Aku Merencanakan Diriku Hilang

Sekilas seperti judul bukunya Mas pungkas, namun saya tidak bermaksud untuk meriview bukunya kali ini, karena memang bukan keahlian saya. Saya hanya pinjam kata-kata dari buku tersebut untuk saya buat judul artikel saya kali ini. Semoga di izinkan oleh beliau, hehehe.

Banyak hal yang aku rasakan selama aku menulis di blog ini, dari akrabnya bercerita dengan teman blogger lainnya, pelajaran berharga dari artikel mereka serta ilmu baru yang saya dapat dari artikel teman-teman lainnya.

Aku bahagia, sungguh aku bahagia telah mengenal kalian di dunia maya ini. Meskipun kita tak pernah bertatap muka, namun keakraban kita selama ini selayak kita pernah saling bertemu sebelumnya.

Aku ingat sekali ketika Bang ical mengusulkan membuat group Whatsapp antara teman blogger dan aku juga sangat setuju group tersebut di buat. Percakapan kita yang selama ini hanya sebatas koment di blog, kini dengan group tersebut kita semakin akrab dengan berbagai share ilmu, kirim gambar dan emoticon, dan juga voice note yang membuat aku mengerti suara kalian satu persatu.

Ada banyak notif yang masuk saat pertama kali group itu dibuat, hanya selang satu jam tidak dibuka, notif sudah mencapai ratusan bahkan sampai ribuan karena saking ramenya.

Sempat aku menghilang beberapa bulan dikarenakan handphoneku rusak, dan butuh waktu yang cukup lama juga untuk bisa membeli yang baru.  Aku senang bisa menyapa kalian lagi melalui group tersebut, meskipun tidak serame dulu, namun aku tetap menyukai saat kembali lagi.

Namun kali ini, rasanya aku ingin menghilang lagi.

Aku ingin menghilang untuk sementara, bukan karena aku benci, bukan karena aku sedang sedih, hanya saja aku ingin mengambil jeda untuk bernafas, jeda untuk berfikir dan jeda untuk melangkah.

Aku bahagia saat bersama kalian, namun aku mulai egois saat merasakan kebahagian itu. Aku mulai lupa siapa diriku ini dan bagaimana seharusnya aku bersikap.

Banyak pertimbangan yang aku pikirkan beberapa bulan terakhir ini, hingga akhirnya aku putuskan “Aku akan menghilang”. Aku tak mengatakan akan hiatus menulis, namun sepertinya akan mengarah ke arah situ.

Akhir kata, maafkan ke egoisanku yang dulu. Maafkan aku yang sering membully kalian dengan hal konyol yang aku bahas. Maafkan jika perkataanku ataupun tulisanku banyak yang menyinggung kalian.

 

[AI]

Share This :

7 Replies to “Aku Merencanakan Diriku Hilang”

  1. semoga bisa cepat kembali lagi yaa..

  2. Hilang jangan lama”
    Berat. Biar rindu saja
    Ceilah

  3. Mari menghilang bersama mas Nur.
    Aku juga ingin pergi untuk sementara

  4. Laaaaaaah, Saya baru main kesini lagi, Mas Nur kenapaaaaa mau hiatus lagi ._.

  5. Aku juga akan hilang. Mari hilang bersama😂

  6. lekas kembali, bang.
    semoga bang ir dan keluarga sehat selalu:)

  7. Semoga cepat dihinggapi rasa kangen, hingga segera kembali *karena katanya, rindu & kangen itu berat* 😀

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.