Naila Bertemu Dengan Edolas Naila

Saya binggung mau memberi judul apa untuk tulisan ini, intinya sih anak pertama saya bertemu dengan Naila lain di waterpark. Terinspirasi dari anime Fairy Tail pada episode “Arc Edolas” yang mana Natsu dan kawan-kawan dari Eartland bertemu dengan dirinya di dunia lain yang bernama Edolas.

Sudah lama saya dan keluarga kecil saya tidak pergi liburan, yah tepatnya setelah pemasukan keuangan keluarga sedikit berantakan. Namun kemarin setelah dapat beberapa reward dari blog (yeah… akhirnya blog saya bisa menghasilkan wkwkwkwk 😀 ) dan dapat uang tak terduga dari seseorang, akhirnya saya memutuskan untuk liburan di hari libur kemarin.

Cari tempat wisata yang murah dan tak jauh dari rumah, akhirnya saya memutuskan untuk renang saja di sebuah pemandian anak dekat rumah. butuh waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke destinasi tujuan dengan kecepatan normal 40 km/jam dari rumah.

Sewaktu saya parkir kendaraan, kebetulan istri saya bertemu salah satu teman SMPnya di tempat parkir tersebut. Temannya beserta suaminya juga satu anak kecil seumuran anak pertama saya. Akhirnya kita masuk ke pemandian tersebut bersama-sama.

Sebagaimana orang yang baru kenal, pasti akan ada rasa canggung antara kita. Anak saya pun juga sama canggungnya untuk bermain dengan anak sebaya itu. Sedangkan anak kedua saya, sejak melihat kolam renang, dia buru-buru ingin menyeburkan diri ke kolam tersebut.

Setelah menemukan tempat istirahat, tanpa berlama-lama kedua anak saya langsung menanggalkan bajunya dan menyisahkan baju dalaman yang sudah dipersiapkan untuk renang. Terutama anak kedua saya, dia sudah tidak sabar lagi ingin merasakan air kolam tersebut. Dia terus meronta-ronta saat saya gendong.

Karena si kecil ikut berenang, jadi saya ikutan renang juga untuk menjaganya. Saya ajak kedua anak saya ke tempat pompa pelampung terlebih dahulu. Setelah pelampung di pompa, eh kedua anak saya malah saling berebut pelampung.

Namun segera saya bujuk kakaknya untuk merelakan pelampungnya, akhirnya kakaknya mau melepaskan pelampung itu untuk adiknya dan adiknya tidak jadi menangis sambil tiduran di lantai.

Berenang di Kingkong Waterpark Pandaan
Kita main buaya-buayaan dan saya buayanya wkwkwkw

Sedangkan anak dari temannya istri masih tidak mau turun ke kolam renang, dia masih bengong di tempat peristirahatan sembari melihat kami bermain. Barulah setelah beberapa menit, istri saya memanggil Naila untuk mengajak si Anak ini ikut renang juga.

Dan ternyata nama dari anak ini sama dengan anak saya, umurnya juga, tinnginya hampir sama, dan sama-sama sekolah kelas TK kecil. Awalnya masih canggung keduanya, namun setelah beberapa saat mereka sudah akrab dengan sendirinya.

Saya renang dengan anak kedua saya, sedangkan si Naila bersenang-senang sendiri dengan teman barunya dan meninggalkan adiknya. Untung si Nisa sudah terbiasa main sendiri, jadi dia tetap enjoy main air beserta pelampung bebeknya sendiri.

Setelah lebih dari satu jam, saya memaksa anak kedua saya untuk naik dan ganti baju. Sebenarnya dia tidak mau, beberapa kali saya naikkan dari dalam kolam, dia tetap berusaha untuk masuk ke air lagi.

Sampai ada ada orang sebaya saya menanyakan keadaan anak saya, takutnya anak saya kedingingan atau bagaimana. Terus terang anak saya sudah terbiasa mandi air dingin sejak masih kecil, bahkan kalau mandi bisa satu jam lebih (baisanya pakai bak mandi dan saya tinggal nyuci)

Dia tidak kedinginan sama sekali, terlihat dia tidak menggigil maupun mulutnya juga tidak membiru seperti kebanyakan anak kecil. Apalagi dinginnya air kolam di pemandian ini tidak terlalu dingin, jauh berbeda dengan air di daerah Purwodadi ataupun air di wisata Bhakti Alam Nongkojajar.

Setelah anak kedua saya ganti baju dan sayapun juga ganti baju. Tingga anak pertama saya dengan teman barunya yang masih emnikmati renang di pemandian tersebut. Terlihat keakraban keduanya padahal baru pertama bertemu.

Pemandian Anak Kingkong Pandaan
Keakraban antara Naila dan Edolas Naila

Setelah semuanya selesaipun si Naila enggan pisah dengan Naila lainnya. Saya senang dengan karakternya Naila, meskipun dia sangat betah berada dirumah seperti Ayahnya sewaktu kecil yang jarang kemana-mana, namun si Naila jauh lebih baik dari pada saya perihal mengakrabkan diri dengan orang, terutama orang yang baru dia kenal.

[AI]

Share This :

3 Replies to “Naila Bertemu Dengan Edolas Naila”

  1. waah, nama yg sama. aku dulu juga sering ketemu sesama Umi sih. namanya sama, bahkan ada 3. wkwkkw pasaran banget

    1. Di kelasku dulu ada 4
      Umi hanik, umi kulsum, umi hanifah, dan umi siapa lagi yah lupa..
      mungkin memang nama “umi” itu diperuntukkan untuk wanita, eh hahaha

    2. wah malah 4, nah kan pasaran banget.
      hahaha
      setiap ibu-ibu bisa dipanggil “umi’gitu ya..

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini