Tips Memilih Genset Sesuai Kebutuhan Pabrik

Energi listrik sudah menjadi sebuah kebutuhan primer bagi kehidupan kita sehari-hari. Hampir semua perangkat yang kita gunakan sehari-hari mengunakan listrik sebagai sumber energinya. Terlebih lagi bagi fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit, dan pabrik-pabrik.

Vitalnya pelayanan publik seperti bank harus didukung penuh dengan sumber daya listrik. Namun jika terjadi kendala seperti pemadaman listrik, tentu akan membuat operasional layanan Bank bisa terganggu.

Maka dari itu sangat diperlukan cadangan energi listrik bagi tempat-tempat pelayanan publik maupun kantor saat keadaan darurat terjadi.  Pengadaan genset sebagai sumber cadangan listrik memiliki peranan vital dalam meningkatkan pelayanan operational suatu instansi.

Memilih genset atau rental genset untuk pabrik atau instansi tentunya tidak boleh sembarangan. Bukan hanya harus mempertimbangkan harga yang terjangkau, namun juga harus diperhatikan sesuai dengan kebutuhan instansi atau pabrik.

Agar tidaks alah pilih, berikut tips memilih genset sesuai dengan kebutuhan pabrik atau instansi :

Daya Genset

Daya atau kapasitas genset adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Sebelum memilih kapasitas genset, pastikan terlebih dahulu jumlah pasokan listrik yang instansi butuhkan. Biasanya sebuah instansi atau pabrik akan memilih genset berdasarkan satuan watt atau kVA.

Sebaiknya pilihlah genset dengan kapasitas 20 persen lebih besar dari jumlah pasokan listrik yang pabrik butuhkan. Namun, tak masalah juga jika memilih genset dengan jumlah yang jauh lebih besar. Hal ini bermanfaat agar instansi atau pabrik tidak perlu terlalu sering mengganti genset.

Suara Genset

Semakin besar kapasitas genset semakin berisik suaranya. Jika sebuah instansi tidak memiliki ruangan khusus untuk menyimpan genset, ada baiknya memilih genset yang telah dilengkapi dengan teknologi peredam suara.

Walaupun harganya akan menjadi lebih mahal, genset dengan peredam suara memiliki suara yang lebih halus sehingga tidak berisik dan menganggu pekerja maupun custumer yangd atang.

Baca Juga :  Laptop Gaming Acer Murah dengan Performa Mewah

Fitur Aktif secara Otomatis

Pilih genset yang memiliki panel Automatic Main Failure (AMF) atau Automatic Transfer Switch (ATS). Panel ini akan aktif secara otomatis ketika listrik di pabrik kamu mati. Dengan panel ini, kamu tidak perlu repot mengaktifkan genset ketika listrik mati.

Sumber daya yang mengandalkan listrik dari aliran PLN akan secara otomatis beralih ke genset. Fitur ini menjadikan penggunaan genset lebih praktik dan hemat waktu. Kelebihan lain dengan fitur ini, kegiatan produksi di pabrik tidak akan terhenti yang sehingga tidak mempengaruhi kualitas produk.

Garansi Resmi dan Ketersediaan Spare Part

Garansi resmi dan ketersediaan spare part ini akan memudahkan sebuah instansi atau pabrik,  jika nanti genset yang dibeli mengalami gangguan. Instansi hanya perlu melakukan klaim garansi dan spare part yang rusak akan segera diperbaiki.

Itulah tips memilih genset sesuai dengan kebutuhan instansi atau pabrik yang kamu miliki. Jika kamu selaku pemilik sebuah instansi belum berminat untuk membeli genset, kamu bisa menyewa genset secara praktis dan berkualitas di sewa genset Sewatama.

Kamu bisa membuka situs resminya di http://sewatama.com/id/product/operations-and-maintenance/

Advertisements
Share This :

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.