Sosok Pahlawan Yang Menjadi Inspirasiku, Kalau Kamu?

Bulan kemarin, aku melewatkan Challenge Oktober di Group Obrolin. Bukan karena aku malas, iyah aku akui beberapa minggu belakangan bahkan 2 bulan ini aku jarang update artikel. Yang biasanya seminggu bisa 5 artikel sekarang malah cuma satu artikel bahkan dua minggu 1 artikel.

Tapi Challenge bulan kemarin memang cukup sulit, Tentang Halloween. Selain aku tidak pandai bercerita apalagi kalau ceritanya tentang hal yang menyeramkan. Tentu hal yang aku ceritakan lebih banyak cerita dan pengalaman yang pernah aku alami, seperti rasanya patah hati, rasanya di gantungin dan ditolak berkali-kali.

Tentu aku mengingat rasa itu dengan nyaman dihati, aku sudah lama berdamai dengan rasa galau seperti itu. Jadi jika aku sering membully kalian yang masih sendiri, ketahuilah aku sedang menyemangatimu dari belakang. karena aku tahu, dibalik bahagiaku sendiri sewaktu dulu, akan lebih menyenangkan saat bahagiaku bersamamu, eaaaaahh….

Ok, back to topic

Tema kali ini tentang β€œSiapa Pahlawanmu”

Hmmm, mungkin aku bisa mengatakan bahwa Orang tuaku adalah pahlawanku. Dan Guru-guru yang mengajariku adalah pembantu pahlawanku, hahahaha :D.

Baca juga : Memaknahi hari Pahlawan : Pahlawan yang tak pernah lelah

Selepas dari orang-orang yang sangat berjasa bagiku, yang membentuk karakterku seperti sekarang, selain tamvan, baik hati, tidak suka membuli, suka menabung dan bersahaja #Halah_lupakan_yang_ini.

Ada satu Pahlawan yang selama ini mengispirasiku dan memotivasiku saat aku tumbuh dari anak ingusan di SMA, menjadi Anak yang tidak begitu banyak ingusnya saat bekerja, dan menjadi pria tamvan yang sudah laku dengan ikatan cinta suci di KUA.

Sosok itu adalah…..
.
.
.

.
Tadaaaaaaa


Yah Seorang Naruto Uzumaki

Kok bisa?

Mungkin memang terlihat aneh dan aku rasa aku memang sedikit aneh karena menganggap si Naruto ini pahlawan yang menyelamatkanku, padahal dia hanya menyelamatkan dunia shinobi dari kehancuran perang dunia shinobi ke 5.

Bahkan ke Indonesiapun, Naruto tidak sanggup melawan pemotongan dan sensor sepihak yang dilakukan oleh pihak televisi. Yang mengakibatkan pemotongan kecil yang merusak alur ceritanya. Hahahaha πŸ˜€

Berikut alasan kenapa aku menganggap Naruto adalah sosok pahlawanku.

Rasa Kesepian Yang Sama


Sewaktu Es Em Pe, aku yang berada di kelas pilihan, kelasnya anak yang hobinya baca dan kebanyakan anak orang berada. Membuatku merasa minder dan lebih sering menyendiri. Hri-hariku tak lebih menyenangkan, hanya saat extra kulikuler dan olaraga saja aku sangat bersemangat mengikuti pelajarannya.

Selain itu, aku juga seorang introvert yang jarang bergaul dirumah, mungkin karena alasan itu membuatku merasa kesepian, serasa ada lubang di hati yang tidak biasa terisi dengan kebahagian yang hakiki. Oke kata terakhir sedikit lebay

Melihat tayangan Naruto pertama kali di televisi, kala itu aku masih kelas 8. Aku sangat memahami apa yang dirasakan Naruto saat itu. Tentang kesepian, kesendirian walaupun secara kenyataan aku tidak kurang apapun perihal perhatian orang tua.

Mungkin aku merasa kesepian dirumah karena kakakku yang harus meninggalkan rumah dan pergi ke pondok untuk sekolah. Dan aku merasa sebal karena tidak diperbolehkan ikut mondok karena aku anak terakhir dan ibuku akan rindu kalau anak kesayangannya harus meninggalkan rumah juga.

Meskipun ditelevisi serial Naruto tidak ditayangkan waktu kelas 3, tapi aku masih mengikuti jalan ceritanya dengan membeli komiknya sesekali.

Baca juga : Karakter Hinata yang pemalu dan menyenangkan

Aku Belajar Tentang Arti Persahabatan

Siapa sih yang tidak tau Naruto, Dia sosok karakter yang mempertaruhkan segalanya untuk teman terdekatnya. Seperti saat harus mengejar Sasuke yang telah dirasuki kegelapan dalam hatinya.

eskipun seluruh dunia shinobi ingin membunuh sasuke yang berstatus Buronan seluruh negara, tapi Naruto tetap percaya kepada Sasuke bahwa dia akan kembali ke desanya.

Di waktu Es Em Ka, Aku mulai membuka hati untuk lebih bergaul dengan orang lain. Aku percaya bahwa β€œperasaan suka, duka, senang dan sakit. Kita bisa berbagi rasa itu dengan sahabat”. Karena alasan itu, aku lebih sering menginap kerumah temanku agar bisa mengisi kekosongan hati itu.

Aku Belajar Bagaimana Mencintai Itu Tidaklah Mudah


Aku pernah menyukai seseorang dan kebetulan sahabat karibku juga mencintainya. Aku merasa mencintai itu tidaklah mudah, bukan perihal bagaimana aku merebutnya atau bagaimana aku mengikhlaskannya. Keduanya mungkin akan berujung dengan pertanyaan yang sama, yaitu bagaimana aku akan menjalani kehidupan setelahnya.

Pasti akan ada rasa canggung jika aku mendapatkan cinta itu, dan pasti aku juga akan terluka jika aku mengikhlaskannya sementara sahabatku bermesraan dengan dia di depanku. Mencintai bukan perihal harus mengatakan secepatnya atau menghilang secara perlahan. Tapi mencintai adalah perihal berdamai antara sahabat dan cinta.

Seperti saat Naruto menyukai Sakura, sementara Sakura mencintai Sasuke yang juga sahabat Naruto. Banyak perselisihan saat itu, aku juga merasa binggung dengan hubungan seperti itu. Dilain sisi, dia adalah sahabatku dan sisi lain aku juga mencintai dia kala itu. Hingga akhirnya kita sama-sama kehilangan dia, hahahaha.

Baca juga : Jika disuruh milih? Karakter anime apa yang mengambarkan dirimu

Hingga Akhirnya Aku Paham Bagaimana Caranya Mengikhlaskan


Disaat Naruto meyadari bahwa cintanya Sakura adalah milik Sasuke, Disaat itulah tujuan Naruto bukan untuk mencari perhatian Sakura lagi, tapi untuk mengembalikan Sasuke kepada Sakura seperti sedia kala.

Aku pernah berkali-kali ditolak seorang wanita, mungkin memang gila harus ditolak oleh wanita yang sama. Tapi aku merasa apa yang aku lakukan adalah benar. Mungkin banyak temanku yang mengatakan β€œkamu bodoh””kamu idiot” dan sebagainya. Aku tak masalah akan hal itu, karena untuk kembali waras, aku harus mendapatkan cinta itu.

Jika kamu yakin dia jodohmu, dan kamu bisa melihat masa depanmu bahagia dengan dia. Disaat itulah, kalian akan melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan dulu. hehehe

Terinspirasi Perihal Pantang Menyerah


Yang aku kagumi dari seorang Naruto adalah semangat pantang menyerahnya. Sewaktu kecil, Naruto adalah Ninja yang tidak punya bakat, bahkan dia sering jadi ejekan teman-temannya. Meskipun begitu, dia tidak putus asa dan terus berlatih agar keberadaannya diakui oleh orang lain.

Berbeda denganku, Aku meniru semangat pantang menyerahnya Naruto disaat sedang mencari cinta. Hahaha..

Prinsipku dulu, selama janur kuning belum melengkung, disaat ada celah, meskipun itu sempit dan bisa melukaiku, akan aku coba untuk menerobosnya. Jika memang pada akhirnya aku terluka, mungkin itu adalah kensekuensi yang harus aku alami.

Baca juga : Karakter penjahat anime yang berubah menjadi baik

Dan ironisnya, memang ada luka yang tak kunjung sembuh disaat kebaradaanku tidak di akuinya. Hiks :’(

Tapi aku percaya, bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sepenuh hati tidak akan pernah membohongi. Jika memang itu gagal, itu akan jadi pelajaran berharga yang akan menguatkan jiwa ragaku. Seperti kata jiraiya sensei

β€œPenolakan membuat seorang pria menjadi kuat, dengan kata lain kau tidak bisa memanggil dirimu seorang pria sejati kecuali kau bisa tertawa dari hal-hal seperti itu. Kegagalan juga menyenangkan, Hidup dengan kepercayaan bahwa cobaan Itu berguna untuk menempa diri sendiri“. Jiraiya Sensei


*Note :

Artikel ini dibuat untuk memeriahkan Obrolin Challenge November dengan tema β€œSiapa Pahlawanmu”. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Cerita ini sengaja dibuat agar bisa menimbulkan senyum dan tawa bersama. Yah tentu untuk membahagiakan kalian semua, semoga kalian tetap sehat dan bahagia. πŸ™‚ πŸ™‚

[AI]

Share This :

17 Replies to “Sosok Pahlawan Yang Menjadi Inspirasiku, Kalau Kamu?”

  1. Wih ikutan ah wkwkπŸ˜‚

  2. Aku udh mau baper eh fiktif ternyata πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘

    1. hahahaha πŸ˜€

  3. Wah..saya kurang ngikutin anime Naruto 😭😭😭

  4. Hiks 😭

  5. Keren ヽ(●´Ρ`●)γƒŽ
    Aku malah blm pernah ikut ini….

    1. ikutan mbak, kan lumayan buat nambah artikel

    2. Iya nih. Saya miskin postingan. Hahah

  6. Narutooooo…😍😍😍😍
    Pahlawan masa remaja ini!! Setuju!
    Agak ironis sih, karena pahlawan kita berasal dari dunia fiktif belaka. Tapi, pengaruhnya sampe dunia nyata.

    1. iya, semua pelajaran bisa di ambil bahkan dari tokoh anime juga

  7. aku sudah baca seriuss, kenapa di belakangnya ‘hanya fiktif belaka’. Ah, tidak, tidak. ini pasti fakta yang difiksikaan.. >.<

    1. bener kok, ini fiktif πŸ˜›

    2. Tepok jidaaat..
      Ga percayaa

    3. hahahah πŸ˜€

  8. Saya termasuk yg ngikutin serial Naruto di tv dan sekali2 baca komiknya, lain waktu dengerin laporan ceritanya dari anak yg jg suka serial ini, kesimpulan setelah mbaca tulisan ini, fakta yg disamarkan ini namanya πŸ˜€

    1. Hahahaha…
      Mbk Ysalma adalah orang kedua yang bilang begitu.. hahaha πŸ˜€

  9. Pahlawan terbaik itu ya Tuhan….
    Ia yang selalu menghibur dikala susah-sedih dan disaat terburuk sekalipun Ia selalu ada menemani ku selalu tuk selamanya.
    Terimakasih inspirasinya.
    Salam santun…..

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini