Baik Susah Maupun Senang, Semua Itu Ujian Dari Tuhan

Bersyukur baik senang maupun susah

 “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya: 35).

Kadang saya sendiri benci saat mengalami dua hal, saya masih sering mengeluh saat mendapat sebuah ujian keburukan dan lupa disaat saya mendapat sebuah kesenangan dan kenikmatan.

Saat single dulu, saya jarang memikirkan perihal keuangan saya. Yang terpenting keluarga saya tercukupi untuk makan sehari-hari, lainnya bisa dipikirkan nanti. Kalau uang saya habis sebelum gajian, saya tinggal cari uang pinjaman dan membayarnya saat gajian.

Berbeda ketika sudah menikah, ketika saya jadi tulang punggung satu-satunya untuk keluarga saya, saya jadi sedikit cemas perihal keuangan keluarga. Disaat istri saya mengeluh tentang pengeluaran yang lebih besar, hingga harus mengambil uang tabungan untuk menutupinya, saya jadi banyak pikiran.

Saya menyakini bahwa setiap orang akan membawa rezeki masing-masing, begitupun disaat saya menanggung biaya hidup ke enam orang termasuk saya, rezeki mereka pun akan mengalir melalui saya. Jadi saya tak khawatir dan percaya diri untuk bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Secara perhitungan, penghasilan saya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sekeluarga dengan hidup sederhana. Namun ada kalanya rencana tak selalu berjalan dengan kenyataanya.

Selama lebih tiga bulan ini, pekerjaan saya mulai tersendat-sendat. Saya harus bekerja seminggu dan libur seminggu secara bergantian sesuai kebijakan yang dikeluarkan perusahaan.

Libur memang menyenangkan apalagi saya masih di gaji pula. Namun gaji yang saya terima hanya 70% dari gaji standart saya. Dan karena alasan itulah pengeluaran keluarga lebih besar dari pendapatan yang saya peroleh.

Jujur saya tidak begitu mempermasalahkan keadaan ini, toh Tuhan selalu memiliki rencana yang terbaik bagi makhlukNya. Saya cukup sabar dengan ujian ini, namun perasaan saya lebih berat ketika istri mengeluh dan binggung dengan keadaan keluarga kita.

Sempat saya mengizinkan permintaan dia untuk kembali bekerja, dan hati saya terasa lebih miris ketika melihat istri pulang kecapean dan kelelahan setelah bekerja.

Hatinya seperti tercambuk, namun saya tidak bisa menghentikannya.

Namun beberapa minggu ini, keadaan kembali berputar. Antara senang dan banyak pertanyaan dalam kepala. Apakah ini sebuah jawaban dari doa yang saya panjatkan atau ini justru menjadi sebuah ujian baru? Ujian kesenangan!

Banyak hal yang menyenangkan yang datang di kehidupan saya beberapa minggu ini, dari stabilnya keuangan keluarga (meskipun keadaan pekerjaan masih labil), ada beberapa masukan tak terduga, dan beberapa kejutan yang saya sendiri tak menyangkanya.

Saya takut menjadi berlebihan dan lupa atas nikmat yang diberikan, padahal kenikmatan dan kesenangan ini juga merupakan sebuah ujian.

Banyak orang yang mengira bahwa disaat terkena musibah, entah itu musibah secara fisik seperti luka fisik maupun musibah berupa materi seperti sulitnya keuangan, menganggap musibah itu adalah ujian dan cobaan dari Tuhan.

Namun disaat sudah merasa bahagia dan sudah terlepas dari beban musibah yang dialaminya, di situlah banyak orang yang lupa bahwa kesenangan itu juga merupakan sebuah ujian dari Tuhan.

Menyadari sebuah kepahitan sebagai ujian adalah hal yang mudah, karena kita sendiri tidak bisa berbuat apa-apa lagi, hanya pasrah dan menjalani dengan kesabaran seraya berdoa kepada Allah untuk diberi pertolongan.

Kita terus memohon dan ingat kepada sang Pencipta bahwa semua ini tak lepas dari kehendakNya. Namun bagaimana dengan ujian kebahagiaan? Apakah kita masih bisa mengingat kalau ini ujian?

Kenyataannya banyak yang gagal disaat di uji dalam kesenaangan, banyak yang mengira kesuksesan dan kenikmatan ini tak lain dari hasil kerja kerasnya. Padahal semua ini karena hidayahNya.

Semoga saja saya dan kita semua tetap ingat dan bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Tuhan kita. Baik itu susah maupun senang semua itu hanyalah ujian kita sebagai manusia di dunia.

[AI]

Share This :

3 Replies to “Baik Susah Maupun Senang, Semua Itu Ujian Dari Tuhan”

  1. Aissh bijak sekali mase =)

  2. Terkadang saat mendapat kebahagiaan saya juga suka lupa kalau hal itu merupakan salah satu bentuk ujian yang lain.. Ujian memang bisa datang dalam berbagai macam bentuk ya

  3. Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan, sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. QS Al Insyirah ayat 5-6

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini