Mas Nur, enak tidak jadi bloger? Udah dapet berapa duit?” Ada seorang teman kerja yang menanyakan hal demikian kepada saya. Sempat kesal juga kenapa harus menyangkut pautkan blogger dengan banyaknya duit yang dihasilkan dari bloger.

Jujur saja, saya baru mendapatkan satu kali job riview sponsor dengan jumlah yang tidak begitu besar, namun cukuplah untuk membeli beberapa mangkok bakso.

Kenapa? Mau jadi seorang blogger juga ta?

Pengen sih, soalnya kata teman saya, dia mendapat banyak uang dari kegiatan ini, caranya juga cukup mudah, bla bla bla bla…” Dia menjelaskan berbagai macam hal yang dilakukan oleh temannya untuk mendapat penghasilan dari bloger.

terus kenapa tidak dicoba aja

Masih bingung dan belum mengerti sepenuhnya

Ya udah kalau gitu, Jangan jadi bloger, itu berat, Kau tak akan sanggup, biar saya saja” Jawab saya sambil tertawa.

Membuat Blog Sih Mudah, Namun Yakin Bisa Mengisinya?

Dengan berkembangnya teknologi sekarang semakin memudahkan penggunanya untuk mengeksplore dunia internet hanya melalui genggaman.

Membuat blog juga cukup mudah tanpa harus login desktop sekalipun, dengan aplikasi smartphone saja sudah bisa membuat blog. Apalagi di platform sebelah, dengan punya satu email saja sudah bisa membuat beberapa blog hanya dengan satu akun.

Namun yang sulit adalah mengisi konten di blog itu sendiri?

Banyak orang yang mencoba menjadi seorang blogger, diawal-awal dia sering update konten, namun setelah beberapa bulan akhirnya dia menyerah dengan blog tersebut.

Ini menandakan bahwa menjadi seorang bloger itu tidaklah mudah, butuh kemauan keras agar blognya tidak kehilangan pemiliknya. Terutama bagi yang sudah mempunyai kesibukan sehari-hari (kerja, ibu rumah tangga), tidaklah mudah mengatur waktu antara ngeblog dan rutinitas harian.

Baca juga : Bagaimana Memotivasi Diri Agar Konsisten Dalam Menulis

Blogger Itu Passion, Bukan Sarana Penghasil Duit Yang Instan

Kegiatan bloger itu adalah passion, bukan hanya sarana penghasil duit secara instan. Saya sendiri sudah tiga tahun tidak mendapat duit apa-apa, namun saya tetap menulis di blog ini. Karena Blog ini sudah menjadi gaya hidup bagi saya, yang mana jika tidak mampir selama sehari, bisa menumbuhkan rasa kangen berlebih.

Namun ada kok yang menjadikan blog sebagai sarana penghasil duit instan?

Memang ada yang seperti itu, pernah saya melihat sebuah group di facebook dengan tema blogger Indonesia. Isi dari group tersebut memang di isi oleh kebanyakan blogger, baik pemula maupun yang sudah mahir.

Saya bisa mengira-ngira seorang blogger itu amatir atau tidak dari cara mereka membagikan status di group tersebut.

Kalau seorang yang sudah mahir dalam dunia blogger (mastah, suhu dan sebagainya), mereka jarang membagikan status maupun curhatan dengan pamer adsense di group tersebut. Justru mereka banyak yang berlagak seperti pemula yang berkometar apa adanya dan jarang komentar yang relevan dengan topik.

Sedangkan kalau pemula, mereka akan sibuk “nyari tukang klik adsense di blognya dengan memberi syarat akan melakukan hal yang sama yang dilakukan tukang klik”. Mereka akan sibuk tanya “kenapa traffick hari ini menurun” dan lain sebagainya.

Jika ditanya apakah kegiatan tersebut adalah seorang blogger? Tentu saya akan menjawab “itu bukan seorang bloger, melainkan seorang tukang buruh klik” hahaha 😀

Seorang bloger sejati itu tidak mementingkan seberapa banyak pendapatan yang diperoleh, bahkan tidak menyerah meski blognya tidak menghasilkan apa-apa. Karena kegiatan menulis di bloger adalah gaya hidup, sedangkan penghasilan dari blog adalah bonus.

Baca juga : Cara Mendapatkan Penghasilan Di Blog WordPress Gratisan

Blogger Itu Karya Seni Yang Dibuat Dari Hati

Menulis dengan hati

Sumber gambar dari google.com

Jika kegiatan blog yang didasari untuk mendapatkan duit secara instan, biasanya blognya amburadul. Maksudnya kontennya kalau tidak tentang download, tekno, game dan lain sebagainya yang dikemas dan didapat dari mencuri konten orang lain.

Memang tidak semua melakukan hal tersebut, namun banyak kok blogger yang melakukan hal seperti mencuri konten orang lain dan membuat artikel itu jadi berbeda dengan software tertentu. Tujuannya tentu agar mempunyai konten yang bagus dan bisa diterima adsense.

Bagi saya, Konten seperti itu tidak mempunyai jiwa, terlihat hambar dan tidak menyenangkan saat di baca. Karena tulisan yang baik itu ditulis dengan hati.

Bandingkan dengan konten yang ditulis oleh blog-blog di wordpress.com(blog gratisan). Meski kontennya kebanyakan tentang curhatan, namun artikelnya original karya pribadi dan memiliki kekhususan yang khas dari penulisnya.

Disitulah seninya, Disaat kita membaca, kita akan merasa senang dan ikut ke dalam alur dari ceritanya.

Baca juga : Bagaimana Cara Menulis Artikel Blog Yang Baik

Kesimpulannya :

Menjadi bloger itu tidaklah mudah, apalagi kalau tujuan awal ngeblog hanya mendambakan adsense dan sejenis penghasilan dari blog. Setelah perjuangan yang cukup berat untuk mendapat persetujuan adsense, selanjutnya bagaimana?

Bingung ningkatin pageview

Bingung cara menetaskan telur adsense, hingga jadi buruh klik agar adsensenya segera cair

Kemudian stress karena pihak adsense banned akun tersebut.

Sudahlah, jika ingin jadi blogger, yah nulis saja. Seberapa kecilpun pengunjung yang datang, seberapa lama blog tidak menghasilkan pendapatan. Ada adsense maupun tidak, kita tetap menikmati kesenangan dalam menulis di blog.

Jika sudah mengerti beratnya jadi seorang bloger,  Jangan jadi bloger! Itu berat, kamu tak akan sanggup! biar saya saja…

[AI]

Share This :