Mau Cari Jodoh Lewat Sosmed? Pahami Beberapa Hal Ini Agar Tidak Salah Pilih

Dengan semakin berkembangnya teknologi di zaman sekarang, masyarakat dengan sangat mudah menemukan informasi dan membangun relasi dari jaringan internet. Bahkan perdagangan yang biasanya dilakukan dengan tatap muka antara pembeli dan penjual di pasar atau di toko. Kini perdagangan cukup mengunakan ijab jual beli melalui internet saja sudah deal, meskipun tanpa harus tau wajah pembeli dan penjual secara langsung.

Terlebih dengan adanya fitur media sosial seperti facebook atau instagram,Β  masyarakat bisa menjalin pertemanan dan menjalin bisnis dengan sangat mudah. Lengkapnya layanan di sosial media dari informasi kontak, profil dan chat memungkinkan terjalinnya relasi dan pertemanan dengan sangat baik.

Media sosial tidak hanya untuk menjalin pertemanan, media curhat dan promosi dagangan saja. Media sosial juga cukup ampuh dan diminati banyak jomblo untuk mencari dan mengaet pasangan loh?

Memang selama ini mencari pasangan lewat jalur media sosial (online) dinilai terlalu beresiko dan berbahaya. Tentu saja stigma ini bukan hanya isapan jempol belaka. Banyak bukti yang menjelaskan akan bahayanya media sosial mulai dari penipuan, perdagangan manusia, hingga kasus pemerkosaan yang bermula dari percakapan media sosial.

Namun banyak juga pasangan yang cukup sukses berujung sebuah pernikahan yang dimulai dengan perkenalan via media sosial.

Nah bagi kalian yang ingin mencari pasangan via media sosial, kalian harus hati-hati dalam memilih agar tidak salah pilih. Berikut tips bagi yang ingin mencari pasangan hidup melalui media sosial ini.

1. Carilah Pasangan Yang Membuat Kamu Tertarik Padanya

Sumber gambar by Stocksnap.io

Rasa tertarik pada dasarnya dimulai dari ketertarikan atau kesukaan secara fisik. Maka carilah pasangan yang membuat kamu merasa tertarik padanya. Sebab kalau dari awal sudah tidak tertarik, mengapa harus repot-repot untuk mengenalnya lebih dalam.

Tapi kan bisa saja, cinta tumbuh setelah seringnya pertemuan?

Tentu saja, namun itu untuk teman dunia nyata. Jika untuk memulai hubungan di dunia maya, akan lebih baik jika kita sudah tertarik sejak awal melihat album foto atau foto profilnya.

Namun perlu di ingat bahwa foto profil tak menjamin fisik aslinya, bisa saja itu pemalsuan. Banyak aplikasi yang membuat seorang yang biasa saja secara face, jadi terlihat luar biasa selayak habis dari salon selebritis.

Agar kita tidak tertipu foto profilnya, tentu kita harus cari info seperti apa dia lebih dalam. Foto Profil bisa saja menipu, namun tidak untuk album fotonya.

Misalnya pada media sosial facebook. Terkadang beberapa teman facebooknya akan berbagi foto tentang si dia dengan melakukan tag atau penandaan saat ada foto dia di album temannya. Foto-foto seperti itu tentu lebih orisinil ketimbang foto profil bukan?

Baca juga : Point penting Bagi pria Saat Pedekate Dengan Wanita

2. Carilah Informasi Tentang Tempat Kediamannya

Usahakan carilah calon pasangan yang sekiranya kita tidak keberatan dalam ongkos saat memutuskan untuk bertemu dengannya.

Jika kita mengetahui si dia berada tidak jauh dari lokasi kita berada, kesempatan untuk berdekatan dengan si dia terbuka lebih besar dari pada jika dia bertempat tinggal jauh dari lokasi kita berada.

Percayalah long distance dalam hubungan itu berat. Jangankan bagi mereka yang baru mulai menjalin hubungan, yang sudah saling mencintai saja bisa terpisah karena susahnya menjalin hubungan jarak jauh.

Benar kata dilan, bahwa rindu itu berat, apalagi jika jarak dan waktu ingin bertemu tak kunjung memberi sebuah kesempatan untuk menyatu.

Jadi untuk mengetahui kontak dan kediamannya, kita bisa lihat dari teman dekatnya, dari foto-foto yang menunjukkan di mana dia berada dan lain sebagainya.

3. Melihat Karakter Calon Pasangan Dari Cara Membuat Status Dan Berkomentar

Di zaman sekarang, meneliti karakter seseorang itu bisa dilihat dari bagaimana seseorang tersebut membuat status di media sosial atau dari cara mereka berkomentar.

Anggap saja jika seseorang sering mengumpat dan mengeluh di media sosial, bagaimana pendapat kalian tentang hal tersebut?

Kalau menurut saya, jika melihat seseorang dengan membuat status seperti itu, sering menuliskan kata kasar di media sosial, maka saya akan memutuskan untuk tidak stalking dia lebih dalam, biarpun foto profilnya menarik dan mengundang.

Bukan berarti yang sering membuat status keren dengan kata-kata dan gambar yang inspiratif berarti orang itu layak untuk di kepoin lebih dalam. Kan bisa saja kata-kata itu hasil copas dari orang lain, atau bisa saja itu untuk meningkatkan image yang baik.

Kalau saya sendiri, lebih memilih orang yang jarang update status, sekalipun dia membuat status, isinya tentang hal yang bermanfaat untuk orang lain, seperti event menarik dan share hal yang bermanfaat.

Dunia maya itu semacam mempromosikan produk, banyak yang melebih-lebihkan produknya agar laku di pasaran. Dari berbicara yang baik-baik, membuat foto yang menarik dan lain sebagainya. Nah jika dalam dunia maya saja dia sudah menjatuhkan harga dirinya, bagaimana dengan kehidupan nyatanya?

4. Jangan Terlalu Kecewa Dengan Sebuah Pertemuan

Sumber gambar dari Pexels.com

Jika dirasa sudah memenuhi standart, bolehlah kita mengajak untuk bertemu di dunia nyata. Namun jangan terlalu kecewa dengan ekspektasi awal tentang dia saat bertemu nanti.

Dunia maya memang semacam memilih barang dalam karung. Anggap saja kita memilih barang di jual beli online dengan lihat gambar dan promo yang menarik, kita sudah melihat gambar produk dan baca diskripsi produknya dengan seksama, hingga akhirnya kita membeli barang tersebut.

Namun sesampai di rumah, barang tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi awal kita. Entah ukurannya yang jauh lebih kecil maupun bahan produknya yang tidak sesuai dengan bayangan kita. Pernah merasakan hal demikian?

Pertemuan di dunia maya juga begitu, akan ada kekecewaan saat bertemu dengannya. Namun setidaknya itu jauh lebih baik dari pada pengalaman blind date saya sewaktu dulu yang hanya mengandalkan sms dan telepon tanpa mengetahui wajahnya.

Baca juga : Mengapa Harus Takut Dengan Jatuh Cinta

5. Ingatlah, Menjaga Silaturohmi Itu Penting

Seandainya pertemuan kalian berdua tidak menemukan titik temu yang berujung dengan hubungan yang lebih serius, maka akan ada baiknya untuk tetap menjaga silaturokhmi ini tetap terjalin.

Jangan hanya karena kecewa dengan pertemuan, kita tidak pernah menghubungi dia lagi bahkan sampai blokir dia di media social. Salah dia apa coba? Memutuskan tali silaturokhmi itu tidak baik.

Kan bisa saja jodoh itu

Bagaimana kalau dia tetap menyukai kita dan terus memaksa untuk dekat dengan kita?

Jujurlah dengan perasaan kalian, ungkapkanlah kepada dia meskipun itu juga akan membuat dia terluka. Beri dia alasan kenapa kita tidak bisa menerimanya dan teruslah untuk menyapa dia sebagai teman.


Bagaimana? Berminat untuk cari jodoh melalui media social?

Kalau menurut kalian, ada poin lain tidak, dalam mencari pasangan melalui media social? Kalian bisa share di kolom komentar untuk bisa saling berbagi pengalaman.

[AI]

Share This :

26 Replies to “Mau Cari Jodoh Lewat Sosmed? Pahami Beberapa Hal Ini Agar Tidak Salah Pilih”

  1. Hmmm piye ya, q ga ada pengalaman je. 😁.

    Mnurutku mnding cari jodoh dr dunia nyata sajalah, kl dunia maya lbh bnyk resikonya mas, dan ribet 😁

    1. Iya..memang ada resiko..
      Tapi kadang jodoh itu unik..
      Kayak teman sesama bligger juga ketemu lewat blog kan πŸ™‚

    2. hihi iya. Ada contohnya jg yg sampe nikah ya mas, kyk mas Slamet sm mbak Rifa. πŸ˜€

      Hehe, iya mas Nur, ada seru2nya jg kl tmnan lwat blog, tp kl nikah…ga tahu deh. Biarkan jd rahasia Allah saja. 😁

    3. Ini aku baru tau soal rifa sama bang slamet.
      Yang aku cuma tia sama alung itu saja..
      Trus alif febri sama siapa lupa aku?

    4. Iya mas Nur, mbak Rifa sm mas Slamet baru kmrin nikahnya.

      Wuah bnyak jg trnyata ya mas Nur. 😁

    5. Alhamdulillah.. Seneng dengernya πŸ™‚

  2. liat dari statusnya, kalau tulisnya pake 4qu [email protected] [email protected] celamanya jangan mau! haha

    1. Kenapa rin?
      janji palsunya Alayers yah, wkwkwkw πŸ˜›

  3. hati-hati dengan penipu yang mengaku mendapat harta karun, tetapi untuk mencairkannya perlu sejumlah uang dan ingin meminjam kepada anda. Yang seperti ini langsung saja abaikan.

  4. Kalau dari wordpress, namanya daru sosmed juga ga? Haha

    1. Anggap saja gitu πŸ™‚

  5. Liat dari komennya, kalau suka ngegombal dimana-mana, jangan mau! Gt ya Mas Nur πŸ™ŠπŸ˜…

    1. Hahahaha…
      bisa jadi, πŸ™‚

  6. Secara online maupun real life, hanya beda media saja ya mas. Sama-sama perlu ketelitian supaya ndak tertipu janji palsu. Tapi untuk yang dapat jodoh dari online memang perlu double teliti lagi biar gak kemakan janji ludah murah dari oknum hehehe.

    1. iyah, apapun medianya tetep harus hati-hati πŸ™‚

  7. Tips yang bermanfaat. Ini saya banget, saya berjodoh dengan istri tercinta bermula dari facebook.

    Kisahnya perjalanan nya pun cukup unik menurut saya. Mulai dari awal perkenalan. Mengungkapkan cinta kewat inbox yg terkesan mainΒ². Terus komitmen untuk saling merelakan, jika setelah pertemuan ada salah satu dari kami yang tak cocok.

    Pertemuan pertama yg dramatis, karena saya harus mengalami kecelakaan dua kali. Bahkan kecelakaan kedua sangat parah sampai motor ku hancur.

    Menjalani LDR selama 2 tahun, setelah pertemuan. Sampai pada akhirnya kini menjadi sepasang suami istri dan memiliki seorang anak gadis yg cantik…

    Hehehe judul komen saya CURHAT πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    1. Wah ini testimoni yang bagus mas..
      terima kasih sudah berbagi..
      moga kisahnya bisa bermanfaat juga bagi yang lainnya πŸ™‚

    2. Iya sama sama mas. Menurut ku mencari jodoh dr sosmed atau pun dunia nyata, sama sama memiliki resiko dalam tanda kutip ada kelebihan dan kekurangannya masingΒ². Namun klo di dunia maya yg paling riskan adalah soal penampila. Yaaa seperti yg sudah di bahas pada postingan sampean, jaman now banyak aplikasi kamera jahat πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Jadi saran saya buat yg mau cari jodoh kewat sosmed. Jangan mudah baper klo kenal sama cewek cantik atau pria tampan. Ketemuan aja dulu. Klo sama sama cocok. Baik dr segi fisik karakter dll. Baru dech anda putus kan mau lanjut apa berhenti.

    3. Bener tuh, kamera jahat hahahaha..
      yang penting niat awalnya adalah usaha dan menyambung silaturohmi πŸ™‚

    4. Hahaha betul πŸ˜‚πŸ˜‚

  8. halo, kak. hehehe udah lama saling blog-walking tapi baru berani komen XD btw, saya boleh minta alamat personal email kakak? ada yang mau saya tanyakan berkenaan dengan wordpress kakak πŸ™‚

    1. boleh..
      hubungi di [email protected]

    2. jam terbangnya tinggi nih menggaet lewat sosmed.. salam mahaguru, mohon bimbingannya

  9. jam terbangnya tinggi nih menggaet lewat sosmed.. salam mahaguru, mohon bimbingannya

  10. Tapi kok, agak berani ya cari pasangan di internet? Hehhe, bikin ragu bngettt, biasanya semua info juga ada yg nipu

    1. Yah diniati cari teman aja mbak, siapa tau jodohnya ketemu melalui media sosial πŸ˜€

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.