Masih Zaman Ngarepin Si Dia Yang Sudah Meninggalkanmu? Yuk Move On

Semua orang pasti akan merasa sangat terluka dan sakit hati ketika dihianati dan ditinggalkan disaat masih sayang-sayangnya. Hati yang telah nyaman berada di dekat dia, kini tiba-tiba disayat dengan silet berkarat secara paksa. Ada rasa hancur, binggung dan merana disepanjang detik berjalan tiap harinya.

Seakan kita terluka parah tapi tak berdarah, ditusuk sedalam-dalamnya tapi tak menyisakan luka di luarnya. Dokterpun tak akan sanggup memberikan resep obat untuk mengobati luka seperti itu, mungkin waktulah yang bisa menyembuhkan secara bertahap, meskipun butuh waktu yang lama.

Pernah mengalami hal seperti itu? Kalau pernah! saya pun sama, heheheย ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

Mengobati sakit hati itu tidaklah mudah, butuh waktu, butuh proses dan butuh kesabaran dan keikhlasan tinggi untuk bisa menerima kenyataan pahit seperti itu.

Luka luar bisa terlihat sembuh dengan melihat lukanya. Namun luka hati, meskipun kita berucap โ€œsaya sudah sembuhโ€ itu belum tentu dikatakan sudah sembuh. Istilahnya adalah โ€œTidak bisa Move onโ€

Move on sendiri diartikan sebagai berpindah, bergeser dan sebagainya. Namun untuk istilah kata gaul zaman now, Move on berarti perpindahan cinta atau pasangan lama ke pasangan yang baru.

Namun banyak loh dari kebanyakan orang mengatakan sudah move on dari yang lama, namun kenyataannya tidak.

Seperti saat masih sering stalking media sosialnya, dari mengikuti statusnya, membaca story, maupun masih tanya-tanya kabar dia melalui teman-temannya.

Terus mau kamu itu apa? Berharap si dia mau balikan dengan kamu?

Katanya mau move on, tapi kok memperhatikan seorang yang jelas-jelas telah meninggalkanmu.

Katanya sudah move on, tapi kok masih menyibukkan diri dengan hal tak penting seperti โ€œstatus dan storyโ€ media sosial mantan.

Kalau sudah move on, berbuat baiklah dengan dirimu sendiri. Salah satunya dengan mengikhlaskan dan merelakan si dia dengan orang lain. Percayalah, jika kamu sudah baik dengan diri sendiri nanti akan ada orang baik yang lain yang kan kita jumpai di depan sana.

Namun jika sudah dekat, jangan membandingkan si dia dengan sang mantan, apalagi jika kita hanya mencari yang lebih sempurna dari sang mantan.

Kita takkan pernah menemukan orang yang sempurna untuk melengkapi sepotong hati kita. Sekalipun kita menyelusuri setiap lekuk dan sudut-sudut kota di dunia untuk mencarinya.

Sebab tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanyalah kita yang menyempurnakan pasangan kita dengan rasa syukur kita.

Jadi, bersikap dewasalah, tidak semua yang kita inginkan dan yang kita harapkan benar-benar nyata dengan sempurna terjadi dalam hidup kita. Belajarlah dari setiap keadaan, mungkin ini cara Tuhan agar kita rela melepaskan, ataupun ini cara Tuhan untuk mengajarkanmu arti dari kesabaran.

Percayalah, Allah pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik, terkadang di luar dugaan. Tapi justru kitalah yang selalu berburuk sangka terhadap ketentuan dan skenario yang telah ditakdirkan Allah untuk kita.

Akhir kata…

Dari 35 Provinsi…

17.058 Pulau….

264 juta Penduduk…

Dan kamu masih ngarepin si diaaaa ? HELLOWWWWWย ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคญ๐Ÿคญ

Yuk Move on sekarang juga

[AI]

Share This :

5 Replies to “Masih Zaman Ngarepin Si Dia Yang Sudah Meninggalkanmu? Yuk Move On”

  1. Sudah move on, tapi kemudian tiba-tiba dia datang lagi membawa harapan. Ini gimana sensei? ๐Ÿ˜ž

    1. Terima aja kalau menurutmu itu baik untukmu…
      Dan ironis nya aku dulu gitu, disaat sudah move on, justru dia mendekat. Mungkin itu yang namanya jodoh ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

  2. Subhanallah adem ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ™

  3. Saya yang ada masih belum bisa move on dari cinta yang bertepuk sebelah tangan sampai sekarang.. :’)

    1. kadang memang berat mas, tapi akan lebih baik kalau di ikhlaskan saja…
      mungkin nasibnya bisa kayak saya, akhirnya dia yang ngejar ngajak nikah, eh hahaha

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.