Sudahkah Kita Mendewasa Seiring Bertambahnya Usia?

Sudahkah kita mendewasa seiring bertambahnya usia? Entahlah. Yang jelas kita akan semakin tua seiring bertambahnya usia. Menjadi tua itu pasti sedangkan menjadi dewasa itu pilihan.

Baik. Sebenarnya judul artikel kali ini hanya untuk pemanis saja (lagi). Biar artikel tentang topik “Dewasa” bertambah. Eh, maksudnya topik dewasa di sini bukan tentang cerita dewasa yang itu loh?

Advertisements
Share This :

Lawan Bullying Dari Diri Sendiri

Lawan Bullying Dari Diri Sendiri

Hidup adalah sebuah pilihan, jika kita tidak memilih, sama juga dengan mati, begitu kan?
Maka dari itu, memilih “tetap dibully” atau “berjuang melawan pembullyan”. Nah pertanyaannya, bagaimana melawan pembullyan itu?
Ok, dari sini saya ingin menjelaskan cara melawan pembullyan versi saya pribadi. Jadi cara ini bisa bekerja atau tidak, itu tergantung kalian juga

Share This :

Belajar Menjadi Suami Romantis Dengan Hal Yang Sederhana

cinta antara laki-laki dan wanita

Memang benar kata orang bahwa menikah itu bukan akhir dari perjalanan panjang, namun di sinilah permulaan dari perjalanan hidup yang sebenarnya.

Di sinilah kita mulai belajar bagaimana untuk tidak mementingkan sisi egois dari diri kita, belajar memahami perasaan orang lain dari berbagai sudut pandang, dan beajar membuka kepekaan diri untuk kebahagiaan bersama.

Share This :

Apa Yang Dirasakan Saat Berselingkuh?

Menikah itu bak “roller coster”, naik turun, tenang bergejolak, kekanan dan kekiri silih berganti. Makanya hubungan pernikahan harus memiliki pondasi yang kuat saat memulainya agar tidak mudah goyah.

Tidak hanya soal cinta, kesetiaan juga merupakan pondasi dasar untuk membangun hubungan pernikahan yang langgeng. Karena salah satu penyebab hancurnya sebuah ikatan pernikahan adalah ketidaksetiaan.

Share This :

Istri Marah Dan Ngambek? Senyumin Saja

Tidak semata-mata ketika wanita atau istri marah dan menangis harus kita senyumin begitu saja, namun kita pahami dulu bahwa senyuman untuk yang satu ini bukan berarti sedang tertawa atau bahagia di atas penderitaan orang lain.
Untuk menghadapi kemarahan, tidak akan selesai jika kita menghadapinya dengan kemarahan pula. ataupun dengan berusaha meminta maaf namun masih menganjal rasa kecewa dan marah dalam dada.

Share This :