Penderita Diabetes juga Bisa Kekurangan Gula Darah

Penderita Diabetes juga Bisa Kekurangan Gula Darah

Identik dengan kadar gula darah yang tinggi, mengapa penderita diabetes juga bisa terkena hipoglikemia alias kekurangan gula darah?

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa permasalahan penderita diabetes hanya pada urusan kadar gula darah yang tinggi. Namun, kepada KlikDokter, dr. Muhammad Anwar Irzan mengatakan bahwa mereka juga bisa mengalami hipoglikemia.

Apa itu hipoglikemia?

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah (glukosa) seseorang terlalu rendah, yaitu di bawah 70mg/dL. Umumnya, hipoglikemia terkait dengan pengobatan diabetes dan bukan sebuah penyakit, melainkan indikator masalah kesehatan.

Biasanya orang dengan penyakit diabetes, lebih rentan mengalami kondisi hipoglikemia. Karena biasanya penderita penyakit diabetes sering menggunakan insulin buatan atau obat-obatan tertentu untuk menurunkan kadar gula di darah.

Bila kadar glukosa terlalu rendah, seperti yang terjadi dengan hipoglikemia, hal itu dapat menyebabkan berbagai gejala. Mulai dari jantung berdebar-debar, kelelahan, gelisah, berkeringat, kelaparan, kesemutan di sekitar mulut, dan lain sebagainya.

Jika gejala awal dari hipoglikemia Anda abaikan, maka dia bisa memburuk. “Ya, jika sudah memburuk, gejala yang ditimbulkan adalah disorientasi berat, gangguan penglihatan (penglihatan kabur). Kejang, penurunan kesadaran, bahkan mereka bisa terlihat seperti sedang mabuk.” jelas dr. Anwar.

Penderita Diabetes juga Bisa Kekurangan Gula Darah
Source image by dream.co.id

Seiring berjalannya waktu, episode berulang dari hipoglikemia dapat menyebabkan koma hipoglikemia. Jika sudah begitu, tubuh dan otak tidak lagi memproduksi tanda-tanda dan gejala yang memperingatkan bahwa gula darah Anda rendah.

Tapi, bila gejala hipoglikemia masih di tahap awal, gejala tersebut dapat diobati dengan mengonsumsi 15-20 gram karbohidrat atau gula. Sumber karbohidrat tersebut bisa berupa jus buah, permen, ataupun makanan lain yang dianjurkan oleh dokter Anda.

“Dan perhatikan soal protein. Makanan yang mengandung lemak jahat atau protein terlalu tinggi dapat memperlambat penyerapan gula oleh tubuh.” tuturnya.

Baca Juga :  Mana Yang Lebih Bagus Antara Blogger, Wordpress.com atau Wordpress.org

Periksa kembali kadar gula darah 15 menit setelah pengobatan. Jika kadar gula darah masih di bawah 70 mg/dL, ulangi langkah ini sampai gula darah di atas 70 mg/dL.

Meski penderita diabetes mesti mengontrol kadar gula darahnya agar tak terlalu tinggi, tak berarti kondisi penderita penyakit diabetes akan aman-aman saja bisa kadar gula darahnya terlalu rendah (hipoglikemia). Sebab, baik kondisi kadar gula darah yang terlampau tinggi maupun terlalu rendah, keduanya sama-sama berbahaya.

Advertisements
Share This :

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.