Memutuskan Untuk Tetap Menulis

menulia-kembali

Ternyata libur 2 minggu membuatku sangat tidak produktif sama sekali. Bukan tentang keuangan yang ingin aku bahas, tapi tentang produktif dalam hal menulis.

Aku yang mempunyai dua blog dan ikut andil dalam mengisi artikel disalah satu blog (jadi total 3 blog). Dengan liburan kali ini, aku akhirnya tidak bisa mengisi artikel di ketiga blog tersebut. Tentu saja biasanya aku menulis mengunakan komputer kantor dan sekarang aku tidak mempunyai media sama sekali.

Beberapa bulan yang lalu ketika handphone masih sembuh, disaat aku libur kerja sabtu dan minggu, aku masih tetap bisa mengusahakan konsistensiku dalam menulis dengan mengunakan handphoneku saat libur kerja. Tapi kali ini, sudah libur kerja, handphone tidak punya. Akhirnya yah begini, vakum di ketiga blog.
Aku senang disaat libur kerja seperti ini, berarti banyak waktu yang bisa aku habiskan bersama keluarga. Dari antar jemput anak tiap hari, melihat mereka bermain, ataupun banyak waktu yang bisa aku gunakan untuk bercengkrama dan saling menggoda dengan istri.

Baca juga : Kaulah bahagiaku yang sebenarnya

Tapi, aku merasa kesenanganku seperti tidak lengkap. Aku merasa ada yang kurang, hari-hari yang biasa aku jalani dengan bekerja, tiba-tiba aku hanya diam dirumah. Biasanya aku berkeringat karena sering mengerakkan tubuh di tempat kerja, sekarang lebih banyak tiduran di kamar ataupun duduk sambil menjaga anak-anak bermain.

Apalagi disaat bekerja aku sering memikirkan artikel yang ingin aku buat, sekarang disaat perasaan seperti itu muncul, aku tidak mempunyai media untuk menulisnya.
Bagiku, menulis di blog sudah bukan sebuah hobi lagi, tapi seperti sudah hal yang harus aku buat meskipun tidak setiap hari. Aku suka menulis, meskipun aku tidak bisa membandingkan rasa suka ini seperti aku menyukaimu.

Hingga akhirnya aku memutuskan “Aku ingin menulis

Aku mempunyai sebuah notebook, sisa-sisa dari perjuanganku dengan istri untuk mengerjakan skripsi dan makalah-makalan lainnya saat kuliah dulu.

Bukannya yang kuliah itu istri? Kenapa aku ikut berjuang juga?

Nah itulah enaknya menikah ditengah-tengah masa kuliah, kalian bisa memiliki dua kepala disaat mengerjakan tugas kuliah. Hahahaha 😀

Dengan usia notebook yang cukup tua (lebih tua notebook tersebut ketimbang usia pernikahan kita), Baterainya udah tidak bisa menyimpan daya (jadi harus selalu nancap dengan listrik), keyboardnya juga tidak aku aktifkan karena bermasalah (jadi mengunakan keyboard usb), dan terakhir harddisknya bad sector pula. Akhinya sudah 3 tahun ini notebook tersebut menganggur didalam lemari.

Aku ingin memperbaiki notebook ini agar aku bisa menulis saat berada dirumah. Aku bisa lebih konsisten menulis dan memperbanyak konten ketiga blog yang aku urusi.

Dan disaat itu aku memutuskan untuk menunda membeli handphone dan mempergunakan uang simpananku untuk memperbaiki harddisk yang rusak.

Aku menyadari meskipun aku sudah beberapa bulan tidak memiliki smartphone, aku enjoy saja menjalani kehidupan sehari-hari. Meskipun aku lebih sering ketinggalan berita karena tidak aktif di group ataupun media sosial lainnya, tapi itu bukan sebuah masalah bagiku.

Berbeda disaat aku tidak bisa menulis dalam seminggu ini, rasanya ada yang aneh, Aku seperti bukan menjadi diriku.

Dan dengan terbitnya tulisan ini, berarti ini adalah tulisan pertama aku mengetik mengunakan notebook ini. Semoga dengan sembuhnya notebook ini, aku lebih aktif menulis baik dirumah mamupun di tempat kerja.

Dan terakhir, bagi warga Obrolin, rasanya ingin sekali aku bisa bergabung kembali dengan kalian di group, tapi mungkin tetap tidak mengurangi kesenangan disaat bisa menulis kembali di blog ini.

Karena pada dasarnya kita adalah seorang blogger, dan melalui blogger inilah kita seharusnya bisa berkomunikasi dengan baik.

Keep Write And Be Happy 🙂

[AI]

Share This :

17 Replies to “Memutuskan Untuk Tetap Menulis”

  1. Banyak juga yaaaa….
    Sampai 3 blog wiiiii.
    Semangat Nur. Nanti kebeli semuanya dan bisa terus nulis.
    Publisher adsense kan? *harus nulis dong. Hehhe

    1. ah itu cuma keisengan aja mbak, yang penting berusaha dulu..

  2. Problemnya sama om. Ga ada lappie. Mau beli kompie ruangan terbatas. Anak juga lagi liar-liarnya 😅 khawatir kesetrum

  3. Yeaah. Alhamdulillah notebooknya sembuuh. Salam kenal notebookny Mas Nur. Siapa namanya? 😎😀

    1. aku gak menamai robot, hahahaha

    2. Hahaha.

  4. Tetap semangat masss… aku malah udah 7 bulan vakum ngeblog… baru ini aktif ngeblog lagi.. hhehe

  5. Cieee.. aku malah ga produktif jika sibuk

  6. Hm, selamat ya untuk notebook nya 😉
    Btw, produktif bnget ya kang

  7. Rasa ingin menulis bisa menyembuhkan notebook yg dianggurin lama, dahsyat itu cinta nulisnya 🙂

    1. hahahaha 😀

  8. Sy mlah blm move on dr hiatus…🙈
    Bguslah klau udah ada notebooknya, jd bs lbih produktif lg jd bloger.
    Keep writing, mas

    1. hehehe, iya mas, rasanya gak enak kalau gak nulis itu, huhuhuh

  9. Haha, sama, mas nur. Produktivitas sy merosot akhir-akhir ini. Kayaknya saya harus mengikuti jejak sampean. Mulai berusaha menulis lagi

    1. Semangat. Mas… 🙂

  10. Semangat ngerjain tugas kuliah sambil membina keluarganya, mas.
    Salam dari sesama suami 🙂

    1. Sayangnya aku nggak kulia kok mas 🙂 hehehe

Tinggalkan Balasan ke bangharlen Batalkan balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.