Kehilangan Teman Seperjalanan Menulis Di Blogger

Selamat jalan Shiq4

Setiap kita berpotensi meninggalkan dan ditinggalkan

Entah kenapa saya sangat menyukai kata-kata Agit dalam sebuah post di blognya. Kenyataannya memang seperti itu, kalau kita tidak meninggalkan, yah kita yang akan ditinggalkan seseorang.

Tidak ada yang salah antara meninggalkan maupun ditinggalkan, keduanya merupakan proses alam yang mempunyai andil dalam proses kedewasaan kita sebagai manusia. Bukankah kehidupan selalu mempunyai dua sisi yang bersebelahan. Antara jahat dan yang baik, hitam dan putih, tua dan muda, begitupun dengan meninggalkan dan ditinggalkan.

Menjadi seorang blogger juga demikian, kita akan sering mengalami antara meninggalkan ataupun ditinggalkan. Sejak pertama kali menulis, saya pernah mengalami kehilangan teman menulis blogger, diantaranya :

MusyaFucino – Seduhan Hati 100% Pake Isi

Saya menulis di blog sejak tahun 2009, saat itu saya menulis di platform blogspot dengan tema tidak jelas dan isinya juga beragam. Dari bahasa alay, curhatan dan lebih banyak share artikel orang lain.

Di tahun 2010 saya mulai tertarik dengan wordpress karena diajak oleh musyafucino ini. Dia menjelaskan bagaimana kemudahan yang diberikan oleh wordpress dengan segala pernak-pernik tampilan yang kece menurut saya kala itu. Seperti penambahan widget calender, cursor yang berubah, hujan salju, maupun widget bendera pengunjung blog kita.

Akhirnya saya mencoba menulis di wordpress dengan tema perjalanan dan alam yang beralamat di happynature.wordpress.com dengan motto “Learn Life With Honesty”. (Blog sudah saya hapus)

Antara judul, Tagline dan isi jelas tidak singkron sama sekali. Alamat blognya tentu terlihat seperti perjalanan alam, sedangkan taglinenya tentang belajar kehidupan dengan kejujuran. Namun isinya tentang bisnis online melulu hahahaha.

Saya sangat senang menulis kala itu, terutama saat teman saya juga cukup rajin mengisi konten blognya. Kita sering bertemu untuk sekedar sharing tentang blog dan lebih sering membahas agama, taukhid dan politik. Saya ralat, bukan membahas, namun saya cuma sebagai pendengar yang baik saat dia bercerita tentang agama, bejatnya kaum zionis dan tentang politik di Indonesia.

Namun seiring berjalanannya waktu, saya kehilangan teman blogger disaat dia sudah menikah. Kita juga jarang bertemu bahkan kita sendiri mulai meninggalkan kegemaran kita menulis di blog tersebut kala itu.

Blognya Elzein

Selain Musyafucino, Elzein adalah salah satu teman curhat bagi saya. Kita adalah rekan kerja sekaligus teman berbagi rokok, bahkan kita pernah berlomba untuk mendapatkan perhatian salah satu gadis yang sama-sama kita sukai. Meskipun di endingnya saya kalah telak, tapi kita tetap berhubungan baik.

Dia merupakan kakak kelas saya sewaktu sekolah. juga sebagai guru atau senior di tempat kerja. Namun kalau urusan blog, saya lah senior yang menularkan hobbi ngeblog kepada dia.

Namun disaat saya mulai vakum menulis, diapun melakukan hal yang sama. Hingga sampai sekarang blognya tidak terurus lagi bahkan dia sudah sibuk dengan hobbi yang lain dan meninggalkan blognya selamanya.

JustDyah

Saya menghapus blog lama dan membuat blog baru dengan nama Penadiri di pertengahan tahun 2016.  Saya mencoba menulis kembali setelah 3 tahun vakum menulis di blog yang lama, rencananya saya ingin membuat blog yang isinya tentang perjalanan hidup saya setelah menikah.

Blog tanpa pengunjung itu memang bikin frustasi, minimal ada yang menghargai dengan membaca artikel kita, itu sudah cukup membuat kita bersemangat dalam menulis. Dan di awal-awal ujian konsistensi menulis itu, datanglah seorang Arin dan bu Dyah yang mulai memberi komentar-komentar penyemangat.

Saya mulai mengikuti kedua blog tersebut, saya terinspirasi dari mereka, bahkan sempat saya menulis sebuah cerita bersambung (cerbung) namun tidak saya publish, melainkan saya kirimkan ke Bu dyah dulu biar di koreksi “kurang apa” tulisan saya.

Ternyata banyak kurangnya, dari penulisan, cerita yang fiktif banget serta penjelasan dan pengambaran lokasi yang sering di ulang-ulang. Oh iya, kosa kata juga kurang variatif. Memang saya menyadari bahwa orang yang jarang baca, baik buku maupun novel, akan sulit untuk membuat cerita-cerita macam itu.

Saya kaget ketika keputusan Bu Dyah untuk menutup blognya untuk selamanya. Saya yakin beliau sudah mempertimbangkan segalanya, dan apapun itu, dunia maya tetaplah dunia maya, dan dunia nyatalah yang memang harus di prioritaskan.

Saya hanya sedih ketika orang yang menginspirasi saya menulis tiba-tiba menghilang, terlebih si Arin juga mulai ikut-ikutan hiatus. Sempat saya ikut-ikutan tidak konsisten menulis kala itu, namun setelah terbentuk group obrolin, saya menemukan kembali apa yang saya inginkan dalam menulis di blog ini.

Baca juga : Bagaimana Memotivasi Diri Agar Tetap Konsisten Menulis

Selamat Jalan Shiq4  

Selamat jalan Shiq4

Awalnya saya memutuskan untuk menulis lagi minggu depan, sebab masih banyak kerjaan nyata yang harus saya selesaikan sesuai jadwal. Namun setelah mendengar kabar sedih dari time line reader wordpress tentang salam terakhir mas Shiq4, akhirnya saya menuliskan artikel ini.

Memang sudah lama saya tidak melihat artikel mas Shiq4 sejak Januari yang lalu. Dia yang selalu aktif menulis tiap hari dan sering memberi komentar di setiap postingan teman-teman blogger yang lainnya. Kemudian dia tiba-tiba menghilang begitu saja, tentu saya juga bertanya-tanya akan hal tersebut.

Mas Muhammad Liudin kini telah berpulang ke rahmatulloh pada hari Minggu 15 juli 2018, begitulah kabar yang dituliskan oleh adiknya mas Shiq4 dalam post terakhirnya.

Kita sendiri tidak tahu kapan batas usia kita, namun melihat mas Shiq4, saya begitu takjub dengan semangat dan konsistensinya dalam menulis. Di tengah penyakit skizofrenia yang diidapnya sejak lama, tak membuat beliau putus asa, bahkan dia sangat peduli dan berbaik hati membagikan ilmu blogger yang dia pelajarinya secara cuma-cuma. Entah dari artikel yang ditulis di blognya maupun dari e-book yang dia buat sendiri dan dibagikan secara gratis.

Selamat Jalan Mas shiq4, Semoga engkau mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, Aamin.

[AI]

Share This :

32 Replies to “Kehilangan Teman Seperjalanan Menulis Di Blogger”

  1. Yah, kok jadi sedih ya.😥😥😥
    Selamat jalan buat mereka semua.

  2. Sedih memang. Dulu Mas Shiq sering mampir ke blog saya. Tapi, udah beberapa bulan terakhir, komentar Mas Shiq tidak ada.

    1. Iya mas, sejak bulan januari dia mulai menghilang

  3. Aamiin.
    Sedih rasanya kehilangan mas shiq, padahal dia sering ngasih ilmu ngeblog / menulis dan sharing banyak hal di blognya.

    1. Bener mas, meskipun kita tak pernah ketemu secara langsung, namun sedih juga saat mendengar kabar duka seperti ini

  4. Sediih pas buka blog, dpt pemberitahuan ini. Pantesan mas shiq beberapa bulan hiatus. 😭

  5. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah, Aamin. 🙁

  6. Tuh kan bner feeling aku. Skrg blog mulai sepi. Makanya aku jg jd males nulis. Lagian aku nulis juga cuma sekedar nulis bukan cari duit. Klo cari duit mungkin agak semangat hehe.. Btw aku juga sbenernya udah aneh tiap buka timeline blog kok tumben gada mas Shiqa. Innalillahi, semoga mas Shiqa tenang disana.

    1. Blog mulai sepi, semua generasi muda beralih ke tik tok, wkwkwkw
      Aamin mbak, semoga dia di tempatkan yang terbaik disisi Allah

  7. Pantesan ya, sejak lama nggak pernah nongol. Sempat membatin kok mas Liudin nggak pernah nongol, biasa setiap hari selalu posting tulisan 😥

    Semoga diterima disisiNya aamiin 🙏

  8. Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Ini adalah tentang ikatan yg kita buat ditiap tiap tulisan kita di wordpress ini mas. Semoga silaturahim tetap terjaga. Mau dahulu atau terakhir semoga Allah merahmati kita semua.

    1. Aamin 🙂

  9. Innalillahi wainnalillahi rojiun. Padahal aku sering BW dengan shiq

  10. Saya kaget banget waktu buka timeline blog dan membaca postingan adik mas Shiq4.. Beliau salah satu teman sesama blogger pertama saya sewaktu mulai menulis di wordpress tahun 2016 dulu, setelah sekian lama berhenti ngeblog di blogger. Saya juga sempat dikirimi postcard oleh mas Shiq4 karena beliau tau kalau saya senang dengan postcard. Semoga mas Shiq4 mendapat tempat yang terbaik disisi Allah.. Amin..

    1. Wah, mas Shiq4 memang keren, Aamin mas

  11. Alfatihah. Semoga amal ibadahnya bang shiq4 diterima sisiNya.amin

  12. Innalillahi wa innailaihirojiun, aku kaget pas lihat Instastory-nya Kak Nisa. Semoga amal ibadah Almarhum diterima oleh Alloh SWT :'(

  13. huaa… sedih. Moga mas Shiq damai di sana dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi ini.

    Blog mas Shiq ini sering saya kunjungi utk bacaan tips ngeblog. dia jg pernah nulis GP. Hiks… selamat jalan mas.

    1. iya mas, saya pernah baca GP nya mas Shiq4 di blognya mas Febriyan

  14. Innalilaahi.. sy kaget pas blog walking dapat kabar duka ini. Semoga jalannya mudah. Alfatihah

    1. Aamin 🙂

  15. padahal belum sempat mampir ke toko buahnya

  16. 😥😥😥😥 kemarin saya liat blognya, kok mas shiq ga keliatan lagi ya. Saya liat terakhir ngepos awal-awal tahun. Oh, mungkin si mas ga aktif lagi atau sibuk. Dan, ternyata…. Allahumma firlahu war hamhu…

    1. Semua juga tidak menyangka, kirain hanya sekedar hiatus yang sudah lumrah di kalangan blogger..
      semoga beliau di tempatkan yang terbaik di sisiNya, Aamin

    2. Aamiin ya Allah…

  17. Semua yang bernyawa pasti akan kembali kepadaNya. Aku pun sempet nanyain sidqa, doi kan aktifis blog banget! Tumbeeeeeen gitu sunyi banget temlen tanpa tulisannya? Dan paling sering mengunjungi blog kita -_-..
    Semoga diampunkan segala dosa-dosanya, diberi kelapangan dalam kubur dan yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amin.

    1. Aamiin mbak

  18. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya. Paling tidak mereka-mereka yang meninggalkan sudah memberikan ilmu-ilmu terbaik mereka melalui tulisan-tulisan blognya ya.

  19. Ada rasa kehilangan pasti, jika tmn ngeblog kita tiba2 sprti raib ditelan bumi. Sy tdk knal dg yg lain, bu Dyah cm spintas, tp utk Mas Shiq4, sy ckup lma brtman dan sy sdh punya ksan yg mndalam trhdpnya, sosok yg inspiratif, sy bnyak bljar dari bliau ttg mnulis. Skli lg, sy bnar2 sdih mengetahui kepergiannya itu. Kyaknya sy akn mnulis ttg dia jg sblum akhir Juli ini, wlau skrg sy msh dlm jdwal hiatus slma sebulan.

    Mas shiq4 prnh nulis ttg kematian, dan kyaknya ap yg ditulisnya kini terwujud, bnyak org yg mngenangnya sbgai org baik.

    Slmt jln shiq4. Rest in peace. Smoga kluarga yg ditinggalkan ttp tabah dan ikhlas.

  20. Sebelumnya jg sempat membathin, “kok shiq4 ga pernah ada notifikasi email postingannya, biasanya rutin” dan terdiam waktu membaca email notif dr postingan adeknya.
    Sekarang mas Liudin sudah terbebas dr semua sakit yg dirasakannya. Semoga mendapatkan tempat terbaik disisi-NYA dan ilmu tulisan yg ditinggalkan menjadi salah satu amal jariyah yg terus mengalir.

  21. saya juga salah satu yang kaget dengar Shiq4 pergi, tidur abadi. dia, satu dari dua orang yang me-review novel saya selain bu Ira Indiana. sementara pembeli lain entah kemana.

    btw, blog saya memang sudah almarhum, tapi saya masih nulis kok kadang-kadang. klik aja kompasiana.com/dyahrina

  22. Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un

    Baru dapat kabar tentang mas Syiqa.

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.