Ketika Pasangan Bertanya Tentang Hal Yang Tidak Disukai Oleh Kita Akan Dirinya?

Jika pasangan kalian tiba-tiba bertanya tentang hal apa saja yang kalian tidak sukai dari pasanganmu, Apa yang akan kalian jawab?

Ini adalah sebuah dilema yang mungkin akan dialami oleh seorang laki-laki jika pertanyaan semacam itu dilemparkan ke kita-kita.

Akan ada 2 kemungkinan jawaban, yang pertama menjawab dengan sejujur-jujurnya dan yang kedua menjawab dengan kebohongan.

Tentu sebagai pria yang baik itu harus jujur, permasalahannya kejujuran itu lebih banyak paitnya dari pada enaknya. Sedangkan kebohongan meskipun enak dan lepas dari masalah, tapi hanya sesaat. Sebenarnya masalah tersebut akan kembali terulang dan membayang di kemudian hari, dan kita harus berbohong untuk menutupi kebohongan sebelumnya.
Jika di jawab dengan jujur, perlu diketahui bahwa wanita itu terlalu sensitif dengan hal negatif tentang dirinya. Misalkan perihal kata “gendut” dan “jerawatan”.

sayang aku gendutan tidak?
Sumber kaskus

Bagi kita kaum adam, kata gendut dan jerawatan tak ubahnya seperti kata candaan yang lumrah, tapi bagi kaum hawa, itu sebuah hinaan yang dapat menghilangkan rasa percaya diri dan bikin galau setengah mati #oke kata terakhir sedikit melebih-lebihkan.

Baca juga : Kata terlarang yang tidak boleh diucapkan ke wanita

Sama halnya dalam kehidupan rumah tangga, bukan berarti karena sudah menikah, kita bisa bebas begitu saja mengungkapkan ketidaksenangan kita akan suatu hal. Misalnya jika masakannya terlalu asin, rasanya tak pantas jika langsung di muntahkan dan berkata yang bisa menyakitkan hati.

Atau juga disaat istri tanya tentang “yah, aku gendutan nggak sih?” . jika kita jawab jujur “iya mamah sedikit gendut”. Padahal kita sudah menambahkan kata “sedikit”, yang artinya hanya bertambah gendut sekitar 0-10% saja dari ukuran normal. Itupun akan menambah beban pikiran pasangan kita.

Walaupun kita menambahkan embel-embel “meskipun gendutan, ayah loh masih tetap cinta”. Yang namanya wanita tetap lebih menyukai dibilang “seksi dan menarik” dari pada di rayu tapi ada kata “gendut” didalamnya.
Tentu istri kita akan berpikiran “jika aku gendut, entar suami malah melirik yang seksi-seksi”.

Dan pada kenyataanya, lelaki memang tetap suka lihat yang begitu kok, meskipun istrinya secantik dan seseksi sekelas Pevita pearce.

Baca juga : Apa yang harus dikatakan saat melihat wanita cantik di depan mata

Setidaknya, jika istri sudah merasa bahwa dirinya masih cantik dan seksi dimata suaminya, tentu akan membuat rasa nyaman tersendiri baginya.

Sedangkan jika kita bohong tentang suatu keadaan istri, semisal pertanyaan tentang gendut tadi, tentu dengan kebohongan tersebut istri akan lebih senang. Tapi perlu diingat, kebohongan itu semcam bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Seandainya jika kita berbohong bahwa istri sudah terlihat seksi dan semakin cantik, padahal kenyataanya memang sedikit lebih gendut dari biasanya. Istri akan senang dengan kebohongan kita, dan pertanyaannya juga kan selesai begitu saja.

Tapi, kebohongan akan jadi bom waktu, suatu saat kita tidak sengaja mengucapkan suatu hal yang bisa bom kebohongan itu meledak. Semisal “ma, yuk olaraga, biar mama makin seksi?”. Maka istri akan melotot kearah kita dan berkata “Jadi selama ini aku tidak seksi, berarti ayah bohong kemarin berkata bahwa aku seksi dan cantik, huft”. Banting pintu kamar dan berkata “Ayah tidur diluar nanti malam, jatah ayah satu bulan lagi”. Hahahaha 😀

Baca juga : Berbohong itu dosa, tapi berbohong juga kadang diperlukan

***

sayang aku gendutan tidak?
meme cewek dibilang gendut – sumber brilio.net

Nah dari berbagai contoh diatas, kehidupan rumah tangga itu lebih drama dan dilematis juga, bahkan melebihi yang masih pacaran. Kalau pacaran mah, disaat marahan, paling maksimal cuma putus. Kalau putus yah cari lagi, lah wong stock pacar masih segudang kan, wkwkwkw.

Tapi kalau marahnya istri, paling minim itu lempar piring, lempar panci dan maksimal “ayah tidur diluar selama sebulan!”. Itulah yang paling dilematis, jika tidur diluar sampai sebulan, bayangkan bagimana galaunya seorang suami tanpa belaian istri sebulan, hahaha.

Baca juga : Yuk pahami marahnya wanita, agar bisa berbahagia bersama

Pertanyaan semacam itu juga dipertanyakan oleh istriku kemarin. Tapi bukan pertanyaan tentang gendut dan jerawatan, karena istriku sendiri juga susah untuk gendut dan kulitnya juga tidak mudah berjerawat meskipun tanpa memakai sabun muka anti acne serum sekalipun.

Pertanyaanya adalah “ Hal apa yang paling tidak disukai dari diriku? (Bukan fisik)”

Pertanyaan penuh dilema. Aku tidak bisa berbohong karena aku bukan pembohong yang baik. Aku sering ketahuan kalau berbohong, karena setiap berbohong anuku hidungku memanjang seperti pinokio, hahaha.
Aku juga tidak bisa berkata jujur, karena aku pasti akan menyakitinya. Meskipun dia bilang tidak akan marah atau semacamnya, tapi tetap saja jawabanku akan membuat dia kepikiran akan suatu hal.

Misalnya jika aku jawab “cerewet” (ini misal loh yah, bukan yang sebenarnya), kebanyakan cewek memang cerewet, dan aku yakin cerewet itu ada baiknya dan ada juga buruknya.

Istri cerewet itu juga perlu, misalnya tentang perekonomian keluarga. Istri yang baik harus cerewet dengan pengeluaran yang membengkak, jadi untuk mengantisipasinya, istri harus rela bercerewet ria disaat anaknya sedikit-sedikit minta uang, juga ayahnya yang terkadang membeli barang yang tak sesuai kebutuhan.

Baca juga : Laki-laki terlalu baik, dan wanita situkang protes

Tapi dengan kita mengatakan hal yang tak disukai kita sebagai suami semacam “cerewet”. Tentu sebagai istri yang baik, dia akan berpikir keras agar suaminya senang dengan menghilangkan sifat cerewetnya.

Tau tidak, menghilangkan karakter atau  sifat, itu tak semudah membalikkan kraby patty di penggorengan. Tak semua orang bisa melakukannya apalagi sudah menjadi kebiasaan dari sejak kecil.

Karena istri berusaha untuk menghilangkan sifat itu, dia akan berusaha keras meskipun itu bertolak belakang dengan kemauan dirinya. Dan bisa jadi jika terus seperti itu, dapat menimbulkan stress berlebih yang suatu saat bisa meledak dengan sendirinya.

Tau tidak bagaimana jika stress itu menumpuk dan tidak bisa tertahan lagi. Kemarahannya bisa sampai level PMS akut. Jika saat PMS biasanya wanita lebih sering marah dan mudah tersinggung, nah jika pas stress berlebih seperti ini, kesalahan sekecil apapun, akan berakibat fatal.

Ingat, wanita itu pengingat history nomer wahid. Jika kesalahan kita kecil, disaat dia marah, dia akan membeberkan kesalahan kita yang berada di satu, dua, tiga bahkan 10 tahun yang lalu. Luar biasa bukan….

***

Akhirnya, aku memutuskan dengan jawabanku sendiri. Tidak berbohong maupun tidak mengatakan yang sejujurnya.

Kok bisa? Trus apa jawabannya…?

Aku tidak mempunyai jawaban sebenarnya, jadi aku tidak ingin berbohong, juga tidak bisa berkata jujur, karena pada kenyatannya aku tidak tahu apa yang tidak aku sukai dari istri.

Jadi untuk keluar dari moment seperti itu, aku berbicara keluar topik dari pertanyaan itu.

Yah, apa yang paling kamu tidak sukai dari aku?, Kenapa dulu ayah tiba-tiba mau menikahiku?” tanya istri
Aku diam sejenak, bahkan aku berharap dia tidak menunggu jawabanku sembari aku diam dan mengelus-elus anakku yang mau tidur. Beberapa saat kemudian, kembali dia minta jawaban kepadaku.

Aku menjawabnya dengan senyuman yang paling manis “Karena aku melihat Tuhan dalam dirimu”. Jangan bayangkan senyumanku yang paling manis itu seperti apa, tapi coba terka apa maksud dari jawabanku semacam itu.

Tentu istriku juga mengerutkan dahinya atas jawaban yang aku berikan, Lah wong aku sendiri juga tidak paham yang aku bicarakan, hahahaha.

Intinya disaat dia bertanya apa maksud dari perkataanku itu, akhinya aku memulai sebuah cerita.

Telling Story : Sepenggal kalimat itu, aku unduh dari sebuah lagu “Tujh mein rab dikhta hai “ dari film berjudul “Rab ne bana di jodi”. Dalam lirik tersebut mengatakan “Karena aku melihat Tuhan dalam dirimu, apa yang harus aku perbuat kawan”.

Ini adalah salah satu film india paling berkesan dalam hidupku. Bukan berarti aku menyukai film india loh, hanya saja filmnya shahrukh khan yang satu ini, saat pertama kali melihatnya, aku begitu terbawa dalam alur ceritanya. Kisah ini seperti aku banget gitu loh, hahaha
Meneruskan cerita tentang film…..

Nah, dengan panjang kali lebar aku bercerita topik lain dengan membahas film india tersebut, pertanyaan dilematis tersebut akhinya kandas juga, hahaha 😛

Nah kalau menurut kalian, jika pertanyaan macam itu muncul lagi, apa yang harus aku jawab? Jangan sungkan membagikan di kolom komentar yah, biar aku terbantu saat menghadapi pertanyaan semacam itu lagi. Terima kasih.

[AI]

Share This :

25 Replies to “Ketika Pasangan Bertanya Tentang Hal Yang Tidak Disukai Oleh Kita Akan Dirinya?”

  1. wanita itu pengingat history nomer wahid. 
    Iyaaaa benerr bangeetsss mas nur 😂😂😂
    Iih sama aku jga suka bgt rab ne bana di jodi.
    Liriknya pas menemani galauu heuheuu~

    1. Hehehe.. 🙂
      itu film india terfavorit selain my name is khan

    2. Sama aku juga suka film itu. Yang bikin ingat sama kata kata di filmnya itu sih. “Aku melihat tuhan dalam dirimu” 🙂

    3. pertama lihat film itu, nangis tidak?

    4. Nonton berkali kalipun masi tetep nangis . Padahal suda tau alurnya. Entah kenapa Wkwkwk

    5. hahahaha, aku cuma di pertama aja, sedkit terbawa, tapi kalau sekarang sudah tidak sih, tapi tetep suka
      lagunya juga suka

    6. :””) kalimat romantis

  2. Haha…Itu jawaban diplomatis kyaknya mas.
    Klau ditanya lg, bilang apa adanya aja ah, trus…tnya balik k dia dg pertanyaan yg sama, liat reaksinya….

    1. Wah, amazing….
      makasih mas, dapet solusi yang pas nih 🙂

  3. diplomatis jawabannya wkwk.
    Sebelum ditanya makanya tegur deluan bang, dek, kalau makan porsinya dikecilin lah ya, abang lihat kamu agak gendutan. Tapi tetap cantik kok

    1. Hahahaha…
      tapi istriku gak bisa gendut kok, wkwkwkw
      gendutnya pas hamil doang

  4. Balik tanya aja biar persoalan tambah serius : Kok tiba-tiba tanya begitu, kenapa?
    Bingung sendiri deh… Yaaaaaaaaaa…

    1. iya mas, entar aku coba kayak gitu kalau ditanya lagi

  5. Perempuan itu mudah memaafkan, tetapi sulit melupakan. Sementara lelaki itu sulit memaafkan tapi mudah sekali melupakan.
    Jadi itulah kenapa wanita pengingat history 😅

    1. aku mudah kok memaafkan dan melupakan, hahaha

    2. Hahaha. Syukurlaah

  6. Rumah tangga memang penuh drama ya mas. 😂

    1. iya mas, lebih rumit dari drama korea, hahaha

  7. Post yang sangat penting karena bisa menyangkut mood pasangan selama berminggu-minggu.

  8. […] ini kelanjutan artikel kemarin “Ketika pasangan bertanya tentang hal yang tidak disukai oleh kita akan dirinya?”. Masih melanjutkan sesi pertanyaan dilematis yang di lontarkan oleh […]

  9. Belum pernah mengalami, jadi belum memikirkan jawaban seperti apa yang akan diberikan. Tapi lewat post ini, ada bekal yang aku siapin kalau nanti menikah dan ditanya begini. Hehehe

    1. hahaha, ini curhatan doang mas, jangan dibuat patokan, wkwkwkw

    2. Ha-ha-ha…

  10. Huahaha, baca ini jadi keingetan juga. Waktu nanya kenapa bb makin hari makin naik. Terus dia nyeletuk mungkin keceplosan, katanya; gimana enggak gendut, kerjaannya nonton drakor sama ngemil sampe subuh. Wkwkwkw. Jahad😂😂

    Seriusaan lho sensitif bgt klo menyinggung soal BB sama cewek. Perkara nya jadi panjang, kaya aku sama dia. Debatnya sampai subuh juga wkwkw.

    1. Hahahaha, sampai segitunya, wkkwkwkw

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini