Regenerasi Handphone Yang Pernah Saya Miliki Dari Mode Jadul Hingga Sekarang

Inti dari postingan kali ini bukan tentang pamer, sungguh! Tak ada hal yang bisa saya pamerkan, karena saya suka dengan kesederhanaan, seperti sederhananya rasa cinta yang saya miliki hanya untukmu, eaaaahhhh.

Setelah saya mulai jarang menulis, saya banyak kehilangan ide dan sentuhan saya dalam menulis. Bahkan tema yang selalu jadi kegemaran saya (tentang jodoh, jomblo dan cinta-cintaan) sewaktu dulu, kini saya merasa susah sekali saat membuatnya. 

Padahal dulu sebelum migrasi ke self hosted, saya cukup konsisten membuat artikel tentang cinta, jodoh dan hal yang membaperkan lainnya. Namun sekarang tema apapun terasa sulit untuk menuliskannya. Jangankan konsisten, sekarang bisa menulis satu artikel per minggu itu sudah bagus banget.

Seperti artikel kali ini, karena tidak ada ide, akhirnya saya menuliskan artikel yang mengulas sebuah kenangan yang ada di pikiran. Yaitu kenangan tentang handphone yang pernah saya miliki dan pernah saya pakai.

Tidak penting yah?

Tak apa… kalian tak harus baca kok! Cukup like dan sebarkan ke teman-teman kalian yah, jangan berhenti di kamu, biar blog ini bisa viral, hahahaha.

Selepas penting tidaknya artikel ini saya buat, bagi saya pribadi, setiap kenangan tentu akan ada sebuah kisah dan cerita. Ada rasa bahagia sendiri ketika membicarakan sebuah kenangan masa lalu. Dan saya ingin bernostalgia dengan itu.

Nokia 3310 : Handphone Pertama Yang Saya Beli

Bagi anak sekarang, mempunyai handphone pertama bisa saja saat masih SMP, bahkan masih di bangku SD sudah mempunyai handphone sendiri. Kalau zaman SMP saya dulu malah ngeri, jangankan beli handphonenya, beli simcardnya saja bisa sampai ratusan ribu.

Disaat masa SMK, sebagian teman sekolah saya sudah mempunyai handphone, sedangkan saya cuma mempunyai simcardnya saja. Sampai luluspun, saya cuma bisa pinjam handphone dari teman, barulah simcard tersebut bisa berguna.

Handphone pertama yang saya beli adalah Nokia 3310 dalam keadaan bekas. Waktu itu adalah gajian kedua saya, dan saya mendapat handphone itu kalau tidak salah ingat dengan mahar 200 ribu tahun 2007 akhir.

Uang segitu itu cukup besar loh nilainya, karena pada waktu itu gaji perbulan saya masih 650 ribu gaji training, sedangkan UMR masih sekitaran 800 ribuan. Saya harus rela sangat berhemat selama sebulan setelah saya beli handphone ini.

Namun sangat disayangkan umur handphone sacond tersebut tidak berlangsung lama. Kira-kira belum genap 3 bulan handphone tersebut sudah tidak bisa nyala. Dari situ saya mulai ogah untuk membeli barang second lagi.

Nokia 2100 Classic : Handphone Tahan Lama Dan Tahan Banting

Di tahun yang sama, setelah saya sangat kecewa dengan handphone pertama yang saya beli dalam keadaan bekas. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli barang bekas lagi, hahaha

Rayuannya kakak saya selalu berhasil terhadap saya, terlebih perihal menawarkan barang bekas kepada saya. Kakak saya ini seorang makelar handphone pada waktu itu, namun hingga sekarang juga masih sering jual beli handphone.

Belilah saya Nokia 2100 Classic dengan keadaan bekas lagi, namun kali ini keadaan handphone masih cukup bagus. Yang paling saya suka dari Nokia 2100 adalah bunyi keypadnya saat ditekan, itu legendaris banget. Bahkan saya sempat hafal letak setiap huruf pada keypadnya, hingga tak perlu melihat layar saat mengetikkan sms.

Selain itu, Nokia 2100 ini kuat banget dan tahan banting. Selama pemakaian setahun, handphone tersebut sudah puluhan kali jatuh dari saku baju saya, bahkan pernah jatuh hingga terpisah menjadi 3 bagian dari loteng sekolahan saat reoni tahun 2008. Namun setelah dipasang kembali, handphone tersebut masih nyala.

Baca Juga :  Perihal Pria Yang Suka Menggoda Wanita

Nokia 3200 : Pertama Kali Bisa internetan

Nokia 3200 ini saya beli di akhir tahun 2008, waktu itu saya juga masih memiliki Nokia 2100. Dan ironisnya, saya masih beli barang bekas, namun kali ini tidak terbujuk oleh kakak saya, tapi memang tergiur oleh harga yang diberikan teman saya dengan harga 100 ribu saja (dia butuh uang).

Saya tertarik ingin beli handphone ini karena tampilannya sudah tidak monochrome lagi, juga ada koneksi internetnya pula. Kan tau sendiri bahwa tahun 2008 adalah gencar-gencarnya facebook, jadi pas banget untuk bisa facebookan melalui handphone ini.

Sony Ericsson W200i Walkman : Disaat Music Menjadi Bagian Perjalanan Hidup

Sony Ericsson W200i adalah handphone pertama yang saya beli dalam keadaan baru pada pertengahan tahun 2009. Saya membeli handphone ini karena kedua handphone sebelumnya (Nokia 2100 dan Nokia 3320) hilang saat dalam perjalanan (jatuh di jalanan.

Saya lupa saya mendapat harga berapa saat membeli handphone ini, namun saya sangat menyukainya terutama earphonenya yang cukup bagus saat digunakan untuk mendengarkan musik.

Gara-gara handphone ini, saya tiap hari tidak bisa lepas dari musik. Tiap perjalanan berangkat kerja ataupun pulang kerja, saya selalu mendengarkan musik melalui earphone. Namun umur handphone ini juga tidak begitu lama karena keteledoran saya hingga handphone saya terjun kedalam kamar mandi.

Nokia 5310 XpressMusic : Pengganti Handphone Walkman

Setelah jatuh cinta dengan series walkman Sony, saya ingin kembali membeli series Walkman lagi. Namun setelah baca majalah dan mendengar simpang siur ocehan tetangga yang mengatakan bahwa banyak  produk gagal dari sony yang abru diluncurkan, terlebih untuk series Walkman setelah W200i.

Akhirnya saya jadi ragu untuk membeli series walkman lagi, hingga akhirnya saya memutuskan untuk membeli sony cybershot K800i. Namun dana yang saya siapkan tidak cukup untuk membeli handphone tersebut.

Setelah menimbang dengan seksama, pada akhirnya pilihan saya jatuh kepada Nokia 5310 XpressMusic. Selain harganya lumayan murah, saya juga dapet diskon 50ribu saat itu. Ini adalah handphone terlama yang pernah saya miliki, bahkan sampai sekarang masih ada di laci barang koleksi (padahal tidak punya koleksi apapun).

Banyak kenangan dengan handphone ini, terutama berapa banyak gombalan yang saya ketikkan melalui handphone ini. Berapa wanita yang pernah saya abadikan dalam bingkai foto di handphone ini dan lain sebagainya.

Nokia C3 : Ambilah Handphoneku, Sebagai Gantinya Tinggalkan Hatimu Untukku

Ceritanya gini, tahun 2010 istri saya (waktu itu masih jadi teman kerja) mulai masuk kuliah sambil kerja. Dia kuliah hari sabtu dan minggu khusus karyawan di IKIP Budi Utomo Malang. Dia kehilangan handphonenya saat berada di angkot saat sepulang kuliah.

Tidak cukup dengan mengambil handphonenya, pencurinya juga tidak segan-segan menyebar sms “minta isikan pulsa” ke kontak yang ada di handphone tersebut. Dan salah satunya yang dapat kiriman sms itu adalah saya.

Sebenarnya, tahun 2010 adalah masa tersulit antara saya, mantanya istri, serta para lelaki yang juga menyukai istri saya. Sebab disaat istri saya memutuskan untuk kuliah, disaat itu pula keputusan dia untuk mengakhiri semua hubungan yang dia punya dengan para lelaki yang dekat dengan dia, termasuk saya.

Baca Juga :  Maafkan Aku Yang Sering Lupa

Namun berkat sms itu, saya mulai dekat lagi dengan dia. Dia bercerita kalau dia kehilangan handphonenya saat pulang dari kuliah. Dia meminta tolong bantuan saya untuk mengantarkan ke galeri Indosat untuk memblokir nomer dia. Dan disaat itulah saya memberikan handphone satu-satunya milik saya XperssMusic itu kepada dia.

Keren tidak? Hahahaha

Sebenarnya saya cuma meminjamkannya untuk sementara. Tapi bagaimana dengan saya? Karena alasan itu saya membeli handphone baru Nokia C3, waktu itu masih harga 900 ribuan. Saya merogok uang tabungan saya serta sedikit meminjam pada sepupu saya untuk bisa membeli handphone tersebut.

Awalnya dia tidak mau menerima handphone yang saya pinjamkan, namun setelah melihat saya mempunyai handphone lagi, dia malu-malu menerimanya. Dan disitulah umpan yang saya lemparkan mulai menancap di hatinya.

Toh pada akhirnya disaat dia memutuskan menerima handphone yang saya berikan, sebagai gantinya dia harus memberikan hatinya kepada saya, hahahaha.

Samsung Galaxy Mini GT-S5570 : Smartphone Android Pertama

Sebenarnya handphone ini bukan milik saya, namun saya ikut andil dalam pembelian handphone ini untuk calon istri tersayang. Meskipun kepunyaan istri, namun saya sering memakainya untuk mainan sembari menunggu dia pulang kuliah.

Dulu sewaktu tunangan, saya selalu mengantar istri saya berangkat kuliah. Sementara dia kuliah, saya kelayapan di alun-alun Malang sendirian, terkadang  saya juga pergi ke sanak keluarga di Batu. Namun yang pasti handphone galaxi mini ini selalu saya bawa untuk menghilangkan rasa bosan dalam menunggu.

Lenovo A516 & A319 : Kalau Sudah Couple, Beli 1 dapat 2 loh?

Setelah menikah dan mempunyai anak pertama, Handphone Samsung Galaxy mini itu umurnya tak cukup panjang seperti handphone Nokia C3 yang masih saya pakai. Karena waktu itu saya dan istri masih bekerja, jadi istri maunya dibelikan handphone baru ketimbang memakai Nokia XpressMusic.

Setelah menabung beberapa bulan, saya dan istri ingin membeli smartphone baru yang harganya bisa kita jangkau. Terpilihlah Lenovo A319 untuk istri dan Lenovo A516 untuk saya. Kedua Handphone tersebut saya beli dengan harga 2 juta.

Dulu samrtphone dengan RAM 512 masih cukup mumpuni untuk mengakses beberapa aplikasi. Namun setelah setahun, performa smartphone jadi cukup berat, bahkan saya sering restore ulang sistem agar lebih fresh.

Setelah kelahiran anak kedua, handphone istri yang lebih dulu tumbang. Problemnya karena handphone tersebut tersiram air susu botol dan tak terselamatkan. Akhirnya saya mengalah mengunakan Nokia C3 dan istri mengunakan Android agar tidak bosan saat di rumah (Istri sudah resign dari perusahaan)

Samsung J2 Prime & Xiaomy Redmi 5A : Hadiah Dari Tuhan

Hampir setahun saya mengunakan handphone Nokia C3, sementara semua teman-teman saya sudah mengunakan smartphone. Ada rasa iri, namun saya tak kuasa untuk membeli, bahkan untuk menyisahkan uang untuk membeli handphone barupun saya tak mampu.

Saya hanya bisa bersabar, yang penting keluarga saya tercukupi, itu sudah cukup. Namun kesabaran saya berbuah hasil, tepat bulan Mei 2018 kado terindah dari Tuhanpun datang menhampiri saya. Yah, dalam waktu sebulan saya mendapatkan 2 handphone sekaligus. Samsung J2 prime untuk istri sedangkan Xioami untuk saya.

Ceritanya, saya memenangkan lomba menulis berhadiah handphone J2 Prime, sedangkan Xioaminya saya membelinya dengan uang hasil dari blog juga, hehehe Alhamdulillah.

Oh iya, dari semua handphone yang saya miliki, tak pernah sekalipun saya menjual handphone saya, meskipun saya sudah mempunyai handphone baru yang lebih bagus. Karena bagi saya setiap handphone memiliki cerita dan kenangan tersendiri.

Lagian, saya tidak berbakat untuk urusan jual-menjual barang milik pribadi apalagi barang bekas, terlebih saya tau kekurangan dari barang yang saya miliki. Saya merasa kasihan jika ada orang yang membeli barang bekas saya. Saya lebih suka menyimpan barang tersebut sebagai koleksi.

***

Kalau kalian bagaimana? Merasa nostalgia dengan merk handphone jadul yang saya sebutkan?

[AI]

Share This :

14 Replies to “Regenerasi Handphone Yang Pernah Saya Miliki Dari Mode Jadul Hingga Sekarang”

  1. Saya ga ingat tipe nokia yang saya punya. Tapi ingat warna lampu layarnya. Ada kuning, biru, putih. jadul amat ya. 😁

  2. 3310 legend, punyaku blum rusak sampe skrg masih d lemari hha

    1. Wow amazing mas,asih tersimpan hahahaha

  3. dari tipe hape yang dimiliki, bapak ini ketahuan jika kelahiran era tahun 80 an awal atau akhir 70 an, he he.

    samaan, Mas. Saya hanya sekali menjual Hape saya, itu juga karena terdesak ingin segera membuat SIM tapi gak punya duit.

    saya masih mempunyai Nokia 105, Sony Erirsson j200i, Sony Ericsson Xperia Miro, Sony Ericsson T230, Samsung Galaxy Mini, Xiaomi Redmi 2, Nokia 6510 yang masih memiliki port Infrared sehingga bisa digunakan untuk Modem.

    1. 😑 aku kelahiran 90 an pak…
      Wow, koleksi hpnya banyak… Aku cuma nyimpan hpnyang masih nyala aja, kalau yang mati, kadang dibuat mainan anak sampai hancur 🤣

    2. Yang bener ah, pak. 80 an niih. Bukan koleksi sih, ya karena sayang banget kalau mau dijual harganya sudah gak masuk akal.

    3. 😙 bener kok pak, umurku aja masih dibawah 30 kok

    4. Ah enggak😂

  4. wah aku juga jadi kepengen bikin postingan gini ah
    soalnya riwayat henpon saya banyak euy

    1. Wah, dicoba bang…
      jadi pengen tau hp jadul apa aja yang jadi koleksinya

    2. nah itu masalahnya
      aku ya wis lali e
      wkwkwk

  5. 3310 ku kayake masih fungsi. Terakhir engga dipake sebelum di masukin kardus masi bisa dipaks. Entah sekarang… Kali aja masi bisa ya.. sayangnya charge nya ilang entah kemana.

    1. wow, itu jadul banget loh mas, hpku yang paling jadul cuma Nookia Xpress music aja

  6. Saya cuma tiga kali ganti, Nokia, Blackberry dan berakhir di Lenovo 😀

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.