11 Alasan Plugin Jetpack Wajib Di Install Saat Migrasi Blog WordPress Ke Self Hosted

Kali ini saya ingin share tentang pengalaman saya migrasi blog wordpress ke blog self hosted. Kemarin sih sudah saya jelaskan bagaimana ribetnya proses migrasi yang tak semudah artikel panduannya.

Namun dalam proses semua itu, saya terbantu gara-gara satu plugin yang sangat powerfull. Jika Kalian berniat untuk migrasi seperti yang saya lakukan, yang harus kalian ingat adalah tentang plugin Jetpack.

Plugins Jetpack merupakan satu diantara banyak plugin gratis yang wajib kalian instal di blog baru kalian, Kenapa?

Karena Plugin Jetpack ini memiliki banyak fitur yang pasti kalian butuhkan nantinya. Saya sarankan untuk instal plugin ini pertama kali saat proses migrasi sudah selesai.Banyak manfaat dari plugin jetpack ini yang dapat membantu memaksimalkan blog wordpress kalian.

Sebelum kalian coba plugin-plugin lain yang bisa menghabiskan kuota penyimpanan, sebaiknya manfaatkan dulu fitur-fitur yang ada di jetpack, barulah selanjutnya kalian bisa install plugin lain yang kalian butuhkan.

Cara Install Plugin Jetpack

Untuk menginstall plugin jetpack cukup mudah. Masuk ke menu Plugins -> Tambah Baru, kemudian ketik di kolom kata kunci dengan kata “jetpack”. Hasilnya akan seperti dibawah ini penampilah pluginnya.

Cara Install Plugin Jetpack

Tekan “Install Now” dan aktifkan. Maka plugin jetpack sudah siap di gunakan.

Fitur-Fitur Yang Menarik Dan Powerfull Di Jetpack

1. Menghubungkan WordPress.org Dengan WordPress.com

Kenapa harus di hubungkan antara wordpress.org dengan wordpress.com?

Alasannya agar audience dari wordpress.com tetap bisa terhubung dengan blog baru kita. Sebab pada dasarnya blog wordpress.org dan wordpress.com itu bersebelahan dan tidak terkait satu sama lain. Namun dengan adanya plugin jetpack ini, memungkinkan kedua platform bisa disatukan.

Jadi jetpack ini semacam KUA, yang mana bisa menyatukan antara wanita dan pria yang sedang jatuh cinta dalam ikatan halal dan suci. Hahahaha

2. Migrasi Follower Blog Lama Ke Blog Baru

Jangan kaget kalau sudah migrasi follower blog kalian akan kembali ke angka nol, karena seperti yang saya katakan dari awal bahwa blog wordpress.com dan wordpress.org ini bersebelahan dan tidak saling berkaitan.

Namun dengan adanya plugin jetpack ini, kalian bisa mentranfer semua follower kalian di blog lama, menuju ke blog baru di blog self hosted. Keren kan!

Caranya cukup mudah, kalian bisa baca di support wordpress tentang hal ini di sini

Baca juga : Tip agar blog baru di kenal oleh pengunjung dan terindex oleh search engine

3. Terdapat Fitur Site Stats Mirip Di WordPress

Tampilan awal blog saat pertama kali migrasi, di menu dasboard hanya terdapat pilihan Beranda dan pembaruan saja. Kalau di wordpress.com, menu dasboard terdapat fitus site stats untuk melihat perkembangan visitor yang datang.

Fitur Site Stats Jetpack

Dengan Plugin Jetpack memungkinkan kalian bernostalgia dengan tampilan site stats di wordpress.com. Fitur ini penting, karena kita bisa mengetahui berapa jumlah pengunjung, keyword yang merujuk ke blog kita dan artikel mana yang paling sering dikunjungi oleh pengunjung.

4. Fitur WordPress.com Toolbar

Dengan jetpack tampilan wp-admin jadi mirip di wordpress. Dengan mengaktifkan fitur ini, kita seperti menjalankan blog self hosted dari akun blog wordpress.com

Fitur WordPress.com Toolbar

Enaknya kalau mengaktifkan fitur ini adalah adanya menu reader seperti di wordpress.com. Jadi kita bisa leluasa membaca atau blogwalking ke blog yang sudah kita follow sebelumnya dan langsung berkomentar melalui timeline reader tersebut.

Baca juga : Mengoptimalkan Blog WordPress Dengan Cara Sederhana

5. Jetpack Dilengkapi Fitur Keamanan

Plugin jetpack juga menyediakan fitur keamanan. Jadi situs kita akan dilindungi dan memblokir serangan usaha login yang tidak diinginkan juga dapat melacak dan mendeteksi IP yang mencurigakan.

Kita juga bisa mengaktifkan login dengan 2 authentifikasi agar keamanan blog kita terjaga. Dengan begitu jetpack selain melindungi dari spam juga akan menajga keamanan blog kalian dari  serangan hacker.

6. Punya Kolom Komentar Yang Keren

Kolom Komentar Yang Keren Dari Jetpack

Ini yang paling saya sukai dari jetpack. Umumnya blog wordpress akan menyediakan kolom komentar dengan memasukkan nama, email dan url blog agar bisa berkomentar. Kalau pengguna wordpress sendiri bisa langsung komen.

Sedangkan fitur komentar di jetpack, memungkinkan penguna lain bisa berkomentar dengan mudah tanpa harus memasukkan email atau harus login terlebih dahulu ke wordpress. Pengguna bisa login facebook, twitter atau google plus untuk bisa komentar di blog.

Plugin Jetpack memberi kemudahan bagi pengguna untuk bisa berkomentar dengan mudah.

7. Terdapat Fitur Artikel Terkait

Artikel terkait itu berfungsi agar pengunjung bisa berlama-lama berada di blog kita dengan menyajikan konten yang related atau konten yang hampir serupa dari yang telah di baca pengunjung.

Fitur Artikel Terkait Jetpack

Jika theme bawaan blog kalian tidak mendukung fitur related post, maka tanpa harus menambahkan script untuk membuat related post ini, kalian cukup aktifkan fitur related post di jetpack dengan sangat mudah.

Saya sendiri juga mengaktifkan kedua-duanya, related post versi bawaan theme juga related post di jetpack.

8. Mempercepat Loading Image

Kecepatan loading suatu blog sangatlah penting, karena semakin cepat konten tampil, semakin cepat juga pengunjung dapat membaca isi dari blog tersebut. Sebaliknya semakin lama loading blog, maka secepat itu pula pengunjung akan beralih untuk membuka situs lainnya.

Salah satu agar blog bisa lebih cepat di buka dalah dengan mempercepat loading image pada blog. Caranya tentu gunakan gambar yang tidak terlalu besar ukurannya dan tidak terlalu banyak mengunakan widget-widget seperti music, foto instagram dan lain sebagainya.

Dengan adanya Plugin jetpack, kita bisa mengoptimalkan dengan mempercepat proses loading image di blog.

Terdapat 2 fitur yang bisa kita aktifkan untuk mempercepat proses loading image di blog.

Mempercepat Loading Image dengan jetpack

Fitur yang pertama berguna untuk mengoptimalkan gambar dan menyajikannya dari lokasi server terdekat ke pengunjung. Dengan menggunakan jaringan pengiriman konten global, akan berguna untuk meningkatkan kecepatan pemuatan situs blog kita.

Fitur yang kedua, berguna untuk menyempurnakan kecepatan situs blog dengan hanya memuat gambar yang terlihat pada layar. Gambar baru akan dimuat sebelum mereka menggulir ke tampilan selanjutnya. Hal ini akan mencegah pengunjung mengunduh semua gambar pada halaman sekaligus, bahkan gambar yang tidak dapat mereka lihat.

9. Terdapat Ejaan Dan Grammar

Seharusnya ini sangat powerfull sekali kalau fitur ejaan ini tersedia untuk bahasa indonesia. Namun sepertinya ini hanya mendukung bahasa Inggris, Spanyol, Jerman, Portugis Dan Perancis.

Saya baca di support jetpacknya, fitur grammar ini sangat menarik. Kita bisa mengecek ejaan dan kata yang salah dalam suatu artikel dan juga memberi rekomendasi kata yang tepat untuk beberapa kata agar enak untuk dibaca.

Namun sebelumnya kita harus mengaktifkan fitur ini serta setting gaya bahasa dan frase seperti apa yang akan di cek ulang.

10. Ada Fitur Jetpack Mobile

Jika kalian mengaktifkan fitur jetpack mobile, maka tampilan blog kalian akan mengikuti theme jetpack yang pastinya sangat responsive dan dijamin fast saat di akses melalui mobile.

Saya sudah mencobanya, tampilan blog saya sangat sederhana dan sangat cepat untuk mengaksesnya di samrtphone. Tampilan mobile jetpack ini juga mendukung iklan yang diletakkan di footer.

Namun saya tidak mengaktifkan fitur ini, karena saya merasa theme blog saya sudah cukup mobile friendly kok. Jadi akan lebih baik jika membiarkan theme blog saya yang menurut saya tampilannya sudah oke versi mobile-nya.

Baca juga : Mempertimbangkan Widget Yang Penting Di Pasang Di Blog WordPress

***

Dari 11 alasan di atas, sangat penting sekali install plugin jetpack ini untuk performa blog lebih baik saat pertama kali migrasi blog maupun pertama membuat blog wordpress self hosted.

Itu masih 10 alasan loh? alasan ke-11 nya mana?

Dari kemudahan installasinya dan berbagai fitur yang menarik yang diberikan oleh jetpack, semua itu bisa kita nikmati secara GRATIS. Nah itu point terakhir dan terpentingnya. Sebab apapun yang gratis itu menarik dan banyak diminati, hehehe.

Semoga bermanfaat

[AI]

Share This :

10 Replies to “11 Alasan Plugin Jetpack Wajib Di Install Saat Migrasi Blog WordPress Ke Self Hosted”

  1. Wah berguna banget ya nih si Jetpack, btw selamat lah, akhirnya dah mulai banyak berbenah di rumah barunya.

    1. bener mas jalil, jetpeck powerfull banget 🙂

  2. Kalau masih pakai wordpress biasa engga bisa pakai tools wordpress org untuk edit2 blog maupun postingan ya? Dulu sempet engga sengaja bisa masuk ke settingan lanjut kaya yang difoto itu tp sekarang ga ngerti lagi bisa masuk kesana gimana caranyaa XD habis settingan di wordpress biasa sederhana banget ga bisa di edit macem macem.. 😦

    1. kalau edit CMS atau HTMLnya memang tidak bisa mas fahri..
      cuma kalau ke tampilan dasboard seperti itu, mas fahri cukup tambahkan /wp-admin saja. seperti namablog.wordpress.com/wp-admin
      entar akan di arahkan ke tampilan versi lama

    2. Wahh terima kasih banyak sarannyaa! akhirnya bisa masuk ke tampilan versi lama XD

    3. Sama sama mas fahri

  3. Mantap dah. Selamat ya udah bisa bermigrasi. Doakan saya segera menyusul 😁😜.

    Ngarep tapi mbuh ngarep po mburi iki jenenge 😜

  4. Jetpack itu plugin multifungsi yang teman….
    Sungguh, kemarin kami waktu menggunakannya tidak begitu tahu fungsinya. Akhirnya mendownload plugin lain padahal di jatpack sesungguhnya fungsi semacam itu sudah ada.
    Terimakasih….

    1. Wah…
      Saya cuma pake jetpack saja sama plugin seo doang, eh ada anyshare juga sih

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.