Ingin Punya Blog Berbayar Namun Takut Tidak Bisa Bayar Sewa Pertahunnya? Nabung Dulu Yuk!

Pengen Punya Blog Berbayar Namun Takut Tidak Bisa Bayar Sewa Pertahunnya? Nabung Dulu Yuk!

Punya blog berbayar, berarti kita mempunyai tanggungan bayar sewa hosting dan domain tiap tahunnya.  Memang biaya sewa hosting dan domain tidaklah terlalu mahal sebenarnya (ukuran bagi yang sudah bekerja), namun tetap saja membayar sewa hosting untuk blog personal itu terkadang bikin blogger pemula mikir dua kali untuk sewa hosting.

Selain merasa terbebani dengan tanggungan sewa hosting tiap tahunnya, kebanyakan blogger pemula merasa bahwa blog personal jauh lebih nyaman menggunakan blog gratisan saja. Dengan pertimbangan dari masih awamnya ilmu per-bloggeran serta takut berhenti nge-blog di tengah jalan karena tingkat kebosanan.

Blog ini awalnya juga blog gratisan, selain saya juga awam dalam dunia blogger, saya juga takut jika nantinya saya tidak bisa konsisten me-manage blog ini suatu saat nanti. Namun ternyata saya bisa sampai 3 tahun menulis di blog gratisan ini, hingga akhirnya saya memutuskan untuk upgrade domain dan sewa hosting sendiri.

Blog Personal Tidak Bisa Menghasilkan?

Saya sendiri awalnya juga berfikir seperti itu, takut blog nantinya tidak terurus karena tingkat kebosanan. Atau takut nantinya saya tidak bisa melanjutkan membayar sewa hosting dan domain karena suatu alasan.

Namun pada akhirnya saya memutuskan untuk sewa hosting untuk blog gratisan saya ini. Selain karena dari awal saya ingin punya blog berbayar, alasan lain yang menguatkan saya untuk sewa hosting adalah karena adanya PROMO yang cukup menarik, hahahaha.

Pada akhirnya, ketakutan saya akan tidak bisa melanjutkan sewa hosting tiap tahunnya terbukti tidak terjadi. Toh saya masih bisa sewa hosting selama dua tahun ini. Dan alhamdulillah juga, bahwa pembayaran sewa hosting ini, benar-benar  tidak menggunakan uang dari kebutuhan saya sehari-hari, melainkan uang yang berasal dari blog ini juga.

Jadi, bagi kalian yang ingin punya blog berbayar, namun takut tidak bisa membayar uang sewa hosting tiap tahunnya. Jangan takut!

Sebab tanpa harus paham SEO maupun utak-atik script HTML, blog berbayar kalian tetap bisa menghasilkan kok?

Yang dibutuhkan cuma konsisten menulis dan usahakan tulisannya tetap bermanfaat bagi orang lain.

Oh iya, “menghasilkan” di sini bukan berarti sesuatu yang bisa buat kalian meraup jutaan rupiah dari blog yah? Kalau kalian berpikiran seperti itu, kalian harus benar-benar belajar nge-blog yang profesional agar bisa meraup jutaan rupiah dari blog.

Yang saya tekankan di sini, menghasilkan dalam artian kalian tidak perlu berfikir tentang biaya sewa hosting tiap tahunnya. Sebab blog personal seperti punya saya ini tetap bisa menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah pertahunnya. Setidaknya jumlah tersebut cukup untuk mengcover biaya sewa hosting tiap tahun.

Pengen Punya Blog Berbayar Namun Takut Tidak Bisa Bayar Sewa Pertahunnya? Nabung Dulu Yuk!

Caranya biar blog bisa menghasilkan?

Caranya sangat simple, yakni dengan menulis, menulis dan menulis.

Sebab seiring dengan konsisten menulis serta gaya penulisan yang orisinil, blog kalian nantinya akan dikenali oleh banyak orang kok. Dengan seringnya menulis, juga akan meningkatkan Domain Authority serta rating Alexa yang menunjukkan tingkat kepopuleran blog kalian di mata mesin pencari.

Baca Juga :  Ternyata Migrasi Blog Tak Semudah Membaca Artikelnya

Suatu saat nanti, mungkin ada beberapa advertiser yang ingin beriklan di blog kalian. Atau kalian akan diminta menulis sebuah riview produk ataupun content placement di blog kalian yang nantinya kalian akan mendapatkan bayaran dari artikel yang telah terpublish.

Menarik bukan?

Cara lain lagi agar mendapat pundi-pundi uang dari blog, kalian bisa mendaftar menjadi publisher iklan seperti Adsense atupun Wordads (khusus wordpress).

Memang tidak mudah menghasilkan uang dari publisher iklan semacam Adsense, karena syaratnya blog kalian harus memilki lumayan banyak pengunjung tiap harinya agar penghasilannya lumayan banyak.

Selain menjadi publisher iklan, kalian juga bisa daftar ke berbagai platform yang menyediakan job conten placement untuk blogger. Seperti Sosiago, Vira, Bloggerpartner ataupun dari agensi komunitas blogger di media sosial semacam group facebook.

Memang untuk harga conten placement dari platform tersebut di bawah harga standart dari pada saat kalian mendapat tawaran langsung dari suatu brand. Tapi, lumayanlah buat simpanan buat bayar sewa hosting nantinya.

Ngomongin simpanan uang, menurut kalian? Penting tidak sih menyisihkan uang buat simpanan pembayaran sewa hosting?

Punya tabungan khusus buat kebutuhan nge-blog? Kenapa tidak!

Bagi saya, menyisihkan uang hasil dari pendapatan blog itu perlu. Bolehlah buat jajan ataupun shoping, namun kita juga harus memikirkan sewa hosting dan domain blog kita juga kan. Selain biar blog tetap terjaga, juga biar kita tidak kaget jika disaat deadline pembayaran sewa hosting nanti ternyata keadaan ekonomi kita sedang labil.

Kalau blog kita cuma satu sih masih mending, bagaimana kalau kita memiliki blog yang bejibun. Saya sendiri memiliki 3 blog berbayar yang jadwal pembayarannya lumayan berdekatan, tentu akan kepikiran kalau tidak memiliki simpanan khusus buat blog.

Seperti yang pernah saya jelaskan di artikel sebelumnya tentang beberapa tabungan saya berdasarkan kategori. Kali ini saya memiliki tabungan lagi yang benar-benar saya khususkan untuk blog. Intinya dari blog untuk blog, meskipun terkadang saya pakai untuk hal lain juga sih, hehehe.

BCA TabunganKu : Tabungan Untuk Kebutuhan Blogger

kelebihan dan kekurangan rekening tabunganku bca

Salah satu rekomendasi tempat menyinpan uang hasil blog adalah TabunganKu. TabunganKu ini merupakan salah satu produk dari BCA yang merupakan tabungan khusus untuk perorangan dengan persyaratan yang mudah dan ringan.

Saya merekomendasikan produk TabunganKu untuk simpanan blogger ini dikarenakan Tabunganku tidak dikenakan biaya administrasi tiap bulannya. Jadi cocok sekali buat kita-kita para blogger untuk menyimpan uang tanpa takut berkurangnya saldo karena biaya administrasi tiap bulan.

Kelebihan TabunganKu BCA

Selain tidak dikenai biaya administrasi tiap bulan, TabunganKu ini juga memiliki banyak kelebihan lainnya, seperti murahnya biaya awal pembuatan rekening.

Baca Juga :  Bagaimana Memotivasi Diri Untuk Tetap Konsisten Dalam Menulis

Umumnya, pembuatan rekening baru biasanya dikenai setoran awal sampai ratusan ribu. Namun di TabunganKu, kita cukup setor minimal 20.000 di awal, kemudian minimal 10.000 untuk setoran selanjutnya.

Syarat pembuatan rekening TabunganKu juga relatif simple dan tidak ribet. Syaratnya adalah calon nasabah berusia di atas 17 tahun dan memiliki KTP WNI. Kita juga bisa membuatkan rekening buat Anak kita, tentunya saat menbuat rekening buat anak harus disertai kita sebagai orang tuanya.

Setelah syarat diterima, kita akan diberikan buku tabungan serta kartu ATM TabunganKu. Kartu ATM TabungaKu ini juga bisa digunakan untuk tarik tunai dan tranfer sesama rekening BCA. Limit tarik tunai hanya 7 juta per hari tanpa adanya biaya administrasi tiap tarik tunai. Untuk limit tranfer sesama BCA maksimal 25 juta per hari.

Dan terakhir, pembuatan buku tabungan serta kartu ATM TabunganKu ini tidak dikenai biaya alias gratis. Padahal biasanya, untuk pembuatan rekening dan atm baru, pihak Bank memberikan biaya untuk itu. Begitu juga saat pembuatan ATM baru baik rusak maupun kadaluarsa juga biayanya Gratis.

Enak kan?

Kekurangan TabunganKu BCA

Dengan murahnya biaya pembuatan serta bebas biaya administrasi tiap bulan, tentu ada beberapa kekurangan dari fitur layanan TabunganKu ini.

Kekurangan TabungaKu adalah tidak adanya fasilitas e-banking. Padahal kita berada di era teknologi, rasanya sedikit ada yang menganjal jika kita tidak bisa cek saldo tabungan lewat smartphone ataupun internet.

Selain itu, TabungaKu ini hanya bisa untuk transfer sesama pengguna BCA saja, tidak bisa untuk transfer ke lain Bank. Untuk poin ini, rasanya kita tidak perlu khawatir untuk hal ini, karena saya sendiri juga lebih memilih menggunakan OVO atau bank yang sama dari pada transfer ke bank lain yang pastinya kena biaya yang lumayan.

Gratis biaya penarikan sebenarnya tidak berlaku seterusnya, ada limits gratis biaya tarik tunai per bulannya. Kita hanya bisa tarik tunai 4 kali per bulan, untuk transaksi ke 5 dalam satu bulan akan dikenai biaya Rp 2.500 per transaksi yang akan didebet di akhir bulan.

Selain itu, jika kita tidak mengisi saldo rekening TabunganKu selama 7 bulan berturut-turut, kita akan dikenai biaya pasif sebesar Rp 2000 per bulannya.

Kalau menurut saya pribadi, TabunganKu ini sangat cocok sekali buat tempat menyimpan uang yang dikhususkan untuk blog. Selepas dari kekurangannya, saya kira sangat wajar sih, mengingat pembuatan rekening yang mudah banget serta biayanya yang murah banget.

Apalagi kita tidak dikenai biaya administrasi tiap bulan. Hmmmm tentunya saldo rekening kita tetap utuh dong, hingga pembayaran sewa hosting berikutnya.

Kalau kalian? Pernah kepikiran buat tabungan khusus untuk blog tidak? Atau kalian punya cara tersendiri dalam menyiasati biaya sewa hosting tiap tahunnya. Boleh banget deh di share di kolom komentar ^_^

#MenujuBahagiaDanMelampauinya

[AI]

Advertisements
Share This :

2 Replies to “Ingin Punya Blog Berbayar Namun Takut Tidak Bisa Bayar Sewa Pertahunnya? Nabung Dulu Yuk!”

  1. Yuhuuu, kalau emang bisa lebih bagus bisa seo dan menguasai html, tapi saya sangat setuju jika konsisten dalam melakukan postingan tanpa paham seo htlm pun tentunya blog dapat hidup serta bisa menghasilkan kalau hanya sekedar bayar hosting.

    Lha tak kira ratusan ribu per bulan, ternyata ratusan ribu per tauun.. tenane mas,

    Kalau saya sih emang buka rekening sendiri untuk urusan keluar masuk blog termasuk penarikan dana hasil apalah apalah di blog, tapi memang rekeningnya berbeda dengan yang di iklankan disini 😀

    1. Hahahaha
      tapi aku beneran aku pakai kok mas rekening tersebut 😀
      beneran, memang cuma ratusan ribu per tahun 🥺🥺🥺

Yuk tuliskan unek-unek kalian di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.