Membuat Blog Baru Lagi di Medium

membuat blog di medium

Entahlah sampai berapa blog baru lagi yang akan aku buat, sudah 3 blog yang aku urusi dan hanya di wordpress ini yang sedikit lebih konsisten dari kedua blog lainnya.

Selain dikarenakan di wordpress ini aku mempublish artikel yang lebih banyak berupa curhatan juga lebih menyenangkan dikarenakan banyak kawan blogger yang sering berkunjung dan mengapresiasi tulisan yang aku buat.

Berbeda dengan 2 blogku yang lainnya, aku mengunakan platform blogger tetangga, yang mana tiap usernya jarang sekali saling blogwalking. Atau aku saja yang tidak begitu di kenal di platform tersebut. Jadi Blogku jarang dikunjungi, jadi syedih. Hihihih

Selain itu juga, aku serasa mati gaya saat mau membuat artikel di 2 blogku yang lainnya. Mungkin karena itu aku jarang mengupdate di kedua blogku itu.

Dan sekarang, aku justru menambah blog baruku lagi.😞😞

Padahal udah jelas kedua blog yang lainnya aja nggak begitu ter-urus.πŸ˜‚πŸ˜‚

Awalnya, aku terprovokasi oleh ajakan salah satu kawan blogger di komunitas Obrolin. Bukan mengajak sih tepatnya, dia hanya share link blog barunya di medium.com. Karena aku orang baik dan ketje, jadi aku klik tautan itu dan masuklah aku kedalam jebakannya, hahaha.

Tampilan blognya sangat sederhana dan minimalis, dan aku juga penasaran tentang tombol follow di blognya.

Aku klik follow, setelah itu aku di hadapkan dengan jendela baru tentang login mengunakan facebook, twitter atau google account. Aku kira mungkin untuk follownya harus pakai salah satu media sosial itu, akhirnya aku iseng saja melengkapi apapun yang diminta. Eh ternyata justru aku sudah mempunyai account baru di medium.com

Ya udah deh, karena udah terlanjur punya Account, aku buatlah blog baru di medium.com tersebut.

Eh tunggu dulu, aku belum menjelaskan tentang medium.com.

Apa sih Medium.com itu?

Medium itu semacam platform media blog yang juga sama seperti wordpress, tumblr dan blogger. Tapi tampilannya sangat minimalis karena tidak ada widget-widget yang seperti kebanyakan blog dengan platform lainnya.

Medium di buat oleh entrepreneur Evan Williams yang juga merupakan CEO twitter. Jadi tidak salah jika kamu bisa login dengan account twitter untuk mendaftar di medium ini.

Mungkin dengan twitter, kita bisa update atau tulis apapun dengan batasan 140 karakter, tapi di medium, kita bisa membuat status yang lebih panjang dengan fitur dan tampilan yang lebih menarik ketimbang twitter.

Ada lagi yang menyenangkan di medium, sama seperti di twitter, kalian bisa tulis apapun baik tulisan individu, perusahaan atau merek yang kita sedang bangun. It’s just anything!.

Kalian juga bisa membuat blog di pilihan publication. Seperti di kompasiana dan wordpress yang mengumpulkan tulisan-tulisan yang kita buat menjadi satu wadah publication. Mungkin lebih enak dengan sebutan β€œBlog”.

Kalau di blogger, publication atau blog kita belakangnya berakhiran blablabalaaaa.blogspot.com, kalau di wordpress blaballalalllaa.wordpress.com.

Tapi kalau di medium lebih mirip dengan kompasiana. Seperti blogku yang ber-alamatkan di medium.com/pennadiri

Kelebihan Medium.com

Seperti yang aku katakan sebelumnya, medium lebih mirip seperti pengabungan tumblr dan twitter. Sederhana dan minimalis tanpa adanya widget-widget yang terkadang mengalihkan perhatian para pembaca.

Di medium juga bisa mention seperti di twitter. Kalau di wordpress, untuk mention blog teman, kita harus memasukkan link blog teman dengan menautkan Β β€œartikel/post artikelnya blog teman” baru akan ada pemberitahuan external link menuju blog teman blogger tersebut.

Baca juga : Ternyata Migrasi Blog Tak Semudah membaca Artikelnya

Tetapi kalau kita hanya menautkan link berandaΒ  atau homepage, maka tidak ada pemberitahuan berupa external link ke blog teman kita.

Nah di medium ini, cukup dengan memberi tanda β€œ@” kita bisa ketikan nama user yang kita inginkan untuk di mention.

Mudah bukan!.

Fitur ini sangat memungkinkan untuk bisa saling summon antar user seperti di twitter, instagram dan di facebook.
Ada lagi yang menarik, kemarin bang diptra mengomentari artikelku di medium dengan sebuah gambar. Ini jarang banget bukan!. Diwordpress dan blogger sepertinya tidak ada fitur seperti ini. Di wordpress sepertinya bisa, cuma hanya pemilik blog saja yang bisa kirim gambar untuk berkomentar di blognya sendiri.

Tuh bentuk komentar di medium, dan bang diptra mengirim sebuah foto di form komentar blogku

Jadi serasa bikin blog rasa medsos banget.

Jadi bagaimana?

Tertarik dengan medium.com?

Dan menjadi korban provokasi kedua setelah aku, hahahaha πŸ˜€

#Obrolin #Medium
Ainur Irawan

Share This :

59 Replies to “Membuat Blog Baru Lagi di Medium”

  1. Beberapa teman saya juga ada yang pakai medium, kelebihannya memang tampilan nya cenderung minimalis jadi bisa lebih fokus membaca tulisannya ya hahaha

    1. Iseng aja mas, itupun juga isinya reblog doang entar, wkwkwkw

  2. Aku baru sebatas niat kecil kemaren2… πŸ˜…

    1. Ayo buat ayo buat ayo buat

  3. Maaau buat juga ahhh, seru kayaknya πŸ˜„

    1. Ayo buat mbk kunu, buat seru2an aja…
      Tetep yang di wordpress prioritas

  4. Nyaris terhasut. Hehehe..
    Tapi nantilaa mas..
    Wa jg udah tau medium ini dari beberapa bulan yg lalu, Aan Mansyur pake soalnya.. Tapi ya itu, nahan diri.. Wkwkwk..

    1. Hehehe..
      Aku iseng aja sih bikinnya.

    2. Maksdnya terhasut utk buat medium krn baca ulasan mas ttg kelebihannya.. 😬

  5. Hmmm.. Ku tergoda sedikit utk terprovokasi hahahaha

    1. Buat quree..
      Cocok nih buat curjatan receh dg summon beberapa orang dg mudah

    2. Hmmm okeeeee ku tergoda utk membuatnya πŸ˜‚πŸ˜‚

    3. Hehehe, πŸ˜€
      Follow aku yah entar

    4. Wokidoki

  6. Boljug nih. Tapi entar aja dah mas kalo uda rame *eh

    1. Kayaknya tetep gak serame twitter, tapi enaknya bisa conneck sama media sosial kece, macam FB, IG, G+, twitter

    2. Masih baru mas. Cuma saya aja ga greget sama tumblr

  7. blogging semi sosmed, bisa d coba nih

    1. Coba mas… Mudah kok bikinnya πŸ™‚

  8. Saya udah coba beberapa platform blogging… tapi gak tau kenapa lebih nyaman di wp.com bahkan dibandingkan dengan wp.org.

    1. Kok bisa mas…
      Kalau di org kan kita bisa utek2 lebih luasa

    2. iya sih itu kelebihannya dibandingkan yang .com
      Mungkin yang membuat Saya gak nyaman karena server hosting yang Saya pake gak lancar jadi gak nyaman gitu…

    3. Bisa jadi gitu…
      πŸ™‚

    4. pokoknya WP isdebes…

  9. Asik sepertinya. Ada apps nya juga kalo gak salah kan Om?

    1. Iya.. Kata bang dip sih ada

  10. Ini baru pertama kalinya mendengar tentang Medium. Tapi, asik juga untuk dijadikan bahan uji coba.
    Soal pengalaman Mas, saya juga memiliki pengalaman yang sama. Entah ada berapa platform yang sudah dicoba untuk dijadikan ajang untuk menulis. Hanya wordpress inilah yang sejauh ini memberikan respon yang lumayan dan tentunya mudah saya mengerti. Sebelumnya pernah mencoba platform milik Google seperti Blogger dan Google Sites, lalu weebly.
    Terima kasih sudah berbagi tentang Medium.

    1. Sama sama…
      Blogspot kayaknya dibuat untuk ajang bisnis kebanyakan…
      Dan ngedit blognya manual banget..

  11. Iiiih ini sangat tempting! Masa aku baru denger tentang medium dot com iniπŸ˜‚
    Mau menjelajah dulu baru setelah itu biasanya aku terpengaruh untuk bikin. Wkwk

    1. Yeah, bikin mbak…
      terus follow2an juga πŸ˜€

  12. Uhuk hehe. Makasih lhoo bang Ir udah mention aye. Tapi mentionan di WordPressnya ko ga keluar sih.
    Anyway, secara komunitas sih WordPress.com di Indonesia lebih besar daripada Medium, maaf tak ada data yang bisa sampaikan. Semata-mata berdasarkan perkiraan saja.
    Tapi tak menutup kemungkinan nantinya Medium juga akan berkembang di Indonesia.

    1. Yah setidaknya, aku bisa bikin backlink dari medium, hehehe..
      Moga aja aku menemukan passion yang pas untuk nulis di medium

  13. Saya punya akun medium. Cuma gak berguna buat nyari backlink dan trafik. Anggotanya sedikit dan tidak terlalu aktif yg berbahasa indonesia.

    1. Iya juga sih mas, mungkin beberapa tahun lagi mungkin

  14. ilmu baru. baru tau juga kalo ada yg namanya medium. tp sepertinya jga blm ingin buat. ngeri tak terurus seperti blogspot deh πŸ˜€

    1. Hehehehe πŸ˜›

  15. Semenyara aku kebal provokasi mas Ir. Entah kalau dah waktu senggang.. haha

    1. Hahaha…
      Tapi beneran minimalis banget bang, gak ribet, juga menarik lagi.
      #provokasiterus

  16. Wah, sepertinya mas Ir lebih produktif. Kalau saya blm mampu mengelola blog bnyak. Nanti makin pusing….
    Tp share nya menarik. Bg yg suka eksis di dumay, sprtinya situs tsb bs mnjdi pilihan baru atau tantangan tersendiri.
    πŸ‘πŸ‘

    1. Makasih bang..
      Kadang aku juga binggung mau posting apa, terlebih lagi di blogku yang lainnya hehehe πŸ˜€

  17. Nanti ajalah… Kalau wp sudah tidak gratis lagi

  18. Kak, beranda di medium aku itu isinya kok kebanyakan tulisan tulisan berbahasa inggris ya? Dan malah org org yg aku follow tulisannya nggak masuk di beranda…
    langsung bergerak memfollow kak ir

    1. Hahaha.. Aku juga belum sedetil itu..
      Aku cuma folow bang dip aja, dan kebanyakan yang pake medium masih di dominasi orang luar..
      Irang indo masih jarang mengunakan medium

  19. Nanti ajalah… Kalau wp sudah tidak gratis lagi

    1. πŸ˜€

    1. Ok, ditunggu yah, kalau udah login web

  20. Aku sering tertarik bikin blog baru. Tapi selalu kalah. Ingin merawat satu saja πŸ˜ƒ

    1. satu aja bang…
      Poligami itu susah, wkwkwkw
      #apahubungannya πŸ˜€

    2. Waah, abang, isi benaknya poligami terus inii πŸ˜…

    3. Hahahahaha πŸ˜€

  21. medium memang bagus,,, saya juga sudah memakai medium gampang kok menggunakannya,,, hehehe

    1. yuk follow2 an mas

  22. Ayo mas @kepulauanseribujakarta ini ID Profile saya,,, Terima kasih mumpung saya lagi online biar saya langsung add mas Nur hehe πŸ˜€

    1. ok, meluncur

  23. Aku juga mau .. mumpung ada 1 tema blog menarik yang mau kubuat …. Oh iya btw blogger kok rasanya nggak se ‘intim’ wordpress / medium ya komunitas nya, bener gak sih ?

    1. Iya, blogger lebih banyak untuk jualan, afilasi dan bisnis lainnya

  24. Kalau dilihat medium lebih simple, namun tetap nyaman digunakan ya…

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini