Merubah Kata Ganti Aku Menjadi Saya Di Blog Ini

Menganti kata aku menajdi saya

 

Sekilas judul ini sama isinya dengan artikel yang ditulis Febri di blognya dengan judul “Menganti Gue Dengan Saya”. Jika dibilang ikut-ikutan, memang iya. Hahahaha

Sebenarnya saya sudah mengganti kata ganti “Aku dengan Saya” sudah di tiga artikel sebelumnya, mungkin banyak yang belum sadar akan perubahan tersebut.

Inginnya sih tanpa ada pemberitahuan, cuma lihat Febri kemarin, ini semacam ide tambahan untuk ngebanyakin postingan sampah di blog ini.

Sejak awal memulai blog, saya sudah mengunakan bahasa baku dengan mengunakan kata “Saya dan Anda” dalam setiap artikel yang saya publish.

Namun selama satu bulan dan sering komunikasi dengan blogwalking ke blog teman, saya tertarik dengan gaya bahasa mereka, terutama gaya bahasanya Febri ini yang pake “Gue, Loe, Gue, Loe”.

Mau ikutan mengunakan bahasa seperti itu, itu sama aja saya merubah diri sendiri menjadi orang lain. Karena di Jawa Timur kata “Gue, Loe” itu terlihat lebih kampungan dan norak juga.

Mending mengunakan panggilan Suroboyan dengan panggilan “C*K” atau “A*U” hahahaha.

Awalnya saya membuat blog ini dengan bahasan yang lumayan bermanfaat. Saya mencoba mengabungkan antara pengalaman yang saya alami dengan pembahasan religi, ataupun tip-tip yang menarik yang bisa diaplikasikan di kehidupan nyata.

Namun visi blog ini sudah melenceng jauh dari awal,  saya sudah terlampau nyaman dengan mengisi konten ini dengan curhatan dan cerita receh. Bahkan yang awalnya saya mengunakan riset keyword segala dan menentukan judul yang menarik, kini sudah tidak lagi.

Akhirnya saya mengunakan kata “ Aku dan Kamu “ biar terlihat seperti anak muda gitu, dan memang aku masih muda kok, setidaknya masih belum sampai di angka 30 untuk usiaku.  Dan sejak itu saya mulai nyaman dengan bahasa seperti itu
Terus kenapa sekarang dirubah lagi?

Katanya, gaya menulis akan berubah seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya sifat manusia saja yang bisa men-dewasa, namun tulisan juga bisa dewasa kemudian menikah #Eh hahaha.

Sejak memiliki blog lain di platform sebelah, saya sudah terbiasa dengan mengunakan kata “saya” dalam penulisan tersebut. Jadi saat menulis di sini, saya sering typo antara kata aku dan saya. Jadi dalam artikel itu terdapat perpaduan antara aku dan saya. Dan hal ini membuat tulisan yang saya buat jadi terlihat “labil”.

Karena hal itu, sering sekali aku mengecek kembali tulisan di word dengan bantuan tool find atau replace. Jadi sekalian ngecek dan merubah otomatis kata saya menjadi aku seperti gaya penulisan di blog ini.

Dan kali ini saya sudah memutuskan untuk merubah kata “Aku” menjadi “Saya”. Agar blog terlihat lebih dewasa (seperti orangnya) dan lebih terlihat profesional juga.

[AI]

Share This :

31 Replies to “Merubah Kata Ganti Aku Menjadi Saya Di Blog Ini”

  1. Semangat!
    Memang lebih enak di baca kalau menggunakan kata “saya” dibandingkan ‘aku’. Alasan profesional juga saya rasa sah-sah saja.

    1. Makasih, hehehe 😀

    2. 👍👍👍

  2. saya selalu menggunakan saya, udah jadi kebiasaan

  3. ehh ..😂😂

  4. Haha…bisa sy pahami maksud mas Ir. Klau sy sih, di blog sy utk kata ganti org prtma tunggal sy ttp pkai kata aku dan sy. Klau sy pakai ‘aku’ d satu pos, maka sampai klar sy pakai ‘aku’, bgtu pun utk kita ‘saya’. Tp utk kata ‘gue atau loe’, sy gak mau pakai di blog sy, sy hanya membatasi pd kata ‘saya’ dan ‘aku’ aj..
    Tp kdang, klau mau berubah itu gak gampang emang ya, betul gak mas?
    Coba cek alinea tulisan mas Ir di atas, satu alinea sblum alinea terakhir…😀😀😂

    1. Hahahaha, iya..
      mas desfortin benar-benar teliti 👍👍👍

    2. Ok, gpp tinggal dimutakhir kan..
      Lanjut dg keputusannya mas..

  5. Kalo saya lebih seneng make “saya”, soalnya saya juga agak kaku orangnya. Jadi lebih segan pake saya meski kesannya formal banget,
    Tapi kadang juga make kata “aku” kalo di puisi

    1. Awalnya juga kayak gitu mas, aku menganggap kaku banget sih pake “saya”
      namun saat punya blog sebelah, aku baru sadar, pakai “saya” lebih menghargai pembacanya

  6. Aseek, dewasa seperti orangnya 😏😏

    1. #NggakBolehProtes

  7. Aku pake kata “gue” pas lagi pertama” ngepost di blog. Soalnya dulu sering baca bukunya Raditya Dika. Jadi kayak terpengaruh.
    Lalu seiring berjalannya waktu (usia) saya sadar, bahwa menulis dengan benar itu perlu, sekarang masih belajar menulis dengan baik wkwk

    1. “berjalannya waktu (usia) ” hahahaha 😀
      yuk semangat nulis dengan benar

  8. aku tergantung kategori tulisan hahaha, kalo lg ninggalin jejak (komen) jg tergantung ngomong sm yg tuir apa yg muda belia ehehehe 😀

    1. kalau sama aku, pake kata apa?

  9. Sebenernya klo nulis enakan pakai saya, lebih banyak kalimat yang lebih nyambung dan kena klo menggunakan kata saya dari pada aku #menurut pendapatku ini ✌
    Tapi berhubung aku masih muda dan ceria, masih mau berthan pakai aku aja 😛

    1. Setuju untuk itu…
      dan aku juga masih muda

  10. Gue ngakak pas baca bagian yang ini bang 😂 namun tulisan juga bisa dewasa kemudian menikah #Eh hahaha.

  11. saya tergantung mood sih *kok jd memang terlihat labil yaa 😀 *
    Kalau lagi agak serius, saya. Kalau lagi membahas ingin hidup tiga purnama lagi, aku :mrgreen: Kalau lagi ga jelas, suka kecampur.

    1. Hahahaha “Hidup tiga purnama” wkwkwkw
      yang penting tetap konsisten aja mbak, itu yang penting

  12. “Saya bingung kok aku begini”

  13. Karena saya adalah aku. Jadi gak nih saya dipakai?

    1. Bukannya Aku itu Saya bang… Mana nih yang bener? hahaha

  14. Yups….
    Semuanya tergantung selera sih teman…
    Salam santun….

  15. kalo di blogku, kata ganti “anda” menjadi “kamu”. biar lebih akrab hehe

  16. Uwahahahahaa sama juga ternyataaaaa kaaan wgwgw mosting apa saja yang tidak terlalu penting berguna juga kan wgwgw 😀
    Naaah, nyaman dan enak pake sayaa niiih 😀

  17. saya malah jarang menggunakan kata saya dalam blog saya, saya dalam blog saya, saya ganti dengan nama blog saya. jadi kalau saya berpendapat dalam tulisan maka saya tulis menurut pontren dot com bla bla bal. begitu deh saya kalo di blog.

    1. I see 🙂

  18. Iya menurut saya, kata ganti “Aku” cocok di puisi… pengalaman yang berkaitan dengan persaan
    . Kalo artijel umum… cocok di kaya ganti” saya” karena terlihat lebih fokus ke objek pembicaraan dari pada penulis artikel

    1. Iya, terima kasih atas masukannya..
      saya jadi ingin sedikit lebih profesional juga, hahaha

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.