Langkah-langkah Site Redirect Blog WordPress Lama Ke WordPress Self Hosted

bagaimana cara memulai blog wordpress

Banyak pertanyaan dalam diri saat ingin pindah dari blog wordpress ke self hosted. Pertanyaannya seperti ini :

Apakah traffict blog lama akan otomatis pindah ke blog yang baru?

Apakah blog lama yang sudah terindex dan salah satu artikelnya sudah nangkring di page one google. Disaat pindah apakah blog baru akan mengantikan index blog lama?

Apakah setelah migrasi, dengan mengunjungi blog lama secara otomatis akan beralih ke blog yang baru?

Begitulah kira-kira pertanyaan yang timbul saat ingin pindah. Sebenarnya tidak masalah juga kalau harus mengulang dari awal, namun rasanya sangat di sayangkan saja kalau artikel yang sudah terindex dan sering di kunjungi oleh banyak orang melalui search engine, tiba-tiba sepi.

Migrasi berarti memindahkan semua konten di blog lama ke blog yang baru. Jadi akan ada dua kemungkinan agar tidak terjadi duplicate konten di mata google, yaitu dengan menghapus blog lama atau menyembunyikan dari search engine.

Menghapus blog lama akan mempermudah blog kita yang baru untuk mengantikan posisi konten yang sudah terindex di google. Namun akan butuh waktu yang lama untuk hal tersebut.

Dulu saya pernah melakukan penghapusan blog karena suatu alasan, dan membuat blog baru di wordpress.

Awalnya saya tidak menghapus blog tersebut, saya hanya memindahkan artikel blog lama ke blog yang baru. Tidak sama persis, saya melakukan perubahan ejaan dan penambahan kata untuk menyempurnakan kontennya.

Namun selama 4 bulan artikel di blog baru tak kunjung muncul di page one google seperti blog lama. Barulah setelah blog lama saya hapus, artikel yang mirip dengan artikel di blog lama bisa berada di page one google.

Baca juga : Tip Agar Blog WordPress Baru Cepat Dikenal Dan Terindex Oleh Search Engine

Jadi, Apakah Saat Migrasi Wajib Menghapus Blog Lama?

Iya, karena dengan menghapus blog lama, selain agar menghindari duplicate konten juga agar konten blog baru bisa mengantikan posisi konten blog lama di search engine.

Tapi saya tidak ingin menghapus blog lama?

Tenang ada cara lain agar tidak terjadi duplicate konten meskipun blog lama tidak di hapus, yaitu dengan menyembunyikan blog lama dari mesin pencari.

Menyembunyikan dari search engine bukan berarti artikel yang sudah terindek otomatis disembunyikan, hanya saja jika kita sebagai pemiliki blog mengisi konten lagi di blog lama, google tidak akan mengindeks artikel baru kita lagi.

Meskipun sudah disembunyikan, pengunjung juga masih tetap bisa berkunjung ke blog kita, entah itu secara langsung mengetikkan url blog kita ataupun melalui penelusuran di search engine.

Baca juga : 11 Alasan Plugins Jetpack Wajib Diinstall Saat Migrasi Blog WordPress

Terus Bagaimana Agar Traffick Di Blog Lama Bisa Pindah ke Blog Yang Baru

Ternyata migrasi blog wordpress ke self hosted tidak otomatis memindahkan pengunjung setia blog kita juga. Berbeda jika kita upgrade wordpress dengan paket personal atau paket premium di wordpress yang otomatis blog lama kita akan redirect (dialihkan) ke blog yang baru.

Jika menginginkan agar pengunjung blog lama bisa kembali lagi, atau minimal ketika pengunjung mengetikkan url blog lama kita, secara otomatis akan di alihkan ke blog baru. Maka kita butuh yang namnya Site Redirect

Apa itu Redirect Site ?

Sebuah layanan WordPress yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas blog lama ke blog baru. Misalnya jika kita memiliki blog dengan alamat pennadiri.wordpress.com, dan kalian menginginkan semua kunjungan ke alamat tersebut akan di alihkan ke alamat baru di penadiri.com misalnya.

Dengan Site Redirect, memungkinkan blog baru kalian tidak akan sepi lagi dari pengunjung, karena traffick ke blog lama akan pindah ke blog yang baru. Dan dengan Site Redirect, kalian tidak perlu memusingkan untuk delete blog lama.

Begitu juga dengan konten blog lama yang terindex di google, dalam beberapa hari kedepan setelah redirect berhasil, alamat blog lama kalian yang sudah tersebar di search engine akan tergantikan dengan alamat blog kalian yang baru.

Langkah-langkah Redirect Site Blog WordPress Lama Ke Blog Baru

Langkah awal yang kita lakukan adalah menyembunyikan blog lama kita dari search engine dengan cara login di dasboard blog lama. Pilih Setting > Reading, kemudian sorot pada “Site Visibility” pilih Discourage search engines from indexing this site. Dengan begitu blog lama kita tidak akan di index oleh search engine

Cara de index blog wordpress

Setelah itu, masih di dasboard blog lama, kunjungi Site Redirect WordPress dan pilih blog mana yang mau kita alihkan.

Cara Site redirect blog WordPress

Masukkan pada kolom tersebut alamat domain tujuan pengalihan. Maka setelah itu kita akan dihadapkan dengan pembayaran service Site Redirect ini sebesar $13 per tahun. Pembayaran bisa di lakukan dengan Credit dan Debit card atau kita bisa mengunakan Paypal.

Cara Site redirect blog WordPress

Tapi saya tidak memiliki Kartu Kredit, Debit maupun Paypal?

Tenang, ada kok cara lain untuk membayarnya. Saya kemarin juga tidak memiliki ketiganya, namun saya mengunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan pembayaran. Sekedar rekomendasi saja, kalian bisa meminta bantuan jasabayar.id untuk melakukan pembayaran tersebut.

Di jasabayar.id, kita tidak perlu harus mendaftar, cukup hubungi via facebook atau via livechat. Kemudian jelaskan kebutuhan kalian, bayar transaksi sesuai rate dollar, kemudian berikan username dan pasword blog lama kita. Selesai deh, tinggal nunggu beberapa jam untuk Site Redirect kita berhasil.

Apakah Harus Mengunakan Site Redirect  Tiap Tahun?

Rasanya memang terlalu banyak biaya saat migrasi blog wordpress ke blog self hosted, selain bayar hosting tiap tahunnya juga biaya tambahan untuk site redirectnya. Memang lebih baik mulai dari awal lagi seperti blognya mbak Momo yang memutuskan mengakhiri blog lama dan membuat baru blognya.

Namun saya berencana untuk tidak memperpanjang durasi pemakaian Site Redirect tersebut. Cukuplah satu tahun ini saya mengunakan layanan ini agar traffick blog saya di tahun pertama masih tetap sama, atau setidaknya tidak memulai dari nol lagi.

Apakah tidak terjadi masalah? Seperti blog lama kembali bisa di kunjungi oleh orang lain lagi?

Kemungkinan itu bisa terjadi, namun yang paling penting adalah perihal internal link yang ada di blog saya. Jika redirect site terhenti dan tautan link blog saya masih belum di ganti ke tautan blog baru, maka pengunjung akan tetap mengunjungi blog lama saya melalui internal link di konten blog ini.

Jadi untuk mengatasi hal tersebut, saya akan edit ulang setiap internal link di semua artikel blog ini. Jika sudah selesai semua, mungkin blog lama kita tidak akan membayangi blog baru kita lagi.

Namun untuk edit sebanyak 375 artikel tidaklah mudah, ini jadi PR besar bagi saya selama setahun kedepan. Jadi sebagai seorang blogger, saya harus strong biar tetap bisa menghasilkan karya di blog baru ini.

Semoga Bermanfaat

 [AI]

Share This :

16 Replies to “Langkah-langkah Site Redirect Blog WordPress Lama Ke WordPress Self Hosted”

  1. Karena ngerasa ribet, makanya dari dulu masih setia sama wordpress aja sayanya haha… Thanks artikelnya mas

  2. OMG rempooong!
    Itulah mengapa saya masih galau gulindang syubidab untuk mengalihkan ke dot kom,hahaha. Karena ada bbrp tulisan saya masuk 10 besar pencarian d gugel *sombong ciyeeeeh*, jadi kalau misal di anu kan sayang banget! xiixixi 😀

    1. kalau migrasi ke self hosting memang begitu mbak, tapi kalau cuma merubah domain .com mengunakan hosting wordpress. tidak akan ngaruh kok sama artikel.
      cuma feenya jatuhnya lebih mahal juga, hehehe

  3. hehehe, iya mas anggik, sedikit lebih ribet sekarang ketimbang pas masih di wordpress

  4. Maaf mas, kami tidak akan pernah migrasi lagi ke self hosting, Kapok deh, dulu pernah punya sekali dan saat downgrede semuanya hancur.
    Mending di wordpress.com saja jika udah kagak ada hepeng bisa otomatis ke gratis tanpa harus ribet minta ampun segala macam.
    Terimakasih….

  5. Jadi mas kalo boleh minta saran.. menurut mas solusinya gimana biar kalo pas ganti domain ke dot com traffic sama follower blog kita ga hilang ?

    1. yah pake redirect site itu, tapi tetep akan menurun trafficknya, tapi setidaknya tidak mulai dari nol.
      setelah itu kita benerin lagi link-link internal di blog dan selaraskan dengan url blog baru. baru kemudian kita tidak perlu perpanjang redirect site di tahun berikutnya

    2. Kalo upgrade dari wordpressnya gimana mas ?

    3. itu lebih mudah mas, tinggal di plan itu saja, pilih paketnya, personal sekitar $4 perbulan dan premium $8 per bulan.
      setelah itu laukan pembayaran sesuai biaya nya pakau paypal atau visa

    4. Ohh harus pake paypal ato kartu kredit berarti ya mas ?

    5. bisa pkai pihak ketiga kok mas kalau gak punya paypal dan credit card.
      seperti saya juga mengunakan pihak ketiga jasabayar.co.id untuk pembayaran semacam ini

    6. Ohh.. menurut mas.. mendingan belik domainnya aja.. ato ikut plus minusnya.. kelebihan dan kekurangannya masing2 gimana mas..

      Maaf mas banyak nanya.. 😁

    7. hahaha, entahlah mas..
      soalnya kalau niatnya monetize blog memang lebih enak pakai hosting, kalau pake wordpress itu pakai yang premium $8 perbulan atau $96 pertahun setara 1.240.000 kalau rate $1 13.000
      sedangkan kalau hosting paling cuma 500rb..
      aku kemarin ada promo, jadi pertahunnya cuma 295rb atau 324rb setelah dipotong pajak

    8. Aku rencana pake yang pribadi aja mas.. kutengok sekitar 4 dollar setahun..

      Makasih infonya ya mas.. 😁

    9. Sama-sama 🙂

    10. Aku rencana pake yang pribadi aja mas.. kutengok biayanya di wordpress sekitar 4 dollar setahun..

      Makasih infonya mas.. 😁

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.