah itu luar biasa indahnya. Jadi apapun yang terjadi, inilah takdir yang harus kita hadapi.

Allah mempertemukan dua insan yang berjodoh tepat waktu. Tak pernah telat sedetikpun. Tapi itu semua tergantung dia yang melakukannya, apakah mereka benar-benar mempersiapkan diri untuk dipertemukan dengan belahan jiwa yang baik atau tidak.

Seperti halnya tentang yang memutuskan untuk pacaran terlebih dahulu, Mereka sudah benar dengan ihtiar mencari jodohnya, tapi bukan berarti selalu bertemu dengan ujung yang ditakdirkan. Karena banyak calon pasangan yang melakukan hubungan seperti itu, ujungnya hanya rasa sakit hati karena sebuah perpisahan.

Tak jarang juga, dengan pacaran bertahun-tahun dan sudah sepakat untuk menuju ke jenjang pernikahan. Akan tetapi, setelah menikah, justru hubungan itu tak berjalan semestinya. Pacaran lama tak menjamin bisa mengerti karakter masing-masing dengan gamblangnya. Karena pacaran itu lebih banyak untuk sekedar menyenangkan hati pasangan atau untuk tetap menarik simpati dari pasangannya.

Setiap orang pasti berharap dengan berdoa mendapat jodoh yang baik, bagus fisiknya (cantik atau tampan), bagus ibadahnya dan mapan dan kaya. Tapi kenapa justru sebaliknya yang jodoh yang dipertemukan, Sudah tidak mapan, pembohong besar terlebih lagi jauh dari pasangan impian.

Bukan Allah Subhanahu Wata’ala yang tak adil, Justru Disitulah letak Keadilan Allah Subhanahu wata’ala. Coba bayangkan ketika kamu meminta dengan berdoa agar di pertemukan dengan jodoh yang baik, mapan dan bla.. bla..bla. Sedangkan dirimu sendiri tidak memperbaiki diri agar tepat saat bersanding dengan Dia yang kau harapkan.

Dia yang dipertemukan dengan dirimu sebagai jiwa yang baik, sementara dirimu sendiri, tetap tidak menjadikan diri seperti dia yang akan disandingkan denganmu. Bukankah itu tidak adil sekali. Bukannya jodoh itu cerminan diri, jika kamu masih belum menjadi jiwa yang baik, maka kamu akan dipertemukan dengan jodoh yang masih belum dalam keadaan baik pula.

Baca juga : Jangan hanya fokus memantaskan diri, tanpa ada ihtiar diri untuk menjemput pasangan hati

Menanti dengan sabar disini maksudnya agar kamu menyimpan apa yang terbaik yang ada dalam dirimu untuk dia yang terbaik saat dipertemukan denganmu. Selagi masih sendiri, manfaatkan masa-masa kesendirian menjadi masa terbaik untuk membenahi diri sehingga tatkala dipertemukan dengan jodoh yang di nanti, kita sudah siap untuk menjadi pasangan yang baik untuk jiwa yang baik.

So, carilah jodohmu dengan niat yang baik, nantilah dia dengan sabar dan terus berdoa kepada-Nya agar segera dipertemukan dengan jodohmu di waktu yang tepat.

Share This :

46 Replies to “Jodoh Itu Dicari Atau Dinanti?”

  1. blm baca mas, tp lgsg mau komen…jodoh itu dicari dunk mas 😊

    1. Wah,masih kurang tepat cinta…
      Dibaca dulu gi…:)

    2. oke deh, mau bca dulu 😀

    3. owh ini lebih ke nasehat ya mas?
      Ya, tp Cinta lbh milih nyari saja, ikhtiar bareng calon, kl cocok ya lanjut heeee 😁

  2. Aku gak nyari, gak nunggu juga tapi tiba tiba dikenalin sama yang melamar oleh Ayah. Nah kalo itu masuknya kemana?

    1. Yakin gak nunggu…
      Kan nunggu juga merupakan proses sebuah kehidupan #ngeles wkwkwkw

    2. Kan gak nunggu yang sekarang, tapi nunggu yang laen 😊

  3. Komenku ilang ya🙄

    1. Ngak juga, koment nya butuh konfirmasi biar bisa tampil…
      Sengaja aku bikin moderasi, selain aku bisa baca tiap koment yang masuk, juga bisa menanggulangi komentar sampah kayak blog yang sukanya nyebarin link blognya gitu

    2. Caranya gimana itu mas Nur?

    3. Kalau log-in di web… Di penganturan comment ada pilihan..
      Pilih aja moderasi coment

  4. Orang baik akan dipertemukan dengan yang baik juga, Tuhan maha comblang

    1. Maha adil kali mbak… >_<

  5. Saya nggak nunggu, juga gak nyari. Punya rencana hidup buat gak nikah sampai usia 40 tahunan qkwkw….. Kayak di novel2 gitu. Tapi klo ada yg mendekat langsung ditangkap wkwkw……

    1. Kenapa mas?
      Bukannya enak loh hidup dengan pasangan yang saling melengkapi…

    2. Pasti istri saya nanti menderita. Sudah bukan rahasia lagi klo kelakuan saya selama ini aneh2 dan gak bisa dipahami oleh sebagian orang.

    3. Jangan berprasangka buruk dulu mas…
      Bukannya jodoh itu saling melengkapi…
      Siapa tau mas shiq4 dapat jodoh yang bisa melengkapi kekurangannya mas

  6. Jodoh itu dinanti dgn doa dan ikhtiar bagi wanita, dicari dgn doa dan ikhtiar bagi laki2 😀

    1. Super sekali…
      Tapi wanita nyari jodoh juga gak apa mbak…
      Itu juga bisa disebut ikhtiar juga kan

  7. Jodoh itu diusahakan, dicari. Dia adalah sebagian dirimu. Kamu temukan dirimu dulu, akan mudah temukan dia. #apaseh?

    1. Super sekali…
      Menemukan diri dulu, 🙂

    2. Jawaban versi #1
      Versi jawaban saya masih banyak 😗😏

    3. Hahaha..
      Silakan di share aja, biar aku dapat tambahan ilmu juga.. 🙂

  8. Iyaa mas Nur, tapi klo aq sih rata2 jodoh ya nyamperin sndiri yg pnting ikhtiar lewat doa

    1. Ihtiarnya wanita, adalah menjaga diri, dan ihtiarnya lelaki, menyambung silaturahmi.. 🙂

  9. dandeelion says: Balas

    Jodoh,,,
    Atau to the point saja..
    Uztad Salim pernah mengatakan seperti ini..
    Cinta,,,dia tidak meminta dinanti atau menanti. Tapi dia mengambil kesempatan inilah keberanian atau mempersilahkan yang ini pengorbanan.
    Menurut saya pribadi, sebenarnya jodoh itu sudah ditentukan oleh ALLAH. Waktu dan dimana akan ketemunya pun sudah ada dalam skenario-NYA. Tergantung kitanya,, apakah tetap mencari keberadaannya atau menanti kedatangannya?
    Tapi hingga skrg jodoh itu belum ketemu juga.. 😁
    Padahal berdo’a,berusaha dan bercermin sudah menjadi ritual.. apakah harus tetap menanti kalo begini,,,,,,
    Plakkkk….!

    1. Curhat ya mas.. wkwkwkw :p
      Jangan berprasangka buruk atas skenario Allah mas…
      Temanku juga baru nikah di umur yang tak lagi muda…
      Bukan tanpa alasan kenapa dipertemukan dg jodohnya di umur yg tak lagi muda…
      Pasti ada hikmah dari takdir seperti itu

    2. dandeelion says:

      Jiajjjajaa…😜
      Sebenarnya sy gak berprasangka buruk dgn skenario ALLAH soal jodoh kepadaku,,😊
      Mngkin semua adalah salahku sndiri.. hhmmm.. sudah bbrp kali melakukan nmx ta’aruf …(kayakx lg curhat beneran nih) 😁..
      Selalu sj mngalami jln buntu dan ujian.. kehilangan pekerjaanlah,sakitlah,, kucing bertelurlah,, aspal hitam…. hahaa…
      Sy harus perbanyak instropeksi diri kayakx…

    3. Keren mas…
      Menyalahkan diri sendiri atas nasib yang menimpa, itu jarang sekali orang melakukannya…
      Ya semoga jodohnya didekatkan dengan jodoh yang terbaik versi-Nya

    4. dandeelion says:

      Tidak mungkin saya menyalahkan akhwat2 yg pernah bersamaku… Opsss.. kecoblosan😁…eh kecoplosan..
      Aamiin ya Robbal ‘alaamiin… semoga…

    5. dandeelion says:

      Link tsb, mksdx gmn mas? 😁

  10. Udah menikah, pisah, berarti dia menikah bukan dengan jodohnya kah?

    1. Ya jodohnya…
      Mungkin Jodoh bersamanya cuma dalam waktu segitu..
      Yang jelas, setiap kejadian, pasti ada hikmah di dalamnya…
      🙂
      Khusnudzon aja mbak

    2. Mungkin yaa.
      Berprasangka baik itu sebuah keharusan 🙂

  11. Jodoh harus dicari sekaligus sabar menunggu. tapi seringkali sukanya ngarep kalo ada yg lewat. Trus sakit ati kalo dicuekin. Hehehe

    1. Hahaha…
      Itu kayak iklannya sprite..
      Yang katanya hidup tak semanis drama Korea….

  12. Jodoh itu harus dinikmati, Mas. 😀 Yakin ketentuan Allah itu pasti, pasti baik.

    1. Dinikmati dalam mencari dan menanti yah..

  13. pantaskan diri dengan upgrade diri, supaya dapat jodoh yang pantas pula.

    1. Setuju.. 🙂

  14. […] itu nggak tiba-tiba datang begitu saja, sama halnya dengan Jodoh. Jika kamu tidak usaha nyari, bagaimana bisa ketemu jodoh. Jika kamu menginginkan jodoh yang baik, so mengapa tidak kamu duluan yang belajar jadi baik. Semua […]

  15. […]  Jodoh itu harus dicari dan juga di nanti. Dicari dengan memperbanyak silatorohmi dan di nanti dengan kesabaran hati berdoa kepada Sang Ilahi. […]

  16. […] Jodoh itu harus dicari dan juga di nanti. Dicari dengan memperbanyak silatorohmi dan di nanti dengan kesabaran hati berdoa kepada Sang Ilahi. […]

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini