8 Hal Yang Akan Kalian Alami Saat Pertama Kali Mempunyai Anak

Menjadi orang tua (ayah atau ibu) merupakan impian utama bagi pasangan yang sudah menikah. Karena kehadiran anak dalam keluarga menjadi penyempurna kebahagiaan dalam menjalani lika-liku kehidupan berumah tangga.

Namun disaat kelahiran anak pertama, banyak hal yang akan dialami oleh kedua pasangan. Sebab ini adalah pertama kalinya menjadi orang tua, tentu akan sering mengalami kesulitan dalam menangani anak bayi ini.

Tidak ada pelajaran di sekolah yang mengajarkan tentang tata cara menjadi orang tua yang baik ataupun tentang merawat anak bayi. Semua itu dipelajari otodidak dan bersumber dari pengalaman.

Dengan tidak adanya pengalaman merawat bayi, pasangan akan kesulitan dalam mengatasi hal ini, terutama jika kedua pasangan hidup di rumah sendiri tanpa adanya orang tua ataupun mertua.

Bagi yang sedang menanti kelahiran anak pertama, saya akan share tentang pengalaman saya saat pertama kali menjadi ayah. berikut 8 hal yang akan kalian alami saat pertama kali mempunyai bayi.

1. Kesulitan Dalam Menggendong Yang Baik

Apa sulitnya mengendong anak? Bagi yang sudah berpengalaman itu mudah, namun bagi yang belum pernah mengendong? Itu tidaklah mudah.

Jangan samakan mengendong bayi dengan mengendong anak yang sudah 1 tahun ke atas, itu jelas beda caranya. Perlu kehati-hatian, sebab mengendong bayi itu masih sangat riskan.

Saya sendiri sewaktu pertama kali punya anak hanya berani mengendong anak saat sudah di “gedong” (dibungkus dengan kain atau selendang). Dengan tengkorak kepala yang masih “gembuk” (lentur) dan lehernya yang masih belum bisa menyangga berat kepala, bukan hal mudah untuk mengendongnya secara langsung, apalagi belum ada pengalaman.

Baca juga : 7 Hal Penting Menjadi Ayah Zaman Now

Namun seiring berjalannya waktu, pengalaman akan memberi pelajaran berharga. Disaat memiliki anak kedua, saya sudah terbiasa dalam mengendong anak. Namun saya sendiri juga masih takut kalau harus mengendong bayi yang baru lahir, terutama kalau bukan anak saya sendiri (saat berkunjung ke teman yang melahirkan).

2. Kesulitan Saat Memandikan Bayi

Sentuhan orang tua kepada anaknya
Sumber gambar dari Pixabay.com

Ini yang paling sulit saat pertama kali mempunyai anak.  Memandikan bayi yang baru lahir bukanlah perkara mudah. Saya sendiri tidak akan berani memandikan anak kalau belum bisa duduk sendiri,hehehe.

Istri saya juga masih dalam proses penyembuhan pasca melahirkan, yah untung saja ada Ibu saya yang sudah mempunyai pengalaman perihal memandikan bayi. Di desa saya juga sering ada jasa memandikan dan merawat bayi seperti ini, dan ibu saya dulu sering diberi penawaran tentang jasa memandikan bayi.

Namun saat kelahiran anak kedua, istri saya sudah punya pengalaman untuk memandikan bayi sendiri. Kalau saya sendiri tetap menunggu hingga anak saya bisa duduk sendiri.

3. Bagi Ibu, Menjaga Kualitas Makanan Itu Penting

Menjaga kesehatan bayi bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan ibunya. Sebab ibu yang sehat akan memberikan asupan gizi yang baik bagi anaknya.

Menjaga kesehatan juga berarti menjaga kualitas makanan. Sering kali saat anak mengalami pilek dan batuk, seorang ibu yang akan disalahkan. Terutama jika makanan yang dikonsumsi ibu menyusui misal sering minum es atau makanan junk food.

Mungkin sekilas tidak ada hubungan antara makanan yang dimakan ibu dengan kesehatan bayi. Nmaun setelah saya mempunyai anak, saya paham bahwa apa yang dimakan ibunya akan berdampak pada anaknya.

Anggap saja saat ibunya mengkonsumsi sayur hijau, maka biasanya “PUP” bayi akan berwarna hijau. Ini menandakan bahwa apa yang di makan ibunya, akan ditranfer ke bayi melalui air susu ibu. Bagimana kalau ibunya mengkonsumsi makanan tidak sehat? Itu bisa di bayangkan sendiri.

Jadi selama masih menyusui anak, mending sedikit dijaga pola makan dan pilih-pilih makanan yang sehat. Jika ingin makan seperti durian atau makanan lain yang kiranya tidak baik bagi bayi, mending di tahan hingga bayi sedikit lebih besar.

Baca juga :  Hal-hal Yang Mungkin Anda Alami Setelah menikah

4. Kalian Akan Sering Begadang Menemani Bayi Yang Tak Kunjung Terlelap

Bayi tidur lucu dan instagramable
Sumber gambar dari Pixabay.com

Setiap anak bayi punya kriteria sendiri, ada yang tidur dengan nyaman saat malam, namun sering kali bayi itu suka mengajak begadang saat malam. Anak saya yang pertama tidak begitu rewel saat tidur di malam hari, berbeda dengan anak kedua saya yang sering mengajak begadang di malam hari.

Terkadang anak itu tidak merasa mengantuk padahal sudah sangat larut, bersyukurlah jika anak tersebut hanya mengoceh dan berbicara sendiri. Anak saya justru lebih suka menangis

Jadi jangan kaget jika pertama kali mempunyai anak, dan malamnya harus begadang karena anak tidak mau tidur hingga larut malam.

5. Menari Dan Menyanyi Tengah Malam

Jika anak tidak mau tidur dengan cara ditidurkan di ranjang, maka solusi terbaiknya adalah dengan mengendongnya hingga terlelap.

Namun jika bayi masih berumur beberapa minggu, biasanya masih suka bangun tengah malam. Bahkan sering kali menangis entah itu karena kegerahan ataupun memang terbangun tengah malam dan tidak bisa tidur kembali.

Saat memiliki bayi umur beberapa minggu, kalian akan terpaksa mengendongnya agar cepat terlelap dan tidak menangis di tengah malam. Menari dan menyanyi juga akan kita lakukan agar si bayi nyaman dan terlelap oleh lantunan lagu yang kita nyanyikan.

Baca juga : Tarian Tengah Malam

6. Terkadang Kalian Akan Tidur Di Kursi Dengan Menggendong Bayi

Terkadang bayi mengamuk di tengah malam karena kegerahan berada di dalam kamar. Kita sudah berusaha mengendongnya diluar kamar disertai tarian kecil dan nyanyian agar si bayi cepat terlelap. Namun setelah terlelap, kita hendak menidurkan di kamar kembali, tapi si bayi kembali terbangun dan menangis.

Cara agar si bayi tetap tenang dan tidur biasanya dengan tetap mengendongnya. Karena bayi akan tetap merasa nyaman dalam dekapan dan tidak merasa kegerahan saat berada di luar kamar. Namun tentu kita akan kelelahan dan mata terasa sangat mengantuk.

Jalan satu-satunya agar kita tidak kelelahan adalah dengan mengendongnya sambil duduk di kursi. Selain agar bayi tetap terlelap juga akan mengurangi kelelahan saat mengendong. Karena rasa kantuk, biasanya kita ketiduran sampai pagi dengan posisi duduk di kursi dengan mengendong si bayi.

7. Paginya Akan Berhadapan Dengan Tumpukan Pakaian Kotor

Setelah semalaman begadang menidurkan bayi, paginya kita akan dihadapkan dengan tumpukan baju kotor. Tapi kan zaman now sudah ada yang namanya pampers?

Terkadang kulit bayi itu sensitif, seperti anak saya yang pertama yang tidak cocok memakai pampers merk apapun. Jadi kalau lagi buang air kecil, otomatis mengompol di celana. Alhasil paginya, tumpukan baju kotor berbalut bau pesing menumpuk.

Jadi kita harus rajin-rajin mencuci kalau memiliki bayi, menunda mencuci berarti besoknya akan menambah cucian dua kali lipat lebih banyak lagi.

8. Moment Bermesraan Dengan Pasangan Adalah Moment Yang Langkah

Dekapan orang tua akan sangat nyaman bagi bayi
Sumber gambar dari Pixabay.com

Dan terakhir, ketika memiliki bayi, moment bermesraan dengan pasangan itu moment yang langkah. Jika sebelum mempunyai anak kita tiap hari bermesraan dengan pasangan, ketika sudah memiliki bayi, kesempatan untuk bermesraan dan ebrcengkrama juga akan berkurang.

Dari 40 hari menunggu waktu nifas selesai, belum lagi waktu malam lebih sering begadang menidurkan anak, dan terkadang anak tiba-tiba terbangun dan menangis saat kita sudah… ah sudahlah hahaha 😀

Baca juga : Enaknya Kalau Udah Nikah Tuh Gini?

Awal-awal mempunyai bayi akan membuat kalian jarang memiliki moment untuk saling bermesraan seperti biasanya. Namun itulah yang akan menjadikan kalian semakin rindu dan akan sangat menikmati saat kesempatan moment bermesraan itu terjadi.

Jadi bersabarlah, karena orang yang sabar akan menemukan hari rayanya 😀

***

Dengan mengetahui berbagai hal yang akan kalian alami saat memiliki bayi pertama  kali, setidaknya kalian bisa mengira-ngira dan mempersiapkan diri saat menjalani moment tak terlupakan tersebut.

Memiliki bayi memang sangat membahagiakan, namun juga cukup menguras tenaga saat kita masih belum berpengalaman. Tapi percayalah, itu adalah pengalaman terindah dan tak terlupakan yang kalian akan rasakan, meskipun berat tapi tetap kita jalani sebagai kebanggaan menjadi orang tua.

Jadi, sudah siap punya bayi?

Nikah saja dulu….., baru punya bayi, hehehe

[AI]

Share This :

6 Replies to “8 Hal Yang Akan Kalian Alami Saat Pertama Kali Mempunyai Anak”

  1. 😂😂 kalimat terakhir selalu saja begitu :””

    1. Kalau gitu Quote terakhir jangan di baca. Hahaha

  2. Wkwkwkwk.
    Harusnya ada ilustrasi yang naruh bayi di box kayak naruh bom itu.

    Adik saya dulu kayak anak keduanya Mas Nur, suka sekali begadang waktu bayi, tidur larut dan jam dua dini hari sudah bangun. Alhasil serumah gantian berjaga diajak bermain sama dia. Ngoceh dan sebagainya.

    1. Kalau mbk umi sendiri?
      Suka begadang gak pas bayi?

    2. Ga tahu, aku enggak ingat sama sekali masalahnya. 😅

  3. Kemarin waktu sempat jaga anak tante, yang susah itu memberinya makan, butuh waktu setengah sampai satu jam….
    Salam….

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini